Huawei Mate 30 Pro.
Huawei Mate 30 Pro.

Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik

Teknologi teknologi huawei review gadget
Cahyandaru Kuncorojati • 29 Desember 2019 12:50
Jakarta: Huawei Mate 30 Pro, smartphone ini telah melahirkan berbagai kontroversi sejak peluncurannya beberapa bulan lalu di Jerman. Kontroversi itu mengacu pada ini merupakan smartphone pertama Huawei di luar Tiongkok yang tidak dilengkapi dengan Google Media Services.
 
Ini berarti penggunanya tidak akan menemukan beragam aplikasi Google yang biasa dipakai sehari-hari. Namun, Huawei tetap percaya diri untuk meluncurkannya secara global. Kita tidak perlu membahas pasar Tiongkok karena warga negaranya telah terbiasa tidak menggunakan layanan Google.
 
Begitu masuk ke Indonesia, konsumen langsung bertanya apakah GMS telah tersedia. Huawei telah memastikan bahwa mereka telah menciptakan layanan mandiri yang disebut Huawei Media Services. Mereka yakin dapat menciptakan ekosistem aplikasi yang lengkap, dan tidak perlu bergantung sepenuhnya terhadap Google.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Redaksi teknologi Medcom.id akhirnya juga kedatangan unit pengujian Huawei Mate 30 Pro. Dengan berbagai penghalang kecil, kami memutuskan untuk tetap mengujinya. Berikut ulasan Huawei Mate 30 Pro.

Desain Kamera Halo Ring

Dari aspek desain, Huawei berhasil membuktikan desain bodi buatan mereka kali ini bisa menghadirkan ergonomis dalam genggaman satu tangan. Bodinya yang agak besar masih terlihat wajar karena tren layar smartphone saat ini menyentuh ukuran 6 inci.
 
Salah satu langkah yang biasanya diambil adalah mengurangi bezel layar sekaligus menambah area proyeksi layar. Huawei mencoba menyempurnakannya, dan sejauh ini membuahkan hasil. Ditambah lagi, resolusi layar juga semakin tinggi.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Bodi belakang menggunakan material kaca 3D. Huawei mengklaim bodi belakang Mate 30 Pro menggunakan beberapa lapis. Ini memungkinkan bekas sidik jadi yang lebih minim. Saat mencoba mengusapnya dengan telapak tangan, memang terlihat sidik jari tidak terlalu membekas. Unit Mate 30 Pro yang kami jajal mengusung warna Space Silver.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Ini membuat bodi belakang punya warna dasar perak yang memantulkan cahaya, disertai sedikit unsur warna ungu muda, sehingga memberikan kesan melihat angkasa. Model warna ini termasuk baru, dan Huawei terbilang cukup berani langsung memperkenalkannya.
 
Huawei Mate 30 Pro mengusung layar 6,53 inci dengan rasio ke bodi mencapai 94,1 persen. Ini merupakan salah satu smartphone dengan rasio layar ke bodi tertinggi yang pernah meluncur di pasar. Hal ini bisa terwujud berkat desain edge di kedua sisi, walaupun pada sisi atas layar masih terdapat poni yang cukup besar untuk menyimpan komponen kamera dan sensor.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Anda tidak akan menemukan tombol volume, karena Huawei telah menggantinya dengan fungsi sentuh pada pinggir layar. Kelebihannya, pengaturan suara kini tidak terpaku pada satu sisi.
Model kamera termasuk sebagai unsur pembeda ketika membicarakan desain.
 
Huawei Mate 30 Pro mengusung konsep Halo Ring, yang diklaim terinspirasi dari desain kamera profesional. Empat kamera terbungkus dalam satu bingkai bulat yang cukup besar, memang besar dan langsung dikenali orang ketika smartphone diletakkan di atas meja.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Untuk antarmuka fisik, Huawei Mate 30 Pro memasang slot kartu SIM di pinggir bawah, bersama port USB-C dan lubang speaker. Tombol power terpasang pada pinggir kanan, dengan warna berbeda yang cukup menarik. Smartphone ini tetap menampilkan alur antena pada dua sisi, yang diklaim bisa mengoptimalkan kecepatan jaringan.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik

Tak Ada Aplikasi Google

Kekurangan terbesar Huawei Mate 30 Pro memang terletak pada software. Perang dagang Tiongkok dan AS membuatnya tidak menyediakan beragam layanan utama Google, yang sejatinya kita gunakan setiap hari.
 
Mungkin awalnya terdengar remeh, tetapi jika dijelaskan lebih jauh, Anda tidak akan melihat Gmail dan Google Maps, dua aplikasi esensial yang terhubung dengan banyak aplikasi pihak ketiga. Jika Anda ingin mencoba memasangnya, ini akan sulit karena Huawei Mate 30 Pro juga tidak menyediakan Google Play Store.
 
Anda bisa saja menggunakan berbagai cara untuk menanamkan layanan Google dengan panduan yang banyak tersedia di internet, tetapi pembaruan software nantinya tidak menjamin apakah hal telah Anda jalankan ini masih diperbolehkan.
 
Sepanjang penggunaan, saya tidak bisa menjadikan smartphone ini sebagai perangkat utama dalam produktivitas. Dari mengakses email, sampai menggunakan aplikasi seperti Grab yang mustahil dilakukan karena harus terhubung dengan Google Maps.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Medcom.id telah mencoba beberapa cara untuk bisa menghadirkan Google Play Store. Hal ini berhasil kami lakukan. Kami bisa mengunduh beragam aplikasi termasuk game PUBG Mobile. Sayangnya, aplikasi yang membutuhkan komponen layanan Google tenyata tetap tidak bisa berfungsi normal. Misalnya, Gojek dan Grab akan tetap tidak bisa membaca lokasi Anda di peta.
 
Sebagai pengganti, Huawei menyediakan AppGallery, toko aplikasi yang telah mulai digencarkan penggunaannya bersama peluncuran Huawei Mate 30 Pro. Huawei mengklaim telah menanamkan investasi yang cukup besar untuk pengembangan ekosistem aplikasi yang tersedia, dan ini tidak hanya terpaku untuk pasar Tiongkok. Huawei AppGallery punya tampilan yang lebih ringan, tetapi memang belum banyak aplikasi populer yang tersedia.
 
EMUI 10 pada Huawei Mate 30 Pro menawarkan beberapa fitur eksklusif, memanfaatkan sensor gestur yang terpasang pada layar depan. Beberapa perintah unik yang bisa dipakai adalah menggeser panel tanpa harus menyentuh layar, atau mengambil screenshot hanya dengan mengepalkan tangan di depan sensor.
 
Tak lupa juga dark mode yang kini sedang ramai diterapkan. Dari fitur keamanan, pemindai sidik jari kini memanfaatkan kecerdasan buatan, yang diklaim jauh lebih akurat dan lebih aman.

Status Smartphone dengan Kamera Terbaik

Huawei Mate 30 Pro versi 5G pernah dinobatkan sebagai salah satu smartphone dengan kamera terbaik dalam pengujian DxOMark dibandingkan versi reguler. Versi reguler alias 4G yang kami jajal ini juga demikan, namun penilaian ini bersifat selera masing-masing.
 
Kamera belakang Huawei Mate 30 Pro memiliki empat kamera yang salah satunya adalah sensor TOF 3D Depth Sensing Camera seperti yang digunakan di Huaeei P30 Pro. Sisanya memadukan kemampuan 40MP wide angle, 8MP telephoto, dan 40MP ultra-wide. Tidak ketinggalan lisensi Leica juga masih jadi daya tariknya.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Spesifikasi tadi mirip dengan Huawei P30 Pro. Perbedaannya adalah, Huawei P30 Pro mendukung kemampuan lensa telefoto hingga lima kali optical zoom sementara Huawei Mate 30 Pro hanya tiga optical zoom. Huawei P30 Pro punya lensa ultra-wide 20MP tapi Mate 30 Pro bisa mencapai 40MP yang artinya kualitas foto wide-angle kameranya bisa lebih bagus.
 
Kemampuan kamera khususnya kamera belakang Huawei mate 30 Pro sangat memuaskan, namun sebetulnya kualitas warna yang dihasilkan masih tidak sebagus seri Huawei P. Medcom.id menilai tingkat kecerahan warnanya terlalu tinggi sehingga dalam beberapa kondisi warnanya menjadi terkesan warna pastel.
 
Kemampuan foto malam atau kondisi minim cahaya Huawei Mate 30 Pro juga masih sangat bisa diandalkan sepeti Huawei P30 Pro. Sementara kamera depan punya kemampuan yang sama dengan Huawei 30 Pro yaitu 32MP yang kini ditambah lensa sensor TOF 3D Camera untuk kualitas bokeh yang mumpuni.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Fitur atau mode yang melengkapi kemampuan kamera Huawei Mate 30 Pro masih sama seperti Huawei P30 Pro misalnya mode Dual View. Menurut kami hal ini tidak menjadi masalah mengingat Huawei P30 Pro memang ditujukan untuk pengalaman fotografis terbaik dari Huawei yang menggandeng Leica.

Performa Kirin 990

Huawei Mate 30 Pro adalah smartphone pertama yang mengadopsi Kirin 990. Sebagai chipset terkencang yang pernah Huawei ciptakan, ia mampu menghadirkan performa kelas atas, mengungguli chipset besutan kompetitor. Anda bisa melihat hasil pengujian kami dengan PCMark dan 3DMark di bawah ini.
 
Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Kirin 990 mampu menghasilkan skor dengan selisih mencapai 1.000 poin. Ini juga berarti Anda tidak perlu khawatir menjalankan banyak aplikasi dalam waktu bersamaan, baik itu berupa pemutar video, media sosial, game dengan kualitas visual tinggi, sampai aplikasi streaming.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Soal daya tahan baterai, Huawei Mate 30 Pro termasuk yang terbaik, terbukti dengan operasional hingga 16 jam saat diuji dengan PC Mark. Beralih ke pengalaman bermain game, Huawei Mate 30 Pro sangat bisa diandalkan untuk bermain game PUBG Mobile.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Huawei Mate 30 Pro mendukung bermian PUBG Mobil di kualitas grafix HDR, frame rate Extreme dengan anti-aliasing aktif dan pembatas atau auto-adjust frame rate yang dinonaktifkan. Game ini bisa berjalan sangat mulus tanpa tersendat.
 
Konsumsi dayanya juga termasuk hemat karena baterai hanya berkurang 4-5 persen dalam durasi permainan 10 menit. Panas dari perangkat masih bisa ditoleransi saat durasi permainan tanpa henti hingga lebih dari 30 menit.
 
Huawei Mate 30 Pro, tak Jadi Smartphone Terbaik
 
Kesimpulan
Huawei Mate 30 Pro adalah smartphone yang sempurna. Ia menghadirkan desain yang mewah, elegan, ditambah dengan pilihan warna yang lebih berani. Jangan lupakan kualitas kameranya yang sejauh ini termasuk salah satu yang terbaik untuk kategori smartphone.
 
Sayangnya, ketiadaan GMS menjadi masalah utama yang cukup fatal. Ini karena ekosistem Google yang sudah tercipta, dan banyak orang dan aplikasi yang memakainya. HMS memang bisa menjadi pengganti yang cukup menjanjikan, tetapi tampaknya tidak dalam waktu dekat.
Spesifikasi Huawei Mate 30 Pro
Prosesor HiSilicon Kirin 990
GPU Mali-G76 MP16
OS Android 10 + EMUI 10
RAM 8GB
Memori Internal 128GB
Kamera Belakang 40MP+8MP+40MP+ TOF 3D
Depan 32MP+TOF 3D
Baterai 4.500 mAh
Layar 6,53 inci OLED
Harga Rp12.499.000
7.9
Huawei Mate 30 Pro
Plus
  • Desain bodi dan kamera yang mewah
  • Layar lengkung panel OLED
  • Performa memuaskan
  • Konsumsi baterai hemat
  • Kemampuan kamera keseluruhan memuaskan
Minus
  • Tidak ada dukungan Google Mobile Services
  • Huawei Mobile Services belum matang

 


 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif