Kenyamanan penggunaan sebuah keyboard gaming ditentukan oleh banyak hal. Salah satu yang terpenting adalah efek pantulan balik dari tombol pada keyboard atau yang biasa disebut dengan istilah feedback.
Feedback merupakan salah satu alasan mengapa gamer lebih suka menggunakan keyboard mekanis. Selain memiliki rata-rata traveling distance atau jarak tekan yang lebih dalam dari keyboard membran, keyboard mekanis juga memiliki feedback yang lebih terasa. Feedback tersebut sangat berpengaruh pada kenyamanan penggunaan dan secara langsung berpengaruh pada reaksi di dalam game.

Berbeda dengan keyboard mekanis lain, GAMDIAS HERMES P3 RGB memiliki pendekatan yang berbeda soal keyboard mekanis. Keyboard gaming ini diklaim menggunakan tombol mekanis meski bagi saya tombolnya tidak masuk standar kualifikasi mekanis.
Antara Mekanis dan Membran
HERMES P3 RGB diklaim menggunakan tombol mekanis yang dikembangkan sendiri oleh pihak GAMDIAS. Tombol bernama GAMDIAS Low Profile Switch tersebut diklaim memiliki akurasi yang tinggi, respons cepat, dan aktuasi yang baik sehingga mampu menghadirkan performa bermain game yang mumpuni.
Namun, itu merupakan klaim yang ditulis di situs resminya. Nyatanya, saya pribadi merasa kurang nyaman ketika menggunakan keyboard ini. Tombolnya yang diklaim mekanis memiliki feedback yang tidak seperti tombol Cherry MX. Feedback tombol ini terasa lebih lemah dan lebih mirip seperti tombol membran ketimbang mekanis.

Satu-satunya yang membedakan tombol mekanis GAMDIAS kali ini hanyalah sensasi "clicky" yang sangat mirip seperti tombol Cherry MX Blue. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa tombol pada keyboard ini memiliki sensasi yang berada di antara tombol mekanis dan membran. Ditambah dengan traveling distance yang sangat dangkal, sensasi penggunaannya menjadi sangat aneh bagi saya.
Desain Bagus tapi Tidak Unik
Berbicara mengenai desain, tampilan bodi keyboard ini sebenarnya tidak terlalu buruk. Saya justru suka dengan base-nya yang tipis. Dipadukan dengan tombol yang juga tipis, HERMES P3 RGB menjadi mudah dibawa bepergian.
Kualitas bahan yang digunakan di bodinya juga tidak buruk. Struktur bodinya tergolong cukup kokoh bahkan GAMDIAS memberikan sentuhan khusus berupa tambahan pelat metal di permukaan bodinya.
Bagi Anda yang suka dengan keberadaan lampu RGB, HERMES P3 RGB juga memiliki fitur RGB LED yang bisa diatur melalui software bawaannya yang juga bisa mengatur fungsi tombol di keyboard ini.

Yang disayangkan adalah HERMES P3 RGB tidak tampak seperti keyboard gaming kelas atas. Berbeda dengan keyboard gaming dari merek yang sangat dikenal, HERMES P3 RGB tergolong memiliki desain yang bisa dikatakan standar. Hal tersebut cukup disayangkan mengingat harganya yang juga lumayan tinggi.
Kesimpulan
GAMDIAS HERMES P3 RGB bagi saya merupakan keyboard yang tanggung dan berada di tengah-tengah. Di satu sisi keyboard ini memilii beberapa keunggulan, namun ia juga memiliki cukup banyak kekurangan fatal.
Salah satu yang membuat saya kecewa juga adalah harganya. GAMDIAS HERMES P3 RGB dibanderol seharga Rp1,5 juta. Dengan harga tersebut, seharusnya Anda bisa membeli keyboard gaming dari produsen yang lebih dikenal dan memiliki kualitas yang lebih baik.
GAMDIAS HERMES P3 RGB
- Kualitas material oke
+ Cukup ringkas
- Tombol kurang nyaman
- Desain standar
- Harga mahal
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News