Review VGA

ASUS ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming, Desain Sama Beda Performa

Cahyandaru Kuncorojati 26 Juni 2018 23:30 WIB
asushardwarereview kartu grafis
ASUS ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming, Desain Sama Beda Performa
ASUS ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming.
Jakarta: Beberapa waktu lalu, Medcom.id sudah menjajal performa memuaskan dari kartu grafis ASUS ROG Strix GTX 1070Ti A8G Gaming, kini kami kembali kedatangan kartu grafis selanjutnya dari seri yang sama tapi berbeda jeroan yakni ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming.

Melihat namanya produk tersebut Anda sudah pasti mengetahui bawa produk yang kami baru saja datang ini menggunakan GPU AMD Radeon RX Vega 64. Saat melihatnya, desainnya tidak jauh berbeda.

Ya, desain ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming tidak berbeda dengan ROG Strix GTX 1070Ti A8G Gaming atau boleh dibilang mengusung desain yang biasa dihadirkan oleh sebagian besar jajaran produk kartu grafis seri ASUS ROG Strix termasuk dengan ornamen LED RGB yang tersedia.


Di bagian atas dan bawah dekat masing-masing kipas terdapat LED RGB termasuk logo ASUS ROG yang ada di panel belakangnya. Semuanya bisa dikustomisasi lewat software ASUS Aura Sync.



ASUS ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming hadir dengan form factor kartu grafis dengan tiga kipas pendingin sehingga menyajikan sistem pendingin yang baik. ASUS juga masih mengadopsi desain Wing Blade untuk baling-baling kipasnya yang mampu berputar kencang dengan bunyi senyap.

Bodinya yang tebal juga merupakan efek dari implementasi heatsink yang tebal. ASUS juga memasang teknologi desain ASUS Max Contact yang membuat permukaan heatsink melekat langsung pada GPU serta dibuat lebih lebar agar penyerapan panas lebih maksimal demi menghasilkan sistem pembuangan suhu panas lebih baik.

Kartu grafis ini jarang mengeluarkan bunyi saat beroperasi, sebab kipas serta sistem pendinginnya akan benar-benar bekerja saat suhu perangkat menyentuh 55 derajat celcius.

Dimensinya kartu grafis ini juga cukup besar dan tebal, 29,8 x 13,4 x 5,25 cm sehingga membutuhkan ruang yang cukup lega pada casing PC yang digunakan. Interface-nya hadir dengan PCIe 3.0 serta membutuhan dua 8-pin connector untuk pasokan daya.

Pada panel I/O Port ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming hadir dengan port yang sangat lengkap, mulai dari dua port HDMI yang mendukung VR, dua port DisplayPort dan satu port DVI.



Bagaimana Performanya?
Saat diperkenalkan AMD pada tahun 2017, Radeon RX Vega 64 yang berbasis arsitektur 14nm memiliki base clock 1247MHz dan boost clock 1546 tapi ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming mengalami peningkatan base clock menjadi 1298MHz dan boost clock 1590MHz.

Sementara VRAM yang dibawa juga tergolong besar yakni 8GB HBM2 dengan memory clock 945MHz. Medcom.id kemudian melakukan pengujian ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming menggunakan dua jenis prosesor yaitu Intel Core i7-8700K, dan AMD Ryzen 7 2700, berikut testbed yang digunakan Medcom.id:
 
Prosesor Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700
Motherboard ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
VGA Colorful GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64
Pendingin Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU Corsair RM850X
Monitor ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
Mouse Logitech G903, Logitech G603
Keyboard Logitech G610 Orion, Logitech G13
Headset Logitech G430, Logitech G633


Dalam pengujian yang dilakukan, kami mengawalinya dengan pengujian menggunakan software 3DMark dengan skenario pengujian Fire Strike pada dua prosesor berbeda. Medcom.id menemukan bahwa ROG Strix RX Vega 64 O8G Gaming mampu menghasilkan skor lebih tinggi saat dipadukan prosesor Intel Core i7-8700K ketimbang AMD Ryzen 7 2700.

Selisih skor tersebut cukup jauh ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming dengan Intel Core i7-8700K mendapatkan skor 19341 sementara dengan AMD Ryzen 7 2700 hanya diperoleh skor 15727. Artinya performa kartu grafis ini lebih maksimal dengan prosesor Intel, meskipun performa yang ditunjukkan saat menggunakan prosesor AMD masih tergolong cukup memuaskan.



Beralih kepada pengujian menggunakan game yang biasa menjadi standar pengujian kartu grafis oleh Medcom.id juga dicatat performa ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming sangat baik meskipun hasilnya jauh lebih memuaskan saat menggunakan prosesor Intel Core i7-8700K dibandingkan AMD Ryzen 7 2700.

Pada benchmark gaming menggunakan prosesor Intel Core i7-8700K, ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming mampu mencatat frame rate tertinggi di ketiga game di atas angka 60fps termasuk di game Ashes of Singularity: Escalation yang selama ini dikenal memang cukup berat kualitas grafisnya.



Beralih ke benchmark gaming menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 2700, frame rate yang dihasilkan tidak buruk ,hanya karena average frame rate yang dihasilkan seluruhnya menembus 30fps meskipun frame rate tertingginya tidak mencapai 60fps di game Ashes of Singularity: Escalation.




Seluruh hasil pengujian di atas dilakukan dalam mode default untuk mengetahui performa standar bawaan ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming. Penggunanya masih bisa memaksimalkan performa tersebut lewat fitur software GPU Tweak II dan Gaming Booster yang ditanamkan langsung di dalam perangkat ini.

Kesimpulan
ASUS ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming harus diakui bisa menjadi pilihan alternatif bagi konsumen yang menginginkan kartu grafis dengan performa yang masuk kasta tertinggi bersaing dengan NVIDIA GeForce seri GTX 1070 tapi dengan harga yang lebih terjangkau.

Berdasarkan informasi di situs Amazon, ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming dibanderol di harga USD626,97 atau Rp8,8 juta yang tergolong lebih murah dibandingkan kompetitor ASUS yang menawarkan produk dengan GPU dan VRAM yang sama.

Performanya menurut Medcom.id sudah cukup memuaskan dan mumpuni untuk diandalkan dalam beragam kebutuhan gaming maupun profesional content creator. Kekurangannya mungkin desain yang tidak berbeda dengan kebanyakan seri ASUS ROG Strix serta ukurannya yang memang besar.
 
 
 
ASUS ROG Strix RX Vega 64 08G Gaming
Plus
  • Performa memuaskan
  • Port lengkap dan banyak
  • Sistem pendingin sangat baik
Minus
  • Desain wajah yang masih sama
  • Ukurannya yang besar








 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.