Ilustrasi New Hoirzons mendekati Ultima Thule.  (NASA/JHUAPL/SwRI/Steve Gribben)
Ilustrasi New Hoirzons mendekati Ultima Thule. (NASA/JHUAPL/SwRI/Steve Gribben)

Ultima Thule Punya Bentuk Seperti Manusia Salju

Teknologi antariksa nasa poptech
Ellavie Ichlasa Amalia • 03 Januari 2019 12:19
Jakarta:Pada tahun baru, pesawat New Horizons milik NASA melewati objek luar angkasa misterius yang ada di bagian terjauh dari tata surya.
 
Batu luar angkasa yang dinamai (486958) 2014 MU69 itu lebih dikenal dengan nama Ultima Thule. Ia terletak 6,5 miliar kilometer dari Bumi dan 1,6 miliar kilometer dari Pluto, menjadikan Ultima Thule sebagai objek terjauh yang pernah diamati oleh manusia, lapor Business Insider.
 
New Horizons mengambil ratusan foto ketika ia terbang dengan kecepatan 51 ribu kilometer per jam. Kemarin, para peneliti NASA dengan bangga memamerkan foto-foto yang mereka ambil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bentuknya seperti manusia salju," kata Alan Stern, pemimpin misi New Horizons, menjelaskan bentuk dari Ultima Thule dana konferensi pers pada hari Rabu. Stern menjelaskan bahwa MU69 terlihat seperti dua objek berbeda yang kini menjadi satu.
 

 
Jeff Moore, ahli geologi planet dan salah satu peneliti dalam misi New Horizons, berkata bahwa kemungkinan, dua objek yang membentuk MU69 saling menabrak satu sama lain pada kecepatan beberapa mil per jam, seperti ketika Anda hendak memarkir mobil.
 
"Jika Anda menabrak mobil lain pada kecepatan itu, Anda bahkan mungkin tidak perlu meminta asuransi," katanya.
 
Para peneliti mengatakan bahwa MU69 adalah komet bi-lobat yang tidak pernah mendekati matahari. Saat ini, objek yang lebih besar disebut sebagai "Ultima", sementara bagian yang lebih kecil disebut "Thule".
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi