Karena baru saja mengakuisisi SanDisk, kami menebak SSD ini sudah menggunakan teknologi SanDisk yang memang cukup ahli dalam membuat SSD. Tebakan kami pun benar. SSD WD Blue sudah menggunakan teknologi memori NAND dari SanDisk. Memori yang digunakan juga sudah berteknologi TLC dengan arsitektur 15nm.

Meski ukurannya sangat besar untuk SSD yang ada saat ini, namun secara fisik ukuran SSD ini tidak terlalu besar. Dimensinya mirip dengan rata-rata SSD lain yang menggunakan form factor 2.5mm dan memiliki ketebalan 7mm. Sementara untuk interface-nya, SSD WD Blue menggunakan SATA 6GBps.
Bagaimana dengan performanya?
Ini yang menjadi perhatian utama kami saat menguji SSD ini. Secara performa, SSD WD Blue tergolong memiliki performa yang standar. Diuji menggunakan aplikasi Crystal Disk Mark dengan data sebesar 32GB yang dibagi dalam 9 segmen, SSD ini berhasil menunjukkan kecepatan baca dan tulis seperti halnya SSD lain yang pernah kami uji sebelumnya. Hasilnya bisa dilihat di diagram berikut ini:
.png)
Dari hasil pengujian tersebut, bisa dilihat bila SSD WD Blue memang memiliki performa di angka rata-rata SSD SATA di pasar. Namun untuk sebuah SSD berkapasitas 1TB, performa tersebut tergolong kencang.
Kesimpulan
Jika melihat angka pengujiannya, SSD WD Blue memang bukan merupakan SSD yang kencang. Namun di sisi lainnya, ia merupakan salah satu SSD berkapasitas paling besar yang pernah ada. Mungkin juga SSD ini merupakan yang paling besar kapasitasnya di pasar Indonesia.
Kehadirannya menjadi sangat menggiurkan apalagi jika Anda memerlukan media penyimpanan berkapasitas besar dan kencang. Tentu saja selama Anda rela membelinya seharga Rp4,7 juta.
WD Blue 1TB SSD
- Kapasitas besar
- Cukup ramping
- Performa standar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News