Huawei Mate 20 Pro.
Huawei Mate 20 Pro.

Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal

Teknologi huawei review gadget
Cahyandaru Kuncorojati • 12 Maret 2019 07:54
Jakarta: Beberapa waktu lalu Huawei membawa smartphone terbaru di Indonesia dari kelas premium, Huawei Mate 20 Series. Terdiri dari dua varian yaitu Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro.
 
Beberapa waktu lalu Medcom.id menjajal Huawei Mate 20 Pro. Menurut Medcom.id, varian ini menjadi pesaing serius Samsung Galaxy Note 9.
 
Huawei Mate 20 Pro dibanderol Rp11.999.000, lebih mahal dari Huawei Mate 20. Namun, harganya lebih murah dibandingkan Samsung Galaxy Note 9 yang dibanderol Rp13.499.000.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Huawei Mate 20 Pro juga membawa inovasi teknologi tercanggih smartphone di kelas premium. Tidak mengherankan apabila smartphone ini saat diluncurkan menjadi salah satu patokan baru bagi standar premium.
 

Desain


Huawei Mate 20 Pro menggunakan layar Super AMOLED. Layar ini memang sangat memikat, kualitas warna dan kecerahannya memanjakan mata. Samsung juga menggunakan panel layar ini di jajaran produk premiumnya.
 
Huawei Mate 20 Pro juga memiliki desain layar lengkung di tepi kanan dan kirinya. Bodi bagian belakangnya juga demikian, menipis saat di bagian tepi. Desain ini membuat ukuran Huawei Mate 20 Pro yang mengusung 6,39 inci bisa digenggam erat tangan.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Bodinya tipis untuk sebuah smartphone berukuran 6 inci. Kekurangannya, saat menggenggam kamera dalam posisi mengambil foto, tanpa disadari layar di bagian tepi tersentuh jari. Jadi fokus kamera justru mengikuti bagian tepi layar yang tersentuh.
 
Layar 6,39 inci tadi mengusung resolusi Quad HD+ (3120 x 1440 piksel) rasion 19,5:9 dengan poni yang agak lebar dan dilapisi Corning Gorilla Glass. Poni tersebut mendukung fitur untuk menyembunyikannya.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro menggunakan material logam sebagai rangkanya dan kaca bertekstur di bagian belakangnya. Medcom.id merasakan ada pola garis diagonal untuk membuat smartphone ini tidak licin.
 
Di bagian belakang terdapat ciri khas Huawei Mate 20 Pro, tiga kamera Leica dengan satu LED flash yang disusun dalam bingkai persegi. Ciri khas lainnya adalah tombol Power di sisi kanan dengan warna merah.
 
Slot kartu SIM mengusung mode Hybrid dan untuk dukungan memori eksternal pengguna hanya bisa menggunakan Nano Memory. Nano Memory baru digunakan oleh Huawei dan aksesoris tambahan ini kabarnya cukup mahal dibandingkan MicroSD.
 
Port audio jack berada di atas. Anda mungkin bertanya dimana lubang speaker? Uniknya, grill speaker dibuat menyatu dengan port USB Type-C di bagian bawah. Desain ini membuat bodi menjadi elegan. Konsekuensinya, audio akan terasa teredam saat port USB tadi digunakan.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 

Antarmuka dan Software


Huawei Mate 20 Pro masih menggunakan antarmuka Huawei EMUI versi 9.0 yang diadopsi dari sistem operasi Android 9.0 Pie. Antarmuka masih tidak berbeda dari smartphone Huawei lainnya. Ringan dan memiliki tampilan yang semulus iOS.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Selain tersedia fitur untuk menyembunyikan Notch, Huawei Mate 20 Pro juga masih memiliki pemindai sidik jari. Sebagai smartphone premium, pemindai sidik jari dipindah ke atas layar, sehingga memberikan desain belakang lebih elegan.
 
Respon pemindai sidik jarinya sangat cepat. Ada juga fitur face recognition untuk sistem keamanan. Medcom.id menjajal fitur ini dalam kondisi pencahayaan yang redup, dan fitur ini masih bisa bekerja dengan cepat.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 

Kamera dan Video

Huawei Mate 20 Pro memberikan tiga kamera belakang berpadu 40MP+20MP+8MP.Huawei Mate 20 Pro memiliki tiga lensa yang juga mendapatkan dukungan standar kualitas foto dari Leica.
 
Seperti biasa, kamera ini masih tetap mampu menghasilkan kualitas foto monokrom terbaik di pasarsmartphone,termasuk dukungan kemampuan AI untuk mengenali objek dan kondisi foto.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Menurut Medcom.id hasil foto dari kamera smartphone Huawei dengan sertifikasi Leica tidak pernah mengecewakan. Seperti yang diketahui, Huawei bekerja sama dengan Leica sejak Huawei P9 dan seri premium lainnya. Warna hasil fotonya detil dan kaya serta mampu menghasilkan efek dramatis pada kondisi malam hari.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro memiliki lensa kamera belakang ultra wide angle, memberikan sudut pandang yang lebih luas. Ada juga fitur Super Macro, memungkinkan foto macro dengan jarak hanya 2cm dari objek foto.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Kamera depannya resolusi 24MP juga masih sama memuaskan hasil fotonya. Baik kamera depan dan belakang masih menyediakan fitur dan filter yang banyak, khas smartphone Huawei yang bekerja sama dengan Leica.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Di kemampuan merekam video, kamera belakang Huawei Mate 20 Pro mampu merekam di pilihan resolusi mulai dari 720p HD hingga 4K UHD. Ada dua filter menarik untuk merekam video, AI Background Bokeh dan AI Color.
 
Sesuai namanya AI Background Bokeh dapat menghasilkan video dengan efek bokeh secara real-time saat merekam. Fitur yang lebih menarik adalah AI Color. Jadi Anda bisa merekam video dengan latar berwarna monokrom atau hitam putih tapi hanya objek fokus kamera yang berwarna.
 
Kamera depannya juga memiliki kemampuan untuk membuat objek menjadi hidup lewat fitur 3D Live Scanning. Jadi kamera depannya berfungsi sebagai pemindai. Fitur ini hanya bisa dilakukan dengan aplikasi tambahan yang disediakan Huawei.
 
Tidak ketinggalan terdapat filter AR Lens untuk menciptakan live emoji dengan beragam filter hewan lucu yang mengikuti gerak wajah penggunanya.
 

Performa


Huawei Mate 20 Pro memiliki prosesor Kirin 980, yang pertama di dunia dengan fabrikasi 7nm. Fabrikasi ini selain membuat ukuran makin mungil juga mampu ditanamkan teknologi lainnya.
 
Ukurannya memang lebih kecil dari kuku ibu jari, tapi performanya 20 persen lebih cepat sekaligus 40 persen lebih hemat daya dibandingkan Kirin 970.
 
Kirin 980 juga ditanamkan teknologi Dual NPU (Neural Processing Unit) yaitu kemampuan AI berbasis pengenalan gambar. Sebagai perbandingan, Kirin 980 mampu mengenali 4.500 gambar per menit, Qualcomm Snapdragon 845 mampu mengenali 2.371 gambar per menit, dan Apple A11 1.458 gambar per menit.
 
Huawei Mate 20 Pro memiliki RAM 6GB dan memori internal 128GB yang masih bisa ditambah. Medcom.id menjajalnya untuk bermain game PUBG Mobile. Smartphone ini mendukung grafis HDR, dan framerate Ultra dengan lancar.
 
Saat dimainkan dengan konfigurasi tadi dan tambahan anti aliasing diaktifkan, auto-adjust graphics dinonaktifkan, Huawei mate 20 Pro masih sangat mumpuni.
 
Konsumsi baterainya hanya 3-4 persen per 10 menit, tetapi muncul rasa hangat yang lambat laun menjadi panas. Suhunya menyentuh di atas 40 derajat celcius.
 
Medcom.id kemudian melakukan pengujian menggunakan software benchmark. Huawei Mate 20 Pro menghasilkan skor yang tergolong tinggi, artinya performanya sangat bisa diandalkan.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Data tahan baterainya berdasarkan hasil benchmark juga sangat memuaskan. Huawei Mate 20 Pro mampu bertahan hingga mencapai 12 jam. Baterai Huawei Mate 20 Pro punya kapasitas 4.200 mAh. Berbeda dengan Samsung Galaxy Note 9 yang hanya 4.000 mAh.
 
Baterainya Huawei Mate 20 Pro mendukung teknologi pengisian cepat terbaik di kelas smartphone di atas Rp10 juta. Huawei Mate 20 Pro mampu mengisi hingga 70 persen dalam waktu 30 menit, berkat pengisian dengan arus 10V 4A.
 
Huawei Mate 20 Pro, Saat Ponsel Premium tak Harus Mahal
 
Huawei Mate 20 Pro juga mendukung fitur pengisian nirkabel atau wireless charging. Fitur ini juga bisa digunakan mengisi baterai smartphone lain yang mendukung wireless charging. Fitur ini disebut sebagai Reverse Wireless Charging.
 
Bagi sesama pengguna Huawei Mate 20 Pro, konsumen bisa saling mengisi baterai saat salah satu membutuhkannya tapi tidak membawa kabel dan adapter charger.
 

 
Kesimpulan
Huawei Mate Pro 20 sangat pas menjadi salah satu pilihan smartphone premium untuk pengguna Indonesia. Dibandingkan kompetitornya Huawei berani menawarkan harga lebih murah dengan fitur lebih canggih.
 
Huawei Mate 20 Pro memilik desain yang masih menarik, meskipun harus diakui desain grill speaker cukup aneh. Penggunakan kartu Nano Memory juga dirasakan terlalu dini untuk pengguna di Indonesia.
 
Keseluruhan spesifikasi Huawei Mate 20 sangat memuaskan. Kameranya masih tetap memuaskan dengan sertifikasi kualitas Leica. Huawei juga tetap menyediakan beragam fitur dan filter untuk kamera foto dan videonya.
 
Dapur pacu dengan RAM 6GB dan memori internal 128GB dirasa sudah sangat cukup. Di sisi kapasitas baterai juga sangat besar dan memiliki fitur canggih yang Medcom.id yakin akan sangat terpakai bagi pengguna yang menggemari fitur kekinian.
Spesifikasi Huawei Mate 20 Pro
Prosesor HiSilicon Kirin 980
RAM 6GB
OS Android 9.0 Pie + EMUI 9.0
GPU Mali-G76 MP10
Memori Internal 128GB
Kamera 40MP + 20MP + 8MP (belakang), 24MP (depan)
Baterai 4.200 mAh
Layar 6,39 inci Quad HD+
Harga Rp11.999.000
9.5
Huawei P20 Pro
Plus
  • Desain layar lebat tapi tipis
  • Triple camera dukungan Leica
  • Kemampuan kamera untuk foto dan video memuaskan
  • Kapasitas baterai besar
  • Teknologi Reverse Wireless Charging
Minus
  • Desain grill speaker aneh
  • Suhu agak cepat hangat saat memainkan game

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif