Berbeda dengan mouse lain, mouse ini mengusung konsep nirkabel. Padahal, seperti yang kita tahu, konsep nirkabel sering kali berbenturan dengan respons kecepatan. Namun, Sensei Wireless mampu mengatasi persoalan
itu.
Jika Anda melihatnya secara sekilas, sudah tampak bahwa Sensei Wireless merupakan mouse dengan bentuk fisik yang sederhana, tetapi sangat ergonomis. Hal ini bisa Anda rasakan ketika pertama kali memegangnya. Salah satu faktor penentu ergonomis itu adalah dimensinya yang proporsional, yaitu 129 mm x 69 mm x 41 mm. Mouse nirkabel ini didominasi oleh warna hitam doff yang dilengkapi sedikit campuran warna perak pada bagian tengahnya.
SteelSeries Sensei Wireless menyediakan delapan tombol pengoperasian standar yang sudah termasuk tombol pengatur CPI. Bagian punggungnya terdapat logo SteelSeries transparan yang dapat menghasilkan cahaya LED dengan pengaturan khusus melalui driver SteelSeries Engine. Setidaknya terdapat 16 juta pilihan warna yang dapat dipancarkan melalui logo ini.
Beralih ke fitur unik, SteelSeries Sensei Wireless memiliki receiver yang tidak biasa. Mouse nirkabel ini menggunakan baterai yang sudah menyatu dengan perangkat, dan untuk mengisinya Anda harus meletakkan mouse pada receiver yang berbentuk seperti charging pad.
Ya, charging pad ini berguna sebagai penerima sinyal dan pengisi baterai mouse dengan efisiensi yang cukup baik. Untuk pengisian sekitar setengah jam, Anda dapat mengoperasikan mouse selama 16 -20 jam tanpa henti. Selain itu, charging pad ini juga menghasilkan cahaya LED yang sesuai dengan cahaya yang dihasilkan oleh mouse.
Ketika membicarakan performa, SteelSeries Sensei Wireless tak mengecewakan. Mungkin terkesan saya mengagungkan produk ini, tetapi saya sendiri adalah gamer PC berbagai genre, dan mouse ini bisa memenuhi segala kriteria game yang saya mainkan. Mengapa? Karena mouse ini memiliki bobot yang proporsional walaupun tidak bisa dikustomisasi, sekitar 120 gram.
Bagian bawahnya dirancang agak licin, sehingga cocok untuk diduetkan dengan segala jenis mousepad, baik yang permukaan keras maupun lembut.
SteelSeries Sensei Wireless memiliki pengaturan CPI yang cukup presisi. Pengguna dapat mengatur sensitivitas mulai dari 50 sampai 8200 CPI. Tidak ada jeda yang dihasilkan saat memberikan perintah, sesuai dengan klaim yang diberikan bahwa response rate yang dimilikinya hanya 1 ms.
Perfroma SteelSeries Sensei Wireless berbanding lurus dengan harganya, hampir Rp2 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News