Mouse wireless menghadirkan fleksibilitas lebih dalam hal penggunaan. Ia bisa digunakan dengan radius jarak yang lebih jauh, sehingga skenario penggunaannya lebih beragam. Misalnya, mouse wireless akan lebih nyaman digunakan untuk mengontrol PC yang dikoneksikan dengan televisi dari tempat duduk yang jaraknya jauh.
Sementara mouse kabel menawarkan kemudahan penggunaan dan performa, terutama dalam hal gaming. Mouse kabel memiliki tingkat respon yang lebih baik dari mouse wireless karena transmisi data yang lebih cepat ketimbang menggunakan metode wireless. Selain itu, penggunanya juga tidak akan dipusingkan dengan sisa daya pada baterai.
Melihat potensi penggunaan di kedua mouse tersebut, ASUS pun berusaha membuat sebuah mouse hibrida yang menggabungkan teknologi wireless dan kabel. Mouse yang bernama ASUS ROG Spatha ini merupakan mouse gaming yang bisa digunakan dalam dua skenario, yaitu secara wireless atau kabel.
ASUS ROG Spatha hadir dengan bodi yang cukup gemuk dan berat, namun masih nyaman di genggaman serta memiliki mobilitas yang tinggi di berbagai permukaan. Desain bodinya juga sangat cocok bagi mereka yang gemar menggunakan mouse dengan teknik palm. Bodinya juga memiliki desain yang menarik, dengan kombinasi desain modern khas Republic of Gamers, serta kombinasi material plastik dan metal yang kokoh.
Mouse gaming ini juga dilengkapi dengan tombol yang bisa diprogram sesuai dengan kebutuhan. Total tombol yang tersedia adalah sebanyak 14 tombol, termasuk scroll atas dan bawah. Menariknya, ASUS ROG Spatha hadir dengan enam tombol di bagian bodi sebelah kiri. Tombol tersebut akan sangat berguna bagi Anda yang gemar memainkan game MOBA seperti League of Legends atau DOTA 2.
Sebagai mouse wireless, ASUS ROG Spatha hadir dengan sebuah docking station yang bisa ditempatkan secara vertikal atau horizontal. Docking station tersebut berfungsi sebagai stasiun pengisi daya baterai serta antena wireless untuk mouse ini.
Jika Anda sedang dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk menggunakan sistem wireless, Anda bisa mengubungkan mouse ini langsung dengan PC melalui kabel yang telah disediakan. Jangan khawatir karena ASUS menyediakan dua kabel di paket penjualannya, sehingga Anda bisa menghubungkan docking station dan mouse ke PC secara bersamaan.
Mouse ini juga memiliki fungsionalitas yang tergolong sangat lengkap. Di panel kontrol software ROG Armoury, mouse ini terlihat memiliki pengaturan lengkap, mulai dari sensitivitas, angle snapping, akselerasi, polling rate, hingga respons tombol.
Mouse ini juga memiliki pengaturan khusus untuk membantu pengguna menghemat daya baterai selagi dalam mode wireless. Selain itu, terdapat juga fitur kalibrasi yang memungkinkan pengguna menyesuaikan mouse dengan permukaan yang digunakan.
Terakhir, mouse ini dilengkapi dengan hiasan lampu yang terdapat di tiga bagian bodinya. Ketiga bagian tersebut bisa disesuaikan warnanya sesuai dengan keinginan. ASUS ROG Spatha juga memiliki fungsi makro recording untuk membantu Anda bermain game.
Satu kekurangan yang saya temukan pada saat menjajal mouse ini adalah software Armoury yang kadang masih sulit sinkron dengan mouse ini. Pada satu kasus, saya mencoba menonaktifkan fitur agar mouse ini tidak masuk ke mode sleep dalam rentang waktu tertentu. Setelah diaktifkan, mouse ASUS ROG Spatha yang saya gunakan ternyata masih mati setelah didiamkan beberapa saat. Setelah software Armoury saya nyalakan ulang, barulah ia berfungsi sesuai dengan pengaturannya.
Kesimpulan
Sampai ulasan ini terbit, belum ada harga resmi yang dipatok untuk ASUS ROG Spatha. Selain memiliki tampilan yang keren dan menarik bagi kalangan gamer, ASUS ROG Spatha juga memiliki fungsionalitas yang sangat lengkap. Keunggulan mouse ini terletak di tingkat fleksibilitasnya karena ia bisa digunakan secara wireless atau menggunakan kabel. Jika ASUS segera memperbaiki bug yang ada di software mouse ini, ASUS ROG Spatha akan menjadi mouse yang sangat menarik untuk dimiliki.
ASUS ROG Spatha
8,5
- Tampilan keren
- Bodi kokoh dan ergonomis
- Fitur melimpah
- Penggunaannya fleksibel
- Software masih ada bug
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News