Nokia 4.2. (Medcom.id)
Nokia 4.2. (Medcom.id)

Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One

Teknologi review gadget
Ellavie Ichlasa Amalia • 26 Juli 2019 14:37
Jakarta: Nokia sempat dikenal sebagai raja di industri ponsel. Namun, perusahaan asal Finlandia itu sempat mengalami masalah ketika mereka berusaha masuk ke dunia smartphone. Nama Nokia kembali muncul setelah HMD Global memutuskan untuk membeli lisensi merek tersebut.
 
Sekarang, ponsel Nokia identik dengan antarmuka android yang bersih tanpa banyak bloatware. Begitu juga dengan Nokia 4.2 yang diluncurkan di Indonesia pada bulan Mei lalu. Salah satu keuntungan menggunakan Android murni adalah ia menawarkan pengalaman penggunaan yang nyaman.
 
Dan meskipun Nokia 4.2 masuk ke kelas ponsel dengan harga Rp2 jutaan, ia telah menggunakan Android 9 Pie. Pertanyaannya, apakah pengalaman penggunaan software yang baik saja sudah cukup?

Desain

Ketika Nokia 4.2 diluncurkan pada MWC 2019, ia diklaim sebagai smartphone "mini flagship". Biasanya, klaim itu akan diberikan pada ponsel dengan desain serupa flagship, tapi spesifikasi yang sedikit lebih rendah atau ponsel dengan spesifikasi tinggi tapi desain yang biasa saja, seperti Pocophone F1.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun begitu, Nokia 4.2 masuk ke Indonesia dengan harga Rp2,5 juta, memasukkannya ke dalam kategori kelas menengah. Dari segi desain, Nokia 4.2 terlihat simpel dan elegan, terutama karena unit berwarna hitam.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Mengikuti tren bezel tipis, Nokia 4.2 memiliki poni pada bagian atas tengah layar. Meskipun bezel pada ponsel ini bukanlah yang paling tipis, tapi ia cukup tipis sehingga layar 5,71 incinya terasa cukup lega di bodi berukuran 14,89 x 7,13 cm ini. Saya juga bisa menggenggamnya dengan satu tangan dengan nyaman.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Bagian belakang ponsel ini terbuat dari polikarbonat. Namun, ia tetap terlihat menarik dan ketika digenggam, ponsel ini terasa solid. Pada bagian belakang, Anda akan menemukan dua lensa kamera yang diletakkan secara vertikal, dengan sensor sidik jari berbentuk bundar di bawah kamera. Di tengah, Anda akan melihat tulisan "Nokia" dalam warna keperakan.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Anda bisa menemukan tombol power pada sebelah kanan dan tombol volume di atas tombol tersebut. Port audio terletak di sebelah kanan atas sementara port charger terletak di tengah bawah. Menariknya, Nokia menyediakan satu tombol ekstra di sebelah kiri. Tombol itu dapat Anda gunakan untuk mengaktifkan Google Assistant.
 
Dengan ini, terlihat keseriusan Nokia untuk memberikan pengalaman penggunaan yang murni Google. Jika Anda sering menggunakan Assistant, keberadaan tombol ini sangat membantu.Salah satu kelebihan Assistant jika dibandingkan dengan asisten virtual lainnya adalah karena ia bisa mengerti Bahasa Indonesia.

Antarmuka Pengguna

Banyak perusahaan pembuat smartphone yang membuat antarmuka khusus untuk Android. Salah satu tujuannya adalah untuk membuat ponsel buatan mereka tampil beda. Misalnya, Xiaomi dengan MIUI atau Samsung dengan One UI.
 
Lain halnya dengan Nokia, yang memilih untuk menawarkan pengalaman penggunaan Android murni. Jadi, mereka tidak membuat antarmuka khusus untuk ponsel buatannya. Salah satu kelebihannya adalah tidak banyak bloatware yang muncul.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Sekarang, kebanyakan ponsel bermerek Nokia dari HMD juga masuk ke dalam program Android One. Itu artinya, ponsel tersebut akan mendapatkan update Android selama dua tahun. Selama itu pula, update keamanan juga akan dijamin.
 
Ini adalah nilai lebih karena tidak semua vendor smartphone mau menyediakan update untuk ponselnya, terutama jika ponsel itu bukanlah flagship.Keuntungan yang Anda dapatkan dengan update teratur adalah meminimalisir adanya bug. Anda juga akan bisa mencoba fitur-fitur baru pada sistem operasi terbaru.

Kamera

Pada awalnya, penggunaan dua lensa pada ponsel hanya ada pada smartphone premium. Namun, sekarang, ponsel kelas menengah sekalipun biasanya sudah dilengkapi dengan dua lensa. Begitu juga dengan Nokia 4.2.
 
HMD memasang lensa 13MP dan 2MP untuk kamera belakang. Hasil foto dari Nokia 4.2 cukup bagus saat Anda mengambil foto di tempat yang memiliki cahaya yang memadai. Gambar terlihat tajam, dan detail pada foto cukup jelas. Warna yang dihasilkan juga cukup akurat.
 
Ini beberapa hasil contoh foto Nokia 4.2.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Contoh foto Bokeh.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Sayangnya, seperti kebanyakan ponsel kelas menengah lainnya, kualitas foto akan menurun ketika Anda mengambil foto di tempat yang cahayanya remang-remang. Foto akan terlihat grainy. Ini masalah yang biasa ditemui di ponsel kelas menengah.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Dengan adanya dua lensa belakang, Anda juga bisa mengambil foto dengan efek Bokeh. Lagi-lagi, jika Anda ingin mendapatkan hasil foto yang memuaskan, Anda sebaiknya memastikan bahwa Anda mendapatkan cahaya yang memadai.
 
Untuk kamera depan, HMD memasang lensa 8MP. Hasil foto kamera ini cukup bagus. Anda bahkan bisa mengambil foto dengan efek Bokeh, meski pengaburan latar belakang dilakukan dengan software.
 
Sayangnya, jika Anda mengambil foto dengan backlight, ada kemungkinan sebagian detail gambar akan hilang, seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di bawah.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One

Performa

HMD memasang Qualcomm Snapdraon 435 sebagai prosesor dari Nokia 4.2. Prosesor ini memiliki Adreno 505 sebagai GPU. Untuk masalah RAM dan memori, Nokia 4.2 memiliki RAM 3GB dan memori 32GB. Di atas kertas, semua ini terlihat cukup oke.
 
Namun, selama menggunakan Nokia 4.2, performa ponsel ini terasa kurang memuaskan. Terkadang, ada jeda ketika membuka aplikasi atau ketika saya berganti dari satu aplikasi ke aplikasi lain.
 
Ketika saya menggunakan ponsel ini untuk menjelajah internet atau media sosial, ia dapat berjalan dengan cukup baik, meski pastinya tidak semulus ponsel kelas atas. Biasanya, performa terasa agak tersendat ketika saya menggunakan banyak aplikasi sekaligus dan saya hendak berganti dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.
 
Ini hasil benchmark Nokia 4.2.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Seperti biasa, kami menguji ponsel dengan memainkan game yang populer seperti PUBG Mobile. Meski membuka game membutuhkan waktu, Nokia 4.2 dapat menjalankan PUBG Mobile dengan pengaturan grafik rendah. Namun, saya mengalami masalah beberapa kali, seperti game yang mendadak freeze atau bahkan crash.
 
Feature phone buatan Nokia dikenal dengan baterainya yang sangat tahan lama. Sayangnya, hal yang sama tidak bisa ditemukan pada smartphone merek Nokia. Ketika diuji menggunakan aplikasi benchmark PCMark, ponsel ini dapat bertahan selama 7,5 jam.
 
Nokia 4.2, Ponsel Rp2,5 Juta di Program Android One
 
Selama penggunaan sehari-hari, ponsel ini dapat bertahan seharian. Namun, seperti yang bisa Anda lihat pada hasil benchmark di bawah, jika dibandingkan dengan ponsel lain dengan harga yang tak jauh berbeda, daya tahan baterai Nokia 4.2 jauh lebih sebentar.
 

Kesimpulan
 
Jika Anda bukanlah seorang gamer dan tidak menggunakan aplikasi berat dalam penggunaan ponsel sehari-hari, Anda mungkin akan cocok dengan Nokia 4.2. Layarnya cukup lega, dengan resolusi yang cukup tajam. Sayangnya, layar terasa kurang terang ketika Anda menggunakannya di bawah terik matahari.
 
Performanya terasa kurang memuaskan. Proses membuka aplikasi atau mengganti aplikasi terkadang terasa tersendat. Membuka game seperti PUBG Mobile pun terasa agak lama. Dan sesekali, game justru crash.
 
Soal baterai, Nokia 4.2 dapat bertahan cukup lama, meski ada ponsel lain yang bisa bertahan lebih lama. Satu keuntungan yang ditawarkan oleh Nokia 4.2 adalah jaminan update sistem operasi, mengingat ponsel ini masuk ke program Android One.
 
Nokia 4.2
Prosesor Qualcomm Snapdragon 435
GPU Adreno 505
OS Android 9 Pie
RAM 3GB
Memori Internal 32GB
Kamera belakang: 13MP + 2MP, depan: 8MP
Baterai 3.000 mAh
Layar 5,71 inci HD+ (1520 x 720 pixel)
Harga Rp2.500.000
7.2
Nokia 4.2
Plus
  • Bodi solid dan desain cukup trendi
  • Jaminan update software
  • Kamera yang cukup baik
Minus
  • Performa yang kurang memuaskan
  • Layar kurang terang di bawah terik matahari

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif