Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

Cahyandaru Kuncorojati 24 April 2018 11:37 WIB
asusreview gadget
ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
ASUS Zenfone Max Pro M1.
Jakarta: Jauh sebelum ada tren kamera ganda dan layar aspek rasio 18:9 tren baterai jumbo sudah lebih dulu menciptakan segmen pasarnya.

Alasannya sederhana, semua orang ingin smartphone mereka bisa digunakan seharian tanpa harus repot mengisi ulang baterai atau membawa powerbank.

Kini dengan memanfaatkan tren mobile gaming, ASUS punya alasan kuat utuk menghadiirkan smartphone yang mengunggulkan kemampuan baterainya dan performa dapur pacunya sehingga bisa memanjakan pengguanya dengan memainkan game apapun dalam waktu yang lama.


ASUS Zenfone Max Pro M1 kemarin, 24 April 2018, baru saja diumumkan oleh ASUS, dan sejak awal ASUS memang menekankan bahwa smartphone ini layak untuk para penggemar game mobile di Indonesia, meskipun bukan smartphone gaming ASUS.

Hal lain yang membuat smartphone menjadi bahan pembicaraan adalah karena ASUS Zenfone Max Pro M1 hadir dengan spesifikasi yang persis seperti Xiaomi Redmi Note 5, tapi dengan harga yang jauh lebih ramah dompet. Medcom.id menjadi semakin penasaran, seperti apa ketangguhan yang digadang ASUS Zenfone Max Pro M1?

 

Desain

Sebagai smartphone yang mengunggulkan kemampuan baterainya, ASUS Zenfone Max Pro M1 memiliki desain yang biasa saja, tapi sesuai dengan tren desain smartphone masa kini, berbeda dengan smartphone di segmen kapasitas baterai beberapa tahun lalu yang kurang memiliki desain menarik.



ASUS Zenfone Max Pro M1 menggunakan material metal dan mengusung layar berukuran 6 inci tapi tetap hari dengan bodi smartphone ukuran 5,5 inci karena layar tersebut dibuat dengan aspek rasio panjang 18:9. Jadi smartphone ini masih sangat nyaman dipegang di tangan, tidak terlalu besar.



Layarnya sendiri hadir dengan resolusi 2160 x 1080 piksel atau Full HD+ yang dari segi ukuran ditambah resolusinya memang menurut kami sudah sangat cukup untuk menyajikan pengalaman mobile gaming yang memanjakan mata dan nyaman di genggaman.

Beralih ke bagian punggung, Anda akan disajikan desain yang tidak berbeda jauh dengan ASUS Zenfone M Plus M1 yang sebelumnya kami ulas. Hal yang membedakannya adalah posisi kamera ganda dan lampu LED flash yang tidak disusun secara horizontal serta posisi pemindai sidik jari yang masih sama.



Sayannya, bagian punggung yang desainnya tidak buruk memiliki lapisan material yang terasa licin di tangan sehingga kami khawatir akan mudah tergelincir dari genggaman. Beruntungnya, ASUS masih menyediakan paket jelly case dalam paket penjualan smartphone ini.



 

Antarmuka dan Software

Hal cukup menarik kami temukan di antarmuka ASUS Zenfone Max Pro M1 karena smartphone ini kini mengusung antarmuka Android murni, berbeda dari Zenfone Max Plus M1 yang masih menggunakan ZenUI dengan sedikit bloatware.

Kali ini ASUS mengadopsi antarmuka Android murni dari sistem operasi Android 8.0 Nougat. Kami tidak menemukan aplikasi bawaan yang dibuat oleh ASUS khusus untuk smartphone buatannya.



Mungkin bagi sebagian pengguna antarmuka Android murni dinilai membuat antarmuka di smartphone jauh lebih ringan dan kami setuju dengan hal tersebut. Namun, ASUS Zenfone Max Pro M1 menghilangkan beberapa aplikasi bawaan ASUS yang sebetulnya bagus.

Misalnya saja aplikasi Power Master yang digunakan untuk memantau konsumsi baterai dan manajemen penghematan baterai. Selain itu, aplikasi seperti Selfie Master juga hilang dari sehingga kami menemukan kemampuan fotografi smartphone sedikit hambar ketimbang biasanya.



 

Performa dan Baterai

ASUS Zenfone Max Pro M1 memiliki spesifikasi di kelas menengah atau yang oleh pihak ASUS disebut spesifikasi mainstream alasannya spesifikasi ini sudah sangat mencukupi kebutuhan sebagian besar pengguna smartphone di Indonesia harga yang ditawarkannya yakni Rp2,2 juta.

Smartphone yang Medcom.id uji kali ini berasal dari varian RAM dan memori internal 3GB/32GB. Pelu diketahui bahwa ASUS Zenfone Max Pro M1 hadir dengan dua varian RAM dan memori internal lagi yaitu 4GB/64GB dan 6GB/64GB. Hebatnya kapasitas memori internalnya bisa ditambah MicroSD hingga 2TB.

Ditambah, penggunaan kartu MicroSD tidak akan memakan slot kartu SIM. Jadi smartphone ini hadir dengan tiga slot yang memisahkan slot Dual SIM dengan MicroSD. Bagi kami ini sangat manjur untuk pengguna yang suka mengunduh game rakus kapasitas memori.

Sebelum terlupakan, smartphone ini menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 636 octa-core 1,8GHz. Berdasarkan pengujian yang dilakukan Medcom.id menggunakan aplikasi benchmark, skor yang dihasilkan cukup tinggi dan menjadi indikator bahwa smartphone ini mampu mengolah kualitas grafis yang cukup baik pada sebuah game.



Sayangnya, kami masih melakukan pengujian dengan smartphone Xiaomi Redmi Note 5 yang memiliki dapur pacu sama seperti ASUS Zenfone Max Pro M1 sehingga belum bisa melakukan komparasi. Namun, kami pastikan hal tersebut akan dilakukan saat ulasan Xiaomi Redmi Note 5 kami selesai.

Medcom.id mencoba menggunakan smartphone ini untuk memainkan beberapa game yang tengah populer. Pada game PUBG Mobile, ASUS Zenfone Max Pro M1 dapat memainkaannya dengan lancar di pengaturan grafis tingkat frame rate Medium dan grafis Balanced, apabila ditingkatkan ke High maka akan ditemukan ada sedikit tersendat terlepas dari kualitas koneksi internet.

Untuk game lainnya seperti game mobile bergenre MOBA yakni Mobile Legend dan Arena of Valor konfigurasi grafis High, kedua game tersebut berjalan lancar. Berbeda saat kami menggunakan untuk memainkan game Final Fantasy XV Pocket Edition yang memiliki opsi kualitas grafis cukup banyak dan detil, smartphone ini bisa memainkannya di tingkat Medium tapi dengan sedikit stuttering di beberapa bagian.

Bagaimana dengan suhu panas yang biasa hadir di smartphone saat digunakan untuk gaming? Berdasarkan pengalaman kami menggunakan di luar ruangan tanpa terpapar sinar matahari langsung, ASUS Zenfone Max Pro M1 hanya menghadirkan rasa sedikit hangat yang sangat wajar dan tidak akan mencemaskan pengguna yang terbilang rewel dengan kondisi smartphone.

Rasa sedikit hangat juga akan terasa di bagian layar tapi dengan skenario intensitas cahaya layar tidak lebih dari 50 persen atau paling maksimal selama digunakan untuk memainkan game.

Kemudian untuk baterainya smartphone ini memiliki kapasitas baterai sebesar 5.000 mAh yang dapat terisi penuh kurang dari 3 jam, mungkin bukan pengisian daya tercepat di antara smartphone lainnya tapi dengan kapasitas tersebut menurut kami tergolong cepat.



Kami melakukan pengujian daya tahan baterai menggunakan aplikasi PCMark Work 2.0 yang membuat layar smartphone menyala terus sambil menjalan beberapa simulasi penggunaan. Kami melakukan pengujian mulai dari kondisi baterai 93 persen dengan intensitas cahaya layar 50 persen, tercatat bahwa dengan skenario tersebut ASUS Zenfone Max Pro M1 bisa bertahan hingga 17 jam 29 menit.

Tidak heran apabila ASUS berani mengklaim bahwa smartphone mereka ini bisa digunakan untuk bermain game selama berjam-jam karena mereka memiliki modal daya tahan baterai seperti yang kami temukan.

 

Kamera dan Video

Umumnya smartphone yang menjagokan kemampuan baterainya hadir dengan kulaitas kamera yang di bawah standar alias tidak memuaskan. Hal yang wajar apabila vendor memberikan keunggulan tertentu tapi memangkas aspek lain di perangkat tersebut.

ASUS Zenfone Max Pro M1 membawa kamera ganda di bagian belakangnya yang kekinian. Hal ini juga tersedia dengan beragam varian tergantung kapasitas RAM dan memori internalnya. Varian tertinggi 6GB/64GB membawa perpaduan 16MP+5MP dan varian 4GB/64GB sekaligus 3GB/32Gb yang kami gunakan membawa resolusi 13MP+5MP.



Kamera ganda tersebut menyediakan fitur Bokeh yang membuat Anda tidak minder menggunakan smartphone yang jago di daya tahan baterai. Berdasarkan pengalaman kami, kualitas kamera depannya sangat memuaskan untuk spesifikasi tersebut di kondisi outdoor.



Kualitas fotonya cukup tajam meskipun warnanya kurang kuat dan begitu juga kontrasnya. Pada kondisi indoor dengan pencahayaan yang cukup foto yang dihasilkan masih tajam dan memuaskan bagi kami.





Beralih ke kamera depannya beresolusi, resolusinya jugatergantung kapasitas RAM dan memori internalnya. Varian tertinggi 6GB/64GB hadir dengan 16MP sedangkan varian 4GB/64Bb dan 3GB/32GB yang kami gunakan memiliki resolusi 8MP.

Hasil foto dalam kondisi outdoor kami pastikan cukup memuaskan untuk bisa diunggah ke media sosial, namun hasilnya akan kurang dalam kondisi indoor dengan pencahayaan yang cukup sekalipun. Hasil fotonya tampak seperti tidak fokus dan juga warnanya lemah serta over exposure.








Kesimpulan
ASUS cukup lihai menyediakan smartphone yang unggul dalam hal kapasitas dan daya tahan baterai serta layar yang kemudian diklaim ditujukan untuk mobile gaming. Medcom.id menilai hal tersebut tidak salah, karenna poin yang ditawarkan oleh smartphone ini memang sangat pas dengan kebutuhan mobile gaming.

ASUS Zenfone Max Pro M1 juga sudah dibekali kamera ganda yang membuat smartphone ini tidak ketinggalan dari sisi tren di aspek kamera meskipun lebih menjagokan kemampuan baterainya. Tetap saja, penggunanya tidak dianjurkan untuk berkespektasi lebih pada kualitas kameranya.
 
  ASUS ZenFone Max Pro M1
Prosesor Qualcomm Snapdragon 636
RAM 3GB
OS Android 8.1
GPU Adreno 509
Memori Internal 32GB
Kamera 13MP+5MP (belakang), 8MP (depan)
Dimensi 159 x 76 x 8.5 mm
Bobot 180 gram
Baterai 5.000 mAh
Layar 5,99 inci 1080 x 2160 pixel
Harga Rp2.199.000
 
 
9
ASUS Zenfone Max Pro M1
Plus
  • Desain sederhana tapi tidak murahan
  • Daya tahan baterai yang panjang
  • Kamera ganda
  • Kapasitas memori lega untuk pasang banyak game
  • Resolusi layar Full HD+ ukuran lega
Minus
  • Banyak aplikasi bagus yang hilang
  • Antarmuka kamera tidak ringkas
  • Kemampuan kamera depan yang kurang bisa diandalkan


 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.