Samsung Galaxy S10.
Samsung Galaxy S10.

Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus

Teknologi samsung review gadget
Cahyandaru Kuncorojati • 05 Juni 2019 11:53
Jakarta: Di bulan Februari, tiga varian Samsung Galaxy S10 sudah mendarat di Indonesia, yaitu Samsung Galaxy S10e, Samsung Galaxy S10, dan Samsung Galaxy S10 Plus. Medcom.id sendiri sempat mengulas mendalam untuk Samsung Galaxy S10 Plus.
 
Beberapa waktu lalu, Medcom.id berkesempatan untuk menghabiskan waktu beberapa hari dengan Samsung Galaxy S10. Perlu diingat bahwa seri ini berada di posisi tengah antara kedua saudaranya.
 
Hal tersebut sedikit mengingatkan dengan Huawei P30 Series yang terdiri dari Huawei P30 Lite, P30, dan P30 Pro.Medcom.id penasaran, apakah tanpa embel Plus si Samsung Galaxy S10 tetap menjadi pilihan alternatif terbaik dari Samsung Galaxy S10 Plus?

Desain

Sekilas desain bodi dari Samsung Galaxy S10 memang tidak berbeda dari S10 Plus. Bodinya lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya tapi tetap lebar dan masih sangat nyaman di genggam. Bodi bagian belakangnya menggunakan lapis kaca yang memantulkan cahaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Material lapisan kaca di Samsung Galaxy S10 ternyata tidak begitu licin, sehingga tidak terlalu cemas apabila tergelincir dari tangan. Namun, tetap ingat bahwa material ini bukan tidak mungkin pecah akibat benturan atau terjatuh dari ketinggian yang sangat tinggi.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Kebetulan Medcom.id menggenggam edisi warna Prism White. Warna ini membuat cap jari yang melekat di bagian bodi belakang tidak terlalu terlihat tapi tetap membekas. Pengalaman pada seri warna hitam, bekas cap jari dari genggaman tangan akan sangat terlihat.
 
Hal ini mungkin menjadi protes bagi penggunanya yang sangat memperhatikan privasi. Edisi warna Prism White sendiri berusaha menampilkan gradasi warna seperti tren yang ada di industri smartphone saat ini.
 
Menurut Medcom.id, gradasi ini masih kurang tegas dibandingkan seri Huawei P30 Pro warna Breathing Crystal, meskipun Samsung Galaxy S10 Prism White cukup baik warnanya. Bagian belakangnya hanya terdapat tiga kamera belakang. Pemindai sidik jarinya dipindah ke atas layar atau under-display fingerprint.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Bagian wajahnya masih serupa Samsung Galaxy S10 Plus. Bezel tipis dengan desain layar melengkung di kanan kiri yang disebut desain Infinity-O dari Samsung. Bodinya yang semakin tipis dengan layar melengkung di sisi kanan kiri diakui membuat Medcom.id tidak sengaja menyentuh aplikasi yang ada di tepi layar saat menggenggamnya.
 
Panel layarnya masih setia menggunakan AMOLED tapi Samsung Galaxy S10 memiliki ukuran layar 6,1 inci resolusi Quad HD+ (3040 x 1440). Ukuran tersebut masih lebih kecil dari Samsung Galaxy S10 Plus yaitu 6,4 inci.
 
Kemudian masih lebih besar dari layar Samsung Galaxy S10e yang hanya berukuran 5,8 inci dengan resolusi Full HD+. Padahal Samsung Galaxy S10 dan S10 Plus memiliki resolusi yang sama.
 
Perbedaan lain yang bisa dikenali antara perangkat ini dengan versi Galaxy S10 Plus adalah kamera depannya. Seperti yang diketahui trio Samsung Galaxy S10 Plus menaruk kamera depan di sudut kanan atas layar tanpa ikut tren menggunakan poni.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Apabila Samsung Galaxy S10 Plus memiliki dua kamera depan dengan posisi horizontal, di Samsung Galaxy S10 hanya ada satu kamera depan sehingga terlihat hanya ada satu lubang.
 
Desain ini cukup mengganggu saat bermain game, misalnya PUBG Mobile yang konfigurasi antarmukanya hanya mendukung layar smartphone tanpa poni atau dengan poni di bagian tengah. Tidak demikian dengan smartphone yang memiliki kamera tepat di atas layar.

Software dan Antarmuka

Samsung Galaxy S10 masih setia menggunakan software antarmuka dari OneUI. Versi ini memiliki tampilan lebih modern dan tetap sederhana dibandingkan versi TouchWiz pada seri smartphone flasghip generasi sebelumnya.
 
OneUI masih tetap menawarkan sepaket aplikasi Android dengan aplikasi Samsung yang tidak begitu banyak. Meskipun begitu antarmuka OneUI, menurut Medcom.id berhasil menyajikan rasa penggunaan yang berbeda ketimbang Android murni.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Beberapa aplikasi bawaan Samsung Galaxy S10 masih sama seperti Samsung Galaxy S10 Plus yang Medcom.id sudah ulas. Mulai dari Live Message dan App Pair. Namun, fitur yang paling Medcom.id gemari adalah bentuk emoji, stiker, dan GIF yang disediakan oleh Samsung.
 
Bicara soal fitur keamanan, Samsung Galaxy S10 masih mendukung on-display fingerprtint dan face unlock menggunakan kamera depan. Sayangnya, kecepatan pemindai sidik jarinya membaca jari pengguna yang melekat masih tidak lebih cepat dibandingkan Huawei P30 Pro yang pernah kami ulas.
 
Pada face recognition menggunakan kamera depan, fungsi ini tetap bekerja dengan baik dalam kondisi minim cahaya dan sangat cepat. Medcom.id sendiri lebih menyukai fitur keamanan ini ketimbang pemindai sidik jari.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Fitur lainnya adalah kemampuan tahan air dan debu dari sertifikasi IP68. Fitur ini merupakan fitur wajib di seluruh smartphone high-end dari Samsung. Tersedia juga fitur reverse wireless charging.
 
Jadi selain bisa mengisi daya dengan metode nirkabel, Samsung Galaxy S10 juga bisa mengisi daya perangkat lain yang mendukung fitur wireless charging. Di dalam paket penjualannya, Samsung Galaxy S10 dilengkapi earphone Galaxy Buds.

Kamera dan Video

Samsung Galaxy S10 masih dibekali kamera dengan resolusi yang sama dengan versi Plus. Kamera belakangnya terdiri dari tiga kamera yaitu kamera telefoto 12MP dengan OIS dan aperture f/2.4. Kemudian ada kamera lensa Wide 12MP dengan OIS dan aperture f/1.5 serta sudut pandang 77 derajat.
 
Terakhir adalah kamera lensa Ultrawide 16MP dengan aperture f/2.2 sudut pandang 123 derajat. Untuk kemampuannya merekam video, kamera belakang Samsung Galaxy S10 memiliki konfigurasi maksimal 4K HDR10+ dengan fitur EIS bernama Super Steady yang membuat video sangat stabil atau minim getaran.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Untuk kemampuan fotografi kamera belakangnya dibekali dengan beragam fitur. Produksi warnanya sangat bagus dan akurat. Pada mode malam kecerahan warna yang dihasilkan masih akurat, tidak berlebihan. Namun, pada mode Ultrawide Angle hasil fotonya akan memiliki sedikit efek fisheye.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Jadi hasil foto Ultrawide Angle dari Samsung Galaxy S10 akan terlihat sedikit melengkung di sisi kanan dan kiri. Padahal seharusnya efek fisheye tidak ditemukan di mode ini. Efek ini tidak hilang meskipun fitur cerdas Scene Optimizer diaktifkan.
 
Kehadiran tiga kamera belakangnya membuat efek Bokeh yang dihasilkan cukup bagus, tajam sekaligus halus di sisi bagian efek Bokeh. Tidak terlihat seperti Bokeh yang dibuat-buat.
 
Sedikit keanehan Medcom.id temukan di bagian kamera belakang saat mengambil foto dalam kondisi minim cahaya dengan mode normal. Kadang hasilnya terlihat bagus, tapi juga sangat kurang memuaskan.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Beralih ke kamera depan, Samsung Galaxy S10 menggunakan kamera depan 10MP dengan aperture f/1.9 yang memiliki teknologi Dual Pixel. Spesifikasi kamera depan ini serupa dengan Samsung Galaxy S10e, dan salah satu kamera depan di Samsung Galaxy S10 Plus.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Hasil foto kamera depannya mampu menghasilkan warna yang natural tanpa efek beautify. Dalam kondisi minim cahaya kemampuan kamera depannya cukup bisa diandalkan. Beberapa efek di kamera belakang juga masih bisa digunakan saat mengaktifkan kamera depan.

Bagaimana Performanya?

Samsung Galaxy S10 ditenagai SoC Exynos 9820 berpadu RAM 8GB dan memori internal 128GB yang bisa ditingkatkan lagi hingga 512GB. Spesifikasi ini jelas masuk di kelas high-end namun untuk ke sekian kalinya SoC yang digunakan bukan dari Qualcomm Snapdragon.
 
Dipergunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Samsung Galaxy S10 bisa berjalangan sangat lancar di kualitas grafis tertinggi dengan frame rate extreme. Jadi, Exynos 9820 masih sangat oke untuk bermain game.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 
Konsumsi baterainya tergolong standar dengan suhu yang sedikit hangat saat dimainkan game cukup lama. Untuk kebutuhan multitasking dengan beberapa aplikasi yang berjalan dan sambil bergonta ganti aplikasi, Samsung Galaxy S10 juga masih berjalan lancar tanpa ada sedikit tersendat.
 
Dari perbandingan performa atau hasil benchmark di Medcom.id, Samsung Galaxy S10 masih kalah dari ASUS ROG Phone. Dalam pengujian baterai menggunakan PCMark Android dengan skenario tingkat kecerahan layar 50 persen, smartphone ini bisa bertahan hingga 9 jam bermodalkan kapasitas 3.400 mAh, lebih kecil dari versi Plus tapi lebih besar dari Galaxy S10e.
 
Samsung Galaxy S10, Tetap Oke Tanpa Plus
 

Kesimpulan
Samsung Galaxy S10 masih pas sebagai alternatif penggemar smartphone Samsung yang tidak bisa memiliki Samsung Galaxy S10 Plus. Tampilannya luarnya masih sama menarik, dengan sedikit perbedaan di ukuran layar serta kamera depannya yang tidak mengusung kamera ganda.
 
Di kamera belakang, resolusi kamera yang ditawarkan masih sama seperti Samsung Galaxy S10 Plus. Kemampuan kameranya cukup memuaskan namun ada beberapa hasil yang mengganggu seperti efek fisheye di mode Ultrawide Angle dan hasil foto di kondisi minim cahaya.
 
Desain kamera depan yang menyatu dengan layar terlihat sangat inovatif tapi dalam pengalaman bermain game hal ini ternyata mengganggu. Sebagian besar game mendukung antarmuka pada model layar poni tapi tidak dengan kamera yang aa di sudut layar.
 
Fitur keamanan pemindai sidiknya jarinya menurut Medcom.id masih belum sangat cepat atau responsif. Performanya, masih harus tunduk dari prosesor Qualcomm Snapdragon di ASUS ROG Phone. Medcom.id masih berharap suatu hari nanti Indonesia kebagian Samsung Galaxy S terbaru dengan SoC tersebut, bukan Exynos.
 
Samsung Galaxy S10 resmi dibanderol Rp12.499.000 di Indonesia dengan menawarkan RAM 8GB dan memori internal 128GB.
 
Spesifikasi Samsung Galaxy S10
Prosesor Exynos 9820
GPU Mali-G76MP
OS Android 9.0 Pie
RAM 8GB
Memori Internal 128GB (MicroSD 512GB)
Kamera Belakang 16MP+12MP+12MP, Depan 10MP
Baterai 3.400mAh
Layar AMOLED 6,1 inci Quad HD+
Harga Rp12.499.000
8
Samsung Galaxy S10
Plus
  • Desain tipis
  • Bodi belakang berlapis kaca tidak licin
  • RAM dan memori internal besar
  • Tiga kamera belakang cukup bagus hasil fotonya
  • Baterainya cukup hemat
Minus
  • Bodi belakang mudah meninggalkan sidik jari
  • Pemindai sidik jari tidak merespons cepat
  • Desain kamera depan tidak kompatibel dengan antarmuka game
  • Hasil foto kamera belakang di kondisi minim cahaya tidak selalu bagus
  • Efek fisheye pada foto mode Ultrawide Angle

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif