Poco M3.
Poco M3.

Review Smartphone

Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer

Cahyandaru Kuncorojati • 31 Januari 2021 16:45
Jakarta: Meskipun tidak sangat aktif seperti merek lain yang merilis smartphone baru tiap bulan tapi kehadiran Poco di Indonesia selalu menyita perhatian. Tidak cuman memanasan perang harga, spesifikasi yang ditawarkan selalu lebih menarik.
 
Poco M3 diperkenalkan di Indonesia sebagai "The New Entry-Level Killer" karena menurut Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dia mendobrak standar spesifikasi smartphone entry-level di Indonesia termasuk soal desain.
 
Poco M3 di Indonesia dipasarkan dengan harga ritel Rp1.899.000 varian 4/64GB dan Rp2.299.000 yang varian 6/128GB. Medcom.id berkesempatan menjajal varian 6/128GB, begini kesan yang kami dapatkan.
 

Desain

Poco M3 menawarkan desain yang menarik di bodi belakangnya, sebagian menyebutnya mirip dengan karakter game Among Us. Hal ini karena desain bingkai kamera belakang yang unik dengan pilihan warna Power Black, Cool Blue, dan Poco Yellow.

Permukaan bodi belakangnya punya desain bertekstur yang dilihat lebih dekat mirip desain material kulit meskipun bukan. Medcom.id menjajal Poco M3 warna Cool Blue.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Bodi Poco M3 termasuk tipis dan ringan meskipun punya baterai 6.000 mAh. Di bagian depan terlihat layarnya punya desain poni yang sudah biasa dijumpai di Indonesia.
 
Bukan cuma desain unik, layar juga jadi keunggulan Poco M3 untuk bersaing dengan merek lain di kelasnya. Ukuran layar 6,53 inci dan resolusi FHD Plus diklaim jadi pemenang di saat yang lain mengusung resolusi HD Plus.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Di sisi bagian kiri bodinya terdapat slot Dual-SIM yang di dalamnya terpisah dari slot bagian Micro-SD. Sisi bagian kanan terdapat tombol Volume dan Power yang sekaligus berfungsi sebagai pemindai sidik jari. Desain ini lebih ergonomis dan kerap berfungsi lebih cepat dari pemindai di atas layar.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Di bagian bawah bodinya bisa dilihat port USB-C serta salah satu grill dari fitur Dual-Speaker. Satu lagi grill speaker di terletak di sisi bagian atas yang sejajar dengan lubang audiojack 3,5mm dan sensor IR blaster.
 
Ya, kabar baiknya adalah Poco M3 masih menyediakan audiojack meskipun port pengisian daya sudah mengadopsi USB-C. Jadi pengguna smartphone kelas entry-level masih diberi kesempatan untuk menggunakan headset atau earphone kabel kalau belum beralih ke TWS.
 

Fitur dan Antarmuka

Poco M3 menggunakan antarmuka MIUI 12 Global yang berbasis Android 10. Antarmuka tersebut dikenal memiliki lebih banyak desain diagram yang membuatnya lebih menarik dan berdasarkan pengalaman bisa berjalan lancar serta terasa ringan di Poco M3.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Kami tidak akan banyak membahas antarmuka ini karena sudah kami bahas di review atau ulasan smartphone Xiaomi sebelumnya, misalnya Xiaomi Mi 10T. Sedikit kurang nyaman mungkin berasal dari notifikasi Themes dan GetApps yang mengganggu apabila belum dinonaktifkan.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Fitur keamanan seperti pemindai sidik jari dan wajah di Poco M3 berfungsi dengan cepat. Di sini juga ada fitur aplikasi Game Turbo. Soal pengalaman bermain game akan kami jelaskan di bagian performa.
 

Kamera

Bukan cuman bingkai kamera belakang yang unik, Poco M3 punya tiga kamera belakang dengan kombinasi 48MP+2MP+2MP. Hal ini membuat tersedia banyak mode pengambilan foto pada sebuah smartphone entry-level killer ini.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Mode Pro untuk manual atau mengasah kemampuan fotografi, mode Portrait untuk efek Bokeh hingga mode Makro, Night, dan 48MP tersedia di Poco M3. Kualitas hasil foto dari kamera Poco M3 menurut saya sudah sangat memuaskan. Demikian juga dengan kamera depan 8MP.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer

Performa

Poco M3 mengklaim menaikan standar spesifikasi smartphone kelas entry-level. Apabila kebanyakan menawarkan chipset Qualcomm Snapdragon 400 Series, Poco M3 menggunakan Snapdragon 662 yang punya GPU Adreno 610.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Tentu saja performa dan kemampuannya memang bisa naik lebih tinggi dari standar smartphone entry-level yang lain. Medcom.id kemudian melakukan pengujian dan komparasi dengan merek lain yang sekelas di spesifikasi maupun harga.
 
Di pengujian baterainya menggunakan simulasi dari aplikasi PCMark for Android, Poco M3 bisa bertahan hingga lebih dari 22 jam. Baterainya berkapasitas 6000 mAh dengan pengisian cepat 18W.
 
Poco M3, Pantas Disebut The New Entry-Level Killer
 
Bagaimana dengan pengalaman bermain game? Poco M3 tetap berada di segmen entry-level sementara Poco F-Series di flagship atau high-end dan Poco X-Series di mid-range.
 
Pengalaman Medcom.id bermain game PUBG Mobile, Poco M3 mampu menyajikan kualitas grafis di Balanced dengan frame rate Medium. Smartphone ini tidak menunjukan tanda cepat panas saat digunakan bermain tanpa henti selama 30 menit.
 
Medcom.id tidak menyarankan Poco M3 untuk bermain Genshin Impact di kualitas grafis Low sekalipun. Kami menemukan tetap ada stuttering alias patah-patah dan perangkat cepat panas.
 
Kesimpulan
Menurut Medcom.id smartphone Poco M3 menawarkan spesifikasi yang lebih baik dibandingkan smartphone entry-level yang lain dengan harga yang tetap terjangkau. Hal ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk upgrade tanpa harus menguras isi dompet.
 
Spesifikasi  Poco M3
Prosesor Qualcomm Snapdragon 662
GPU Adreno 610
OS Android 10/MIUI 12
RAM  6GB
Memori Internal 128GB
Kamera Belakang 48MP+2MP+2MP
Depan 8MP
Baterai 6000 mAh + quick charge 18W
Layar  6,53 inci FHD Plus
Harga Rp1.899.000 (4/64GB)
Rp2.299.000 (6/128GB)
 
 
9
Poco M3
Plus
  • Desain berbeda dan menarik
  • Performa dapur pacu memuaskan
  • Kemampuan kamera memuaskan
  • Daya tahan baterai panjang
  • Masih ada audiojack meskipun pakai USB-C
Minus
  • Pengalaman bermain game terasa tidak mengalami peningkatan
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan