Aquaman dan Orm.
Aquaman dan Orm.

Orvax, Penjahat Sebenarnya dari Film Aquaman

Teknologi poptech film aquaman
Ellavie Ichlasa Amalia • 25 Desember 2018 16:29
Jakarta: Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler dari film Aquaman. 

Dalam film superhero, villain memiliki peran yang sangat penting. Terkadang, para penonton justru lebih tertarik dengan sang penjahat daripada sang tokoh utama. Seperti Killmonger dari Black Panther atau Thanos dalam Avengers: Infinity War.

Dalam film Aquaman, Anda pasti ingat dengan Orm dan Black Manta. Namun, penjahat sebenarnya dari film itu justru tidak pernah tampil di layar, seperti yang disebutkan CBR

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ialah Orvax, ayah dari Orm yang sempat menjabat sebagai Raja Atlantis. Dia juga adalah orang yang mengasingkan Atlanna, ibu Orm dan Arthur. Pria itu tidak muncul dalam film. Dia disebutkan telah mati ketika konflik dalam film muncul. Namun, pengaruhnya tetap terlihat pada Orm.  Orvax adalah mantan Raja Atlantis. Setelah Atlanna pergi ke darat dan menikah dengan seorang penjaga mercusuar, yang berujung dengan kelahiran Arthur Curry, dia kembali ke kerajaannya untuk memenuhi tugasnya. Dia menikahi Orvax, yang menjadi gila kekuasaan dan ingin agar ratunya dieksekusi. 



Di bawah kepemimpinan Orvax, Atlantis menjadi kerajaan yang terisolasi dan membuat masyarakatnya membenci orang-orang yang tinggal di darat. Namun, itu bukanlah kejahatan terbesarnya. Kejahatan terbesarnya adalah perilakunya yang membentuk perilaku Orm, anaknya. 

Dalam film, terlihat jelas bahwa Orm bukanlah orang baik. Dia tidak segan untuk membunuh orang-orang yang tidak sepaham dengannya dan memaksa orang di sekitarnya untuk melakukan apa yang dia inginkan.

Namun, dalam film, juga ditunjukkan motivasinya untuk melakukan semua hal yang dia lakukan. Dia hanya ingin memastikan Atlantis aman, dengan cara memusnahkan manusia, yang dianggap sebagai ancaman terbesar untuk Atlantis. 

Sayangnya, kebencian dan rasa kehilangannya setelah Atlanna diasingkan dan pengaruh dari sang ayah membuatnya tidak bisa melihat perubahan dalam dirinya sendiri. Dia tidak sadar bahwa perang dengan manusia di darat tidak akan membuat Atlantis lebih aman. Sebaliknya, itu justru akan menempatkan rakyatnya dalam bahaya. 

Siapa yang menanamkan ide untuk memusnahkan semua manusia? Orvax, ayah Orm.

Orvax berbohong pada Orm tentang apa yang terjadi pada Atlanna, membuat Orm menyalahkan manusia di darat akan kehilangan ibunya. Rasa benci ini dan fakta bahwa dia adalah seorang raja dengan militer yang kuat memungkinkan dia untuk melanjutkan ambisi sang ayah untuk berperang melawan manusia. 

Untuk bisa memusnahkan manusia, Orm harus menyatukan kerajaan Atlantis yang terpecah. Hanya saja, tidak semua orang setuju dengan pendapatnya. Untuk memenangkan kesetiaan dari para pemimpin lain, dia menggunakan segala cara.

Untuk mendapatkan dukungan Nereus dari Xebel dia membayar Black Manta untuk membuat serangan, seolah-olah manusia secara aktif berusaha berperang dengan Atlantis. 



Tahu bahwa Black Manta alias David Kane sangat membenci Aquaman, Orm memanfaatkan hal itu untuk keuntungannya sendiri.

Dia mempersenjatai Kane dengan armor dan senjata khusus dari Atlantis. Dia bahkan membiarkan satu kelompok pasukannya untuk membantu Black Manta. Semua dia lakukan hanya agar Black Manta membunuh Arthur Curry. 

Apa yang Orm lakukan pada Black Manta sama seperti yang Orvax lakukan pada Orm. Dia memanfaatkan orang yang tengah bersedih dan memanipulasinya untuk melakukan apa yang dia mau. 

Orm baru menyadari bahwa hubungannya dengan sang ayah tidak baik pada akhir film, ketika dia tahu bahwa sang ibu masih hidup dan ayahnya telah membuatnya jadi orang yang kejam dan tidak pantas untuk menjadi seorang raja. 


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi