Review Smartphone

Samsung Galaxy S9, Performa Memuaskan dan Kaya Fitur

Ellavie Ichlasa Amalia 27 April 2018 08:49 WIB
samsungreview gadgetgalaxy s9
Samsung Galaxy S9, Performa Memuaskan dan Kaya Fitur
Samsung Galaxy S9. (Medcom.id)
Jakarta: Saat ini, pasar smartphone mulai stagnan. Fitur-fitur baru yang disebut inovasi oleh para perusahaan pembuat smartphone tidak lagi memiliki efek besar tentang cara penggunaan sebuah smartphone. Perusahaan tampaknya kesulitan untuk memperbaiki produk terbarunya. Samsung adalah salah satunya. 

Galaxy S8 yang diluncurkan tahun lalu diterima dengan sangat baik. Tahun ini, mereka tetap meluncurkan Galaxy S9. Namun, dari segi desain, tidak banyak hal yang mereka ubah dari smartphone premium barunya. Masalah ini tidak hanya dialami oleh Samsung. 

Pesaing beratnya, Apple, juga mengalami masalah serupa. Dengan iPhone X sebagai pengecualian, desain iPhone sejak 2014 tidak banyak berubah. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada peningkatan performa atau penambahan fitur yang perusahaan lakukan. 


Inilah ulasan lengkap tentang Samsung Galaxy S9. 

 

Desain

Desain Galaxy S8 yang Samsung luncurkan tahun lalu mendapatkan pujian. Karena itu, tidak heran jika tahun ini, Samsung tidak mengubah desain dari smartphone premiumnya. Sekilas, Galaxy S9 tidak terlihat berbeda dari pendahulunya. 

Satu perubahan pada Galaxy S9 adalah letak sensor sidik jari. Belajar dari kesalahan tahun lalu, Samsung kini menempatkan sensor sidik jari pada bagian bawah kamera. Hal ini membuatnya lebih mudah dicapai dengan jari telunjuk. Karena letaknya di tengah, sensor itu mudah dicapai baik menggunakan tangan kiri atau tangan kanan. 



Secara keseluruhan, Galaxy S9 tetap terasa nyaman digenggam meski memiliki ukuran layar yang cukup besar, yaitu 5,8 inci. Ini berkat desain bezel tipis dengan rasio 18,5:9. Dengan material kombinasi metal dan kaca, Galaxy S9 terlihat apik dan mewah.

Sayangnya, bagian belakang dari ponsel ini mudah kotor oleh sidik jari. Untungnya, Galaxy S9 sudah memiliki IP68, memungkinkannya untuk dimasukkan ke dalam air. 



Galaxy S9 masih memiliki tombol power di sisi kanan, tombol volume di sisi kiri dan tombol Bixby di bawah tombol volume. Kabar baiknya, Samsung masih memasang port audio pada smartphone premiumnya yang satu ini.

 

Software & Antarmuka

Untuk Galaxy S9, Samsung sudah memasang sistem operasi terbaru dari Google, yaitu Oreo. Seperti kebanyakan smartphone Android lain, Samsung juga menyesuaikan sistem operasi yang terpasang pada Galaxy S9.

Satu hal menarik pada ponsel ini adalah kemampuan untuk mengatur resolusi layar. Memang, Samsung menggunakan layar OLED dengan resolusi tinggi untuk Galaxy S9. Namun, jika Anda ingin menghemat baterai, Anda bisa menyesuaikan resolusi layar. Tidak hanya itu, Samsung juga sudah melengkapi Galaxy S9 dengan fitur penghemat baterai. 



Fitur multitasking atau split-screen memang sudah menjadi bawaan sejak Android 7.0 Nougat. Namun, Samsung tidak sekadar memasang fitur tersebut pada ponsel-ponsel premiumnya. Samsung menambahkan fitur yang disebut App Pair. 

Pada dasarnya, melalui App Pair, Anda bisa memasangkan dua aplikasi yang sering Anda gunakan secara bersamaan. Dengan begitu, Anda bisa langsung meluncurkan keduanya hanya dengan satu kali tekan. Fitur ini juga telah tersedia di ponsel premium buatan Samsung lainnya, seperti Galaxy Note 8



Beberapa hal yang ada pada Galaxy S9 dan tidak Anda temukan pada iPhone adalah kemampuan untuk membuat duplikasi aplikasi messaging serta mode game. Selama menggunakan Galaxy S9, fitur mode game ini sangat membantu karena saya sering tidak sengaja menekan tombol Home. 

Dengan adanya mode khusus untuk bermain game ini, saya bisa "mengunci" tombol Home sehingga ia tidak akan tak sengaja terpencet ketika sedang bermain. Selain itu, saya juga bisa membuat agar tidak ada notifikasi yang muncul ketika sedang bermain. 



Tidak banyak perubahan yang ada pada Bixby. Samsung masih memasang tombol khusus untuk memanggil asisten virtual buatannya pada bagian bawah tombol Volume. Bixby bisa menjawab pertanyaan Anda dan mengubah pengaturan ponsel (seperti mematikan atau mengaktifkan Bluetooth). Sayangnya, semua ini harus Ada lakukan dalam bahasa Inggris. 

 

Performa, Baterai & Fitur

Galaxy S9 menggunakan prosesor Exynos 9810, RAM 4GB dan memori internal 64GB. Memang, jika dibandingkan dengan varian Plus, RAM dari Galaxy S9 lebih kecil. Namun, saat menggunakan smartphone ini, saya tidak menemui masalah berarti terkait perbedaan RAM. Galaxy S9 tetap dapat menjalankan aplikasi dengan cepat. 

Dengan layar AMOLED beresolusi 2960 x 1440, Galaxy S9 memberikan pengalaman menonton video yang sangat baik. Ponsel ini juga cukup tangguh untuk digunakan untuk bermain game. Game seperti Asphalt 8: Airborne sudah pasti bisa dimainkan dengan lancar dengan ponsel ini. Samsung juga melengkapi Galaxy S9 dengan Game Tools. 

Melalui tabel benchmark di bawah ini, Anda bisa melihat bahwa Galaxy S9 memiliki performa yang lebih baik dari Galaxy Note 8, meski masih kalah dari Nokia 8. Namun, dari segi performa ketika digunakan dalam kehidupan sehari-hari, saya tidak merasakan adanya perbedaan mencolok antara Galaxy S9 dan Galaxy Note 8, kecuali masalah baterai. 



Seperti yang dapat Anda lihat pada tabel di bawah, baterai Galaxy S9 hanya dapat bertahan selama hampir 8 jam. Meskipun begitu, selama saya menggunakan ponsel ini, ia dapat bertahan sejak pagi hingga saya pulang dari kantor pada pukul sekitar jam 6. Tentu saja, daya tahan baterai ponsel akan sangat tergantung pada bagaimana cara Anda menggunakannya. 



Untuk membuat Galaxy S9 menjadi semakin menarik, Samsung juga melengkapinya dengan fitur seperti AR Emoji. Dengan fitur ini, Anda bisa membuat avatar dari diri Anda. Secara otomatis, ponsel akan membuat satu kumpulan GIF yang bisa Anda gunakan untuk mengekspresikan diri ketika mengirim pesan dengan teman.

 

Kamera

Satu hal lain yang membedakan Galaxy S9 dan S8 adalah kamera. Kamera Galaxy S9 memiliki dua aperture, yaitu f/2.4 dan f/1.5. Jika Anda menggunakan mode auto, ANda tidak akan terlalu merasakan keberadaan dua aperture ini. 

Namun, ketika Anda menggunakan mode profesional, Anda bisa mengaturnya secara manual, aperture yang hendak Anda gunakan. Dengan dua aperture, Samsung ingin agar Galaxy S9 dapat mengambil gambar yang ideal, baik ketika digunakan untuk mengambil foto di siang hari atau di malam hari. 





Memang, hasil gambar dari Galaxy S9 sangat bagus, bahkan ketika digunakan untuk mengambil foto di tempat dengan pencahayaan remang-remang. Foto yang dihasilkan ketika mengambil gambar di siang hari terlihat penuh warna dan detail. 



Ketika digunakan untuk mengambil zoom, foto masih terlihat masih bagus, sekilas. Namun, ketika Anda melakukan zoom in pada layar, akan terlihat bahwa detail pada gambar mulai menghilang. 



Sayangnya, Samsung biasanya menyesuaikan gambar agar terlihat sangat menarik di layar ponselnya. Namun, ini berarti, ketika dilihat di perangkat lain, terkadang foto yang dihasilkan terlihat berbeda. Ini bisa menjadi masalah jika Anda mengambil foto untuk keperluan profesional. 

Satu hal yang mungkin mengecewakan pecinta Galaxy adalah Galaxy S9 hanya memiliki satu kamera belakang. Memang, dengan software, Anda masih bisa mengambil foto dengan efek Bokeh yang latar belakangnya mengabur. Namun, kemampuan untuk mengambil foto dengan efek ini terbatas. 



Anda hanya bisa mengambil foto dengan latar belakang yang mengabur ketika obyek ada di jarak tertentu dari kamera. Sementara jika obyek terlalu jauh, maka foto akan terlihat seperti foto biasa. Kemampuan untuk mengambil foto Bokeh dengan software ini juga bisa dilakukan menggunakan kamera depan.



Galaxy S9 juga sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk mengambil video slow-motion. Anda bisa membiarkan kamera memilih momen yang akan ditampilkan dengan gerak lambat atau memilih secara manual kapan gerakan diperlambat. 

 

Kesimpulan

Samsung Galaxy S9 memiliki performa yang sangat baik, sesuai dengan harga mahal yang Samsung berikan. Tidak hanya Galaxy S9 memberikan performa yang memuaskan, ia juga dipenuhi dengan berbagai fitur. Namun, fitur-fitur ekstra seperti AR Emoji mungkin tidak menarik perhatian semua orang.

Selain performa, kamera Galaxy S9 juga menghasilkan foto yang baik, meski ia hanya memiliki satu kamera. Galaxy S9 sudah dapat mengambil foto dengan efek Bokeh, mengambil video slow-motion serta mengambil foto di tempat gelap dengan baik, berkat dukungan dua aperture miliknya, 

Dari segi desain, Samsung juga sudah belajar dari kesalahan mereka dan menempatkan sensor sidik jari di tengah. Memang, Galaxy S9 tidak terlihat jauh berbeda dari Galaxy S8. Namun, itu bukanlah masalah mengingat desain Galaxy S8 juga sudah mendapatkan pujian. 

Satu kelemahan dari ponsel ini, jika memang bisa disebut kelemahan, adalah harganya yang mahal.  
 
  Samsung Galaxy S9
Prosesor Exynos 9810
RAM 4GB
OS Android 8.0 Oreo
GPU Mali-G72 MP18
Memori Internal 64GB
Kamera Depan 8MP, belakang 12MP
Baterai 3.000 mAh
Layar 5,8 inci Super AMOLED Quad HD+ (2960 x 1440)
Harga Rp11.499.000
 
 
9
Samsung Galaxy S9
Plus
  • Desain cantik
  • Hasil kamera baik
  • Performa memuaskan
Minus
  • Mahal
  • Hanya ada satu kamera




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.