Samsung Galaxy Watch.
Samsung Galaxy Watch.

Samsung Galaxy Watch, tak Sekadar Jam Tangan

Teknologi samsung review gadget
Lufthi Anggraeni • 15 Februari 2019 16:43
Jakarta:Samsung secara resmi mengumumkan kehadiran perangkat terbaru pada lini jam tangan cerdas karyanya di Indonesia pada bulan Oktober lalu. Berbeda dengan pendahulunya, jam tangan cerdas ini mengusung nama Galaxy Watch.
 
Tidak jauh berbeda dari pendahulunya, Galaxy Watch masih menawarkan fungsi kombinasi antara jam tangan cerdas dan pelacak kebugaran. Selain fungsi, Galaxy Watch juga tampil tidak jauh berbeda dengan pendahulunya, yang hadir dengan desain membulat.
 
Pembedanya dengan perangkat generasi sebelumnya terletak pada pilihan diameter perangkat, yang kini tersedia dalam ukuran lebih kecil, yaitu 42mm, yang sesuai untuk pengguna dengan pergelangan tangan kecil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain ketersediaan ukuran lebih kecil, upaya Samsung dalam menghadirkan pilihan untuk konsumen melalui Galaxy Watch juga turut diapresiasi. Sebab Samsung menghadirkan pilihan warna Rose Gold, yang tengah menjadi tren di kalangan milenial perempuan.
 
Diameter lebih kecil tersebut tidak hanya nyaman untuk pergelangan tangan kecil, tapi juga cukup mampu menghadirkan kenyamanan saat melihat informasi yang ditampilkan pada layar perangkat ini, dengan tingkat kecerahan yang cukup terang bahkan di bawah sinar matahari langsung.
 
Samsung Galaxy Watch, tak Sekadar Jam Tangan
 
Meskipun demikian, tali perangkat berbahan karet terkadang menimbulkan kesan gatal jika digunakan dalam kurun waktu terlalu lama, terutama dalam kondisi udara lembab dan pergelangan tangan berkeringat.
 
Tali ini juga sedikit terasa tebal saat dikenakan di pergelangan tangan, meski tidak mudah tersangkut di lengan baju, namun terasa sedikit mengganggu saat jam tangan terpasang di pergelangan tangan dan dibawa mengetik di atas meja dengan posisi tidak tepat.
 
Sementara itu serupa pendahulunya, Galaxy Watch juga berbekal bezel yang dapat diputar dan dua tombol fisik, mendampingi layar sentuh pada muka jam. Anda dapat menampilkan menu pada perangkat ini dengan dua cara, yaitu melalui gestur usap dan tombol fisik.
 
Untuk menampilkan menu pada jam tangan cerdas ini, Anda dapat menekan tombol fisik di bagian bawah saat jam digunakan. Sedangkan tombol di bagian atas berfungsi untuk kembali ke menu sebelumnya.
 
Pada Galaxy Watch, menu aplikasi ditampilkan serupa jam yang melingkari layar. Selain dapat disentuh melalui layar, Anda juga dapat memilih menu dengan memanfaatkan bezel putar dan kemudian menekan tombol atau menyentuh layar pada bagian aplikasi yang diinginkan.
 
Sebagai pelacak kebugaran, Galaxy Watch berbekal sejumlah fitur kesehatan, seperti penghitung jumlah langkah, waktu tidur, serta detak jantung. Selain mengukur lama waktu tidur, Fitur pelacak tidur ini juga mampu menampilkan informasi terkait dengan jangka waktu berkualitas saat tertidur.
 
Selain itu, Galaxy Watch juga dibekali dengan fitur pengukur level stress yang akan meminta Anda untuk menarik napas dan menghembuskannya jika terdeteksi memiliki tingkat stress tinggi.
 
Saat mengukur tingkat stres, Anda harus mampu menjaga pergelangan tangan yang mengenakan perangkat tetap stabil dan tidak bergerak, guna menghindari kegagalan pengukuran.
 
Samsung Galaxy Watch, tak Sekadar Jam Tangan
 
Galaxy Watch juga akan mengingatkan Anda melalui getaran, saat terdeteksi tidak melakukan pergerakan selama beberapa menit. Kemudian pada layar, perangkat akan meminta Anda untuk melakukan gerakan Torso Twist sebanyak lima kali.
 
Fitur terkait dengan kesehatan dapat Anda temukan pada menu Samsung Health, yang juga berfungsi sebagai penghubung jam tangan dengan ponsel yang telah diinstal aplikasi bernama sama, atau telah tersedia sebagai aplikasi bawaan di smartphone bermerek Samsung.
 
Galaxy Watch juga memperkenalkan enam mode pelacak olahraga, termasuk berjalan, berlari dan bersepeda. Mode ini dapat Anda manfaatkan dengan mengaktifkan fitur deteksi lokasi di menu Setting perangkat, sehingga rute dapat direkam, dan dengan cukup akurat.
 
Telah berbekal fitur tahan air dengan sertifikasi 5 ATM, Samsung Galaxy Watch dapat digunakan saat melakukan olahraga air, baik di air tawar maupun air laut. Samsung mengklaimnya mampu bertahan di air sedalam 50 meter selama 1,5 jam.
 
Saat menggunakan jam tangan untuk aktivitas berenang, Anda perlu mengaktifkan mode Water Lock di menu Setting Advanced, guna mencegah air masuk ke dalam bodi jam tangan.
 
Setelah selesai beraktivitas air, Anda dapat menonaktifkan mode tersebut dengan menekan tombol fisik menu di bagian bawah selama beberapa detik, hingga muncul informasi di layar bahwa proses penonaktifan berjalan dan selesai.
 
Samsung menampilkan animasi tetesan air pada layar saat mode Water Lock aktif, sehingga Anda dapat langsung mengetahui aktivitas mode tersebut hanya dengan melihat layar perangkat
 
Menyoal baterai, Samsung Galaxy Watch mampu bertahan sekitar tiga setengah hari dalam satu kali pengisian daya baterai. Sementara itu, untuk mengisi baterai dari kondisi kosong hingga penuh, Anda perlu menunggu selama sekitar dua jam.
 
Samsung Galaxy Watch, tak Sekadar Jam Tangan
 
Dengan segala fitur yang disuguhkannya, jam tangan cerdas Samsung yang dipasarkan seharga Rp4.299.000 untuk ukuran 42mm ini cukup menyenangkan untuk digunakan, dan sesuai untuk Anda yang ingin mencoba fitur pelacak fitness namun tetap ingin tampil trendi.
Samsung Galaxy Watch
Plus
  • Desain menarik
  • Daya tahan baterai cukup lama
  • Fitur kesehatan menarik
  • Bisa dibawa pada aktivitas air
Minus
  • Saat lembab, tali menimbulkan rasa gatal
  • Tali cukup tebal sehingga tidak nyaman jika digunakan saat mengetik di meja
  • Dukungan aplikasi untuk Tizen sedikit

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi