ViewSonic M2
ViewSonic M2

Review Proyektor

ViewSonic M2, Desain Trendi dan Banyak Fitur

Teknologi review gadget viewsonic
Lufthi Anggraeni • 15 Oktober 2020 15:57
Jakarta: Di masa pandemi, peran proyektor yang sebelumnya lebih diketahui masyarakat sebagai alat untuk menyampaikan presentasi semakin bergeser, kini juga menjadi alat untuk menampilkan konten hiburan dari perangkat komputasi.
 
Dan kini, gaya hidup masyarakat yang kian mobile mungkin menjadikan sejumlah orang menilai bahwa memanfaatkan proyektor sebagai alat untuk menampilkan konten atau presentasi akan merepotkan. Tidak hanya soal ukurannya yang besar sehingga menyulitkan untuk dibawa dalam perjalanan, tapi juga keharusan perangkat untuk memiliki port tertentu.
 
Terkadang port dan kabel yang tidak sesuai sehingga menggunakan proyektor untuk presentasi atau sekadar menikmati konten menjadi pilihan yang kerap dihindari masyarakat. Hal ini menggelitik sejumlah pihak, termasuk ViewSonic yang telah lama berkecimpung di ranah proyektor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ViewSonic berusaha menghadirkan jawaban dan solusi atas keengganan masyarakat untuk lebih memanfaatkan proyektor ini via ViewSonic M2. Tidak hanya soal bobot dan dimensi, ViewSonic M2 juga mengunggulkan sejumlah fitur lainnya sehingga diklaim sebagai perangkat ideal untuk pebisnis dengan mobilitas tinggi.
 
ViewSonic M2, Desain Trendi dan Banyak Fitur
 
Soal desain, proyektor ini hadir dengan ukuran ringkas dan tergolong kecil jika dibandingkan dengan proyektor konvensional, serta dengan bobot yang ringan. Hal ini memungkinkan Anda juga membawa proyektor dengan satu tangan secara leluasa.
 
ViewSonic juga membekali proyektor ini dengan tas berbalut bahan kain serupa jeans yang dapat Anda manfaatkan untuk membawa serta perangkat ini dapat perjalanan. Tas kain ini menyediakan kompartemen khusus untuk proyektor, dan kompartemen lain untuk kabel daya listrik dan kabel USB-C untuk menghubungkan proyektor ke perangkat.
 
ViewSonic M2, Desain Trendi dan Banyak Fitur
 
Dan di bagian bawah bodi perangkat terdapat kaki penyangga yang sangat kokoh dan mampu menyangga proyektor hingga sudut tertentu dalam jangka waktu lama. Kaki penyangga ini sangat kokoh, sehingga Anda tidak perlu takut bagian proyektor turun secara perlahan saat digunakan dalam jangka waktu lama.
 
Sementara itu di bagian dasar perangkat tersedia kaki lebih pendek berbahan karet dengan kesan kesat, berfungsi agar bodi perangkat tidak menempel secara langsung ke permukaan alas. Hanya saja, kaki berbahan karet ini sedikit kurang kokoh, sehingga proyektor kerap bergeser saat tersenggol.
Testbed Medcom.id
Prosesor Intel Core i9-10900K, AMD Ryzen 7 3800XT
Motherboard ASUS ROG Strix Z490-E Gaming, ASUS ROG Strix X570-E Gaming
RAM HyperX Fury DDR4 3200MHz16GB (2x8GB)
VGA ASUS ROG Strix RTX 2060 Gaming 6G OC, Sapphire Pulse RX 5700 XT 8G
Pendingin Noctua NH-U12S Chromax Black, Noctua NH-D15 Chromax Black
Storage WD Black SN750 1TB, Lexar NM500 512GB
PSU Corsair RM 850X
Monitor ASUS ROG Swift PG258Q, ViewSonic VX2485-MHU
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Perangkat ini juga hadir dengan desain lebih modern dan elegan, dengan sudut membulat serta berbalut dua warna, yaitu hitam di bagian bawah dan cokelat metalik yang saat ini tengah menjadi tren. Di bagian bawah, Anda akan menemukan berbagai port seperti port USB-C, HDMI, DC 19V, Audio Out, USB A dan slot microSD serta tombol daya.
 
ViewSonic M2, Desain Trendi dan Banyak Fitur
 
Dan dalam kotak kemasan penjualan proyektor dengan sumber cahaya LED RGBB ini, ViewSonic membekalinya dengan kabel penghubung ke perangkat komputasi dengan kedua ujung merupakan USB-C, yang dapat Anda temukan pada tas khusus penyimpanan proyektor ini.
 
Sayangnya, kabel ini tergolong pendek sehingga Anda tidak dapat meletakan perangkat komputasi dengan jarak terlalu jauh dari proyektor. Namun hal ini tidak akan menjadi masalah bagi Anda yang memanfaatkan ViewSonic M2 pada ruang berukuran kecil, dan hal ini mungkin dapat diatasi dengan membeli kabel hdmi khusus yang kompatibel.
 
ViewSonic M2, Desain Trendi dan Banyak Fitur
 
Selain itu, proyektor ini berbekal aplikasi bawaan, termasuk netflix dan zoom, sehingga Anda hanya perlu menghubungkan ViewSonic M2 ke jaringan WiFI untuk dapat mengakses dan memanfaatkan layanan tersebut tanpa perlu menghubungkan perangkat ke laptop.
 
Hanya saja pada indikator pemilihan opsi Join a Meeting, Sign Up dan Sign In pada aplikasi Zoom tidak terlalu kentara. Hal ini mungkin akan menimbulkan kebingungan menyoal opsi mana yang terpilih sebelum pencet tombol tengah di lingkaran di remote kendali yang juga tersedia di kemasan penjualan sebagai metode konfirmasi.
 
Proyektor ini juga berbekal speaker Harman Kardon, sehingga audio konten juga dapat disuguhkan via perangkat, termasuk saat terhubung dengan laptop. Namun, proyektor ini juga berbekal jack audio out, sehingga Anda dapat menghubungkannya dengan speaker tambahan jika dibutuhkan.
 
Meskipun demikian, proyektor ini tetap mampu menyuguhkan keluaran suara yang baik, walau memang tidak sebanding dengan perangkat yang secara khusus ditujukan sebagai speaker. Salah satu hal yang mungkin tidak kami dapati pada speaker di proyektor ini adalah kemampuan untuk memberikan petunjuk menyoal arah datang suara atau disebut dengan istilah soundstage.
 
Pengaturan volume pada proyektor berkemampuan untuk mendukung audio yang disuguhkan oleh laptop. Sehingga Anda tetap perlu mengatur volume dari laptop terlebih dahulu sebelum mengaturnya via remote kendali proyektor.
 
ViewSonic M2, Desain Trendi dan Banyak Fitur
 
Selain itu, ViewSonic M2 juga berbekal fitur proteksi mata, yang secara otomatis aktif saat lampu pemancar tertutup oleh orang. Tersedia juga pengaturan tampilan proyeksi tersendiri setelah menghubungkan proyektor ke laptop, terpisah dari pengaturan sebelumnya.
 
Menyoal tampilan, perangkat ini cukup mampu menyuguhkan konten multimedia dengan ketajaman, detail dan kecerahan warna yang baik, meski pada ruangan dengan kondisi tidak terlalu gelap.
 
Namun hal ini juga bergantung dengan pengaturan warna yang Anda pilih, dengan pilihan terdiri dari tv, movie, gaming, dua slot dan Brightness yang disediakan untuk menyimpan pengaturan khusus sesuai preferensi pengguna.
 
Pada mode tampilan TV, warna yang ditampilkan cenderung kemerahan, sehingga warna kulit tampil sedikit bersemu. Sedangkan pada movie sedikit agak kuning, dan gaming lebih kuning jika dibandingkan dengan mode movie, dan Brightness lebih kuning dari TV namun lebih terang.
 
Sementara itu pada tampilan dokumen yang hanya menampilkan jajaran huruf, seperti pada proyektor pada umumnya, huruf ditampilkan tidak terlalu tajam, meski masih tetap dapat menyuguhkan kenyamanan saat digunakan untuk menampilkan presentasi berupa dokumen.
 
Dengan demikian, meski proyektor ViewSonic M2 ini cukup mampu menyuguhkan pengalaman penggunaan menyenangkan. Sebagai informasi, ViewSonic M2 dipasarkan dengan harga sekitar Rp13 juta.
8
ViewSonic M2
Plus
  • Ukuran ringkas
  • Ada UI khusus
  • Mudah dihubungkan dengan laptop
  • Berbekal aplikasi bawaan seperti Zoom
  • Desain dan warna elegan dan mewah
  • Audio bisa dari proyektor
Minus
  • Proses menghubungkan proyektor ke smartphone tergolong sulit
  • Kaki penyangga karet kurang kesat

 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif