Salah satu daya tarik utama Logitech G522 adalah bobotnya yang hanya 290 gram. Dalam dunia gaming nirkabel, bobot di bawah 300 gram adalah nilai krusial untuk mencegah kelelahan leher saat bermain dalam durasi lama. Logitech mempertahankan penggunaan suspension headband (ikat kepala suspensi) berbahan kain yang dapat dibalik, namun kini dengan desain yang lebih rata dan tambahan gerigi untuk sirkulasi udara yang lebih baik.

Bantalan telinganya menggunakan material kain bernapas (breathable fabric) dengan dua lapisan memory foam. Pilihan material ini sangat tepat untuk iklim tropis seperti Indonesia karena tidak membuat telinga cepat panas seperti bahan kulit sintetis. Selain itu, bentuk ear cup kini dirancang sedikit lebih lebar dan dalam, memberikan ruang lebih bagi telinga tanpa tekanan yang berlebihan.
Masing-masing posisi tombol fungsi dibuat menonjol agar penggunanya cepat paham. Contohnya tombol aktivasi mikrofon yang agak besar, dengan model tekan dan lepas yang menampilkan sedikit warna merah sebagai indikator nonaktif. Tombol pengaturan konektivitas menyematkan logo Bluetooth, lalu tuas volume yang pergerakannya mulus. Komponen mikrofon bisa dilepas dan dipasang dengan mudah, memastikan penggunaan sesuai kebutuhan.


Sebagai headset gaming, Logitech G522 menyediakan efek RGB pada kedua sisi telinga. Efek pencahayaan ini cukup besar tetapi tidak menyilaukan. Pengaturan pencahayaan ini lebih spesifik nantinya bisa diatur melalui aplikasi G Hub.
Tak lagi yang hanya mengandalkan dongle USB, G522 kini mengusung Tri-Mode Connectivity. Tersedia dongle Lightspeed Wireless (2.4 GHz) untuk performa nirkabel tanpa latensi di PC dan PS5 dengan jangkauan hingga 30 meter. Kemudian Bluetooth 5.3, yang memungkinkan koneksi mudah ke smartphone, tablet, atau Nintendo Switch. Kita juga bisa menggunakan kabel USB-C sekaligus pengisian daya dengan fitur audio & data passthrough.

Perlu dicatat bahwa meskipun memiliki koneksi ganda (Lightspeed dan Bluetooth), G522 tidak mendukung simultaneous audio mixing. Artinya, kita harus menekan tombol untuk beralih antara mendengarkan audio game dan menjawab telepon, tidak bisa mendengarkan keduanya secara bersamaan.
Bagaimana Performanya?
G522 menggunakan driver 40mm PRO-G Biocellulose yang telah disinkronkan untuk meminimalkan distorsi. Kualitas audionya sangat menonjol di rentang frekuensi menengah (midrange), memberikan kejernihan luar biasa untuk detail suara seperti langkah kaki atau suara tembakan. Untuk akurasi spasial, dukungan DTS Headphone:X 2.0 membantu pemain menentukan posisi musuh dengan presisi 7.1 saluran virtual.Meski begitu, karakter suara bawaan (out-of-the-box) cenderung "datar" atau kurang bertenaga pada sektor bass. Pengguna yang menyukai suara bass yang berdentum mungkin harus melakukan penyesuaian melalui 10-band EQ di perangkat lunak G HUB atau aplikasi mobile Logitech G untuk mendapatkan profil suara yang diinginkan.

Logitech menyematkan mikrofon detachable dengan bandwidth 48 kHz. Sebagai perbandingan, mayoritas headset gaming nirkabel masih menggunakan mikrofon 16 kHz. Peningkatan data ini menghasilkan suara vokal yang jauh lebih kaya, jernih, dan natural, mengejar kualitas mikrofon studio.
Ditambah dengan teknologi Blue VO!CE, pengguna dapat mengatur filter suara secara real-time melalui aplikasi G HUB. Fitur ini sangat membantu untuk menghilangkan suara bising di latar belakang atau memberikan karakter suara yang lebih profesional untuk kebutuhan streaming maupun komunikasi tim.


Daya tahan baterai G522 sangat mantap. Kita bisa mendapatkan hingga 90 jam penggunaan tanpa lampu RGB. Jika menyalakan fitur Lightsync RGB dengan pengaturan default (8 zona pencahayaan), baterai masih sanggup bertahan sekitar 30-40 jam. Ini berarti dalam penggunaan rata-rata, kita hanya perlu mengisi daya satu kali dalam seminggu.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | Intel Core Ultra 9 285K AMD Ryzen 5 8600G |
| Motherboard | Asus ROG Strix Z890-F Gaming WiFi Gigabyte B650E Aorus Master |
| Cooler | Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE |
| VGA | Colorful GeForce RTX 5070 Ti Battle NX 16GB |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Mouse | Logitech MX Master 4 |
| Keyboard | Logitech MX Keys |
Kesimpulan
Di pasar Indonesia, Logitech G G522 Lightspeed dibanderol dengan harga sekitar Rp2,3 juta. Paket penjualannya mencakup garansi resmi selama 2 tahun, yang memberikan nilai lebih bagi konsumen lokal.
Logitech G522 Lightspeed adalah pilihan cerdas bagi gamer yang memprioritaskan komunikasi suara jernih dan kenyamanan fisik. Meskipun audionya memerlukan sedikit sentuhan EQ, paket fitur yang ditawarkan—terutama mikrofon dan daya tahan baterai—menjadikannya salah satu headset gaming menengah-atas paling kompetitif di tahun 2025-2026.
9.5
Logitech G522 Lightspeed
Plus
- Kustomisasi profil G Hub
- Konektivitas Lightspeed super lancar
- Baterai awet banget
- Bobot enteng
Minus
- Bass bawaan kurang
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News