Menjajal ASUS Zenfone Max Pro M1 4GB
Asus Zenfone Max Pro M1
Jakarta: ASUS semakin gencar dalam menghadirkan ponsel cerdas untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen, salah satunya di bidang hiburan dan gaming. Upaya ini disampaikan melalui salah satu ponsel cerdas terbarunya, ASUS ZenFone Max Pro M1.

Untuk menunjang upayanya tersebut, ASUS membekali ZenFone Max Pro M1 dengan berbagai komponen mumpuni, salah satunya adalah dukungan Snapdragon seri 600, dengan layar luas dan baterai berkapasitas besar.

 

Desain

Secara desain, ASUS ZenFone Max Pro M1 tampil elegan berkat balutan bahan metal matte bertekstur berwarna gelap pada casis belakang ini. Mengusung ukuran layar besar, yaitu 5,99 inci, smartphone ini tetap mampu menghadirkan kenyamanan saat digenggam, termasuk pada pengguna dengan ukuran tangan yang tidak terlalu besar.


Sayangnya, beberapa kali kami harus sedikit berhati-hati saat menggenggam perangkat akibat balutan bahan metal matte tersebut terasa sedikit licin. Meski mengusung bahan matte, kami mendapati bahan casis belakang kotor akibat noda sidik jari.



Serupa dengan sejumlah ponsel lain, ASUS ZenFone Max Pro M1 ini turut mengikuti tren yang tengah berkembang di kalangan produsen smartphone, dengan menyematkan bekal kamera ganda dan lampu flash yang disusun secara vertikal di sudut kiri bagian belakang perangkat.

Di bagian belakang perangkat, Anda juga akan menemukan logo asus tersemat di bagian tengah, tepat di bawah lingkaran tempat bersemayam sensor pemindai sidik jari. Selain penyematan berbagai komponen di bagian belakang, desain ponsel cerdas ini juga tidak berbeda dari desain ZenFone Max Pro M1 yang sebelumnya telah kami ulas.



ASUS ZenFone Max Pro M1 juga membenamkan tombol daya dan volume di sisi kanan perangkat, yang cukup menonjol, sehingga Anda dapat langsung mengetahui letak tombol saat menyentuh sisi tersebut. Sementara itu di sisi kiri perangkat, Anda akan dapat menemukan slot kartu SIM dan microSD.



Selain port USB untuk transfer data dan pengisian daya, Anda juga akan menemukan speaker di sisi bawah perangkat, didampingi oleh jack headphone 3,5mm. ASUS tidak membekali perangkat ini dengan tombol tiga menu utama sentuh kapasitif, dan menyematkannya sebagai tombol pada layar.

 

Antarmuka dan Software

Tidak hanya meyoal desain perangkat secara fisik, antarmuka pengguna yang dihadirkan ASUS Zenfone Max Pro M1 ini juga serupa dengan versi sebelumnya, mengusung sistem operasi mobile terbaru Google di pasar, yaitu Android 8.1 Oreo.

Mengusung sistem operasi versi Android murni, artinya ASUS tidak menggunakan antarmuka kebanggaan karyanya, ZenUI, pada ponsel cerdas ini. Hal ini menyebabkan Anda tidak akan menemukan sejumlah fitur dan aplikasi khas ASUS seperti aplikasi Power Master yang digunakan untuk memantau konsumsi baterai dan manajemen penghematan baterai.



Sementara itu, ASUS membekali ponsel cerdasnya ini dengan sejumlah bloatware terkait jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram. Hal ini cukup memudahkan pengguna memanfaatkan aplikasi tersebut tanpa perlu melakukan instalasi aplikasi secara manual.

Meskipun demikian, antarmuka polos ini mendukung pengalaman penggunaan yang menyenangkan, sebab terasa ringan dan tidak menimbulkan kebingungan akibat mendapati laci aplikasi yang penuh oleh aplikasi, beberapa di antaranya mungkin akan jarang Anda digunakan.

 

Performa dan Baterai

Untuk urusan spesifikasi, ASUS ZenFone Max Pro M1 ini hadir dengan dukungan spesifikasi baik, namun dengan usungan RAM berbeda dari versi sebelumnya. Ponsel cerdas ASUS versi terbaru ini hadir dengan kapasitas RAM lebih besar, 4GB.

Usungan RAM lebih besar ini turut berkontribusi dalam menjadikan performa perangkat lebih baik dari versi perangkat dengan RAM 3GB. Performa tersebut dapat kami rasakan saat memainkan game PUBG pada ponsel, yang secara default terpasang pada tingkat framerate Medium dan grafis Balanced.

Selama game berlangsung, kami tidak mendapati adanya gangguan lag atau ketidaktajaman pada tampilan grafis, sehingga permainan dapat kami nikmati dengan baik. Saat ditingkatkan ke High, kami masih tidak mendapati tampilan game tersendat.

Tidak ada perbedaan lain secara spesifikasi untuk Max Pro M1 versi RAM 4GB ini. Ia masih menggunakan Snapdragon 636 sebagai prosesornya. Oleh karena itu, dalam hasil benchmark dengan software di bawah ini, Anda akan melihat selisih skor yang tipis.  



Namun, memainkan game selama beberapa saat atau menggunakannya untuk menikmati konten multimedia lain secara intensif akan menyebabkan bodi perangkat terasa hangat, terutama saat digunakan di luar ruangan tanpa pendingin udara.

Kondisi bodi perangkat menghangat saat digunakan di luar ruangan tidak hanya terjadi saat memainkan game, juga saat menikmati konten multimedia atau menonton YouTube, terlepas dari kekuatan dan stabilitasi sinyal internet yang diterima perangkat.

Sementara untuk urusan baterai, ASUS ZenFone Max Pro M1 mampe bertahan dalam jangka waktu lama, sekitar lebih dari 12 jam dalam kondisi penggunaan aktif, yang juga menjadi hasil dari pengujian benchmark untuk baterai, penggunakan PCMark Work 2.0 Battery Life.



Pada kondisi penggunaan normal seperti beberapa kali mengakses media sosial dan aplikasi instan serta standby, ponsel ini mampu bertahan selama hampir satu hari. Kemampuan ini berkat dukungan baterai berkapasitas 5.000 mAh, memang sama persis dengan versi RAM 3GB.

 

Kamera dan Video

ASUS ZenFone Max Pro M1 ini hadir dengan dukungan kamera ganda bersusun vertikal, yang turut didukung oleh kemampuan menghasilkan foto berefek bokeh. Pada fitur ini, Anda akan dapat menyesuaikan tingkat keburaman latar belakang pada foto melalui tuas yang muncul saat menentukan titik fokus.









Selain itu, ponsel cerdas ini juga mampu menyuguhkan hasil foto yang baik, dalam kondisi pencahayaan redup maupun cukup. Noise tetap kami dapati pada hasil foto kamera depan dalam kondisi pencahayaan redup, meski tidak terlalu mengganggu tampilan secara keseluruhan.

Namun, saat menggunakan kamera depan untuk memotret, Anda perlu memastikan tangan tetap stabil dan sedikit bergerak. Sebab hasil foto mudah buram akibat tidak fokus, menjadikan tampilan warna sedikit lemah dan terkadang over exposure.





Sementara itu pada hasil foto kamera belakang, kondisi pencahayaan redup tidak menjadikan performa yang disuguhkan kamera ini tidak baik. Kamera tetap mampu menyuguhkan hasil gambar yang tergolong tajam dan dengan detil dan kontras cukup baik.

Kesimpulan
Desain tidak jauh berbeda dari perangkat sebelumnya, meski tetap mampu menghadirkan kesan elegan yang sama, dan kesan sedikit licin pada bodi. Namun, performa secara keseluruhan yang disuguhkan perangkat ini tetap baik, berkat dukungan RAM berkapasitas lebih besar, serta prosesor lebih tinggi.

Pengalaman penggunaan yang baik juga dihadirkan berkat dukungan baterai yang mampu bertahan dalam jangka waktu lama.
 
  ASUS ZenFone Max Pro M1
Prosesor Qualcomm Snapdragon 636
RAM 4GB
OS Android 8.1 + ZenUI 5.0
Memori Internal 64GB
Kamera 13MP+5MP (belakang), 8MP (depan)
Baterai 5.000 mAh
Layar 5,99 inci 1080 x 2160 pixel
Harga Rp2.799.000
 
9
ASUS ZenFone Max Pro M1
Plus
  • Baterai tahan lama
  • Layar luas
  • Performa mulus
Minus
  • Casis bodi agak licin




(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.