Nothing Headphone (1)
Nothing Headphone (1)

Review Headset

Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus

Mohamad Mamduh • 13 Januari 2026 21:24
Jakarta: Pasar headphone noise-cancelling premium selama bertahun-tahun didominasi oleh nama-nama besar. Desain dan fitur yang sangat mudah dikenal membuat kategori ini terasa aman. Masuklah Nothing Headphone (1), sebuah upaya ambisius untuk mendisrupsi pasar audio over-ear. Berada di segmen menengah tampilannya memang berani beda. Namun, bagaimana dengan fitur dan performa yang ditawarkannya? 
 
Desain Nothing Headphone (1) melanjutkan filosofi transparan. Earcup perangkat ini menampilkan komponen internal yang disusun rapi di balik cangkang polikarbonat bening. Rangka aluminium yang kokoh memberikan kesan premium.
 
Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus

Di sisi lain bobot 329 gram, headphone ini tergolong berat dibandingkan kompetitornya yang rata-rata berada di angka 250 gram. Meskipun bantalan telinganya empuk, pengguna dengan kepala lebih besar mungkin merasakan tekanan (clamping force) yang cukup kuat pada awal pemakaian, meski akan melonggar seiring waktu.
 
Antarmuka fisiknya sangat istimewa. Nothing menolak kontrol sentuh kapasitif yang sering kali tidak responsif. Sebagai gantinya, mereka menghadirkan The Roller, sebuah roda fisik taktil untuk mengatur volume dengan presisi, serta tombol fisik untuk kontrol media. Ini adalah solusi cerdas yang mengutamakan fungsi di atas tren. Selain itu, sertifikasi IP52 menjadikannya tahan terhadap debu dan cipratan air, fitur yang jarang dimiliki headphone kelas atas lainnya.
 
Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus
 
Untuk sektor audio, Nothing tidak main-main. Mereka bermitra dengan legenda audio asal Inggris, KEF, untuk merancang driver dinamis 40mm khusus. Secara default, suara Nothing Headphone (1) cenderung terasa gelap dan agak tumpul (muffled), dengan treble yang kurang menggigit.
 
Sebenarnya, kita tidak bisa buru-buru menghakiminya. Kemampuan terbaik headphone ini terletak pada Advanced Equalizer 8-band di aplikasi Nothing X. Perangkat ini sangat responsif terhadap EQ. Dengan sedikit penyesuaian (atau mengunduh profil EQ dari komunitas), karakter suaranya berubah drastis menjadi dinamis, dengan bass yang dalam (khas KEF) dan detail instrumen yang jernih.
 
Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus
 
Dukungan codec LDAC menjadi nilai plus besar bagi pengguna Android yang menginginkan audio resolusi tinggi, sementara pengguna Apple tetap dilayani dengan AAC. Fitur Personal Sound Profile juga membantu mengompensasi kekurangan pendengaran unik setiap pengguna, membuat musik terdengar lebih kaya.
 
Nothing Headphone (1) menawarkan Hybrid Active Noise Cancellation (ANC) yang kompetitif. Perangkat ini sangat efektif meredam suara frekuensi rendah seperti gemuruh mesin pesawat atau bus. Mode transparansi cukup natural untuk mendengar lingkungan sekitar, tetapi saat kita sendiri berbicara, suara sendiri mungkin terdengar sedikit teredam atau bergema di dalam kepala 
 
Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus
 
Jika ada satu alasan mutlak untuk membeli headphone ini selain desainnya, itu adalah baterai. Nothing Headphone (1) bisa dipakai hingga 80 jam pemutaran musik tanpa ANC, dan 35 jam dengan ANC aktif. Dalam penggunaan nyata, ini berarti kita bisa menggunakannya selama dua minggu perjalanan pulang-pergi kerja tanpa perlu menyentuh kabel charger. Fitur pengisian cepatnya juga impresif: 5 menit pengisian daya memberikan 5 jam waktu dengar.
 
Konektivitas adalah salah satu kekuatan tersembunyi perangkat ini. Selain Bluetooth 5.3 dengan fitur Multipoint (koneksi dua perangkat sekaligus), Nothing menawarkan fleksibilitas kabel yang luar biasa. Kita masih bisa menggunakan kabel 3.5mm standar atau kabel USB-C untuk mendengarkan audio digital lossless sekaligus mengisi daya baterai—fitur yang sangat diapresiasi oleh pengguna laptop modern.
 
Namun, performa mikrofon terbilang standar. Meskipun cukup jelas di ruangan sepi, algoritma peredam bisingnya kadang membuat suara terdengar robotik di lingkungan yang sangat ramai.
 
Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus
 
Nothing Headphone (1), Si Transparan Estetik yang Audionya Bagus
 

Kesimpulan
Nothing Headphone (1) adalah produk yang berani dan menyegarkan. Ia tidak mencoba meniru pemain besar, melainkan mengukir jalannya sendiri. Jika kita adalah tipe pengguna yang menghargai estetika, membenci rutinitas mengisi daya baterai, dan bersedia meluangkan waktu 5 menit untuk mengatur Equalizer demi mendapatkan suara terbaik, maka Nothing Headphone (1) adalah pilihan yang jauh lebih menarik dan lebih murah. Ini adalah headphone bagi mereka yang ingin tampil beda tanpa mengorbankan fitur-fitur esensial.
 
 
9.6
Nothing Headphone (1)
Plus
  • Baterai super awet
  • Konektivitas dua perangkat sekaligus
  • Kualitas Audio dan kustomisasi EQ bagus
  • Pengaturan ANC fleksibel 
Minus
  • Kualitas mikrofon

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan