Ilustrasi. (WCCF Tech)
Ilustrasi. (WCCF Tech)

Harga HP Bisa Naik Lagi? Krisis Chip RAM Diprediksi Mencapai Puncaknya pada 2027

Cahyandaru Kuncorojati • 13 Juli 2026 13:47
Ringkasnya gini..
  • SK hynix memprediksi 2027 menjadi tahun dengan kekurangan pasokan chip RAM terburuk dalam sejarah.
  • ermintaan AI yang melonjak membuat produsen memori memprioritaskan chip premium dibanding pasar konsumen.
  • Jika pasokan tetap ketat, harga smartphone, laptop, dan perangkat elektronik berpotensi ikut meningkat.
Jakarta: Harga smartphone berpotensi kembali mengalami tekanan dalam beberapa tahun ke depan. Penyebabnya bukan hanya meningkatnya permintaan perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI), tetapi juga ancaman krisis pasokan chip RAM yang diperkirakan mencapai titik terburuk pada 2027.
 
Peringatan tersebut datang dari CEO SK hynix, Kwak Noh-jung. Menurutnya, industri memori global akan menghadapi kekurangan pasokan paling parah sepanjang sejarah pada 2027. 
 
Bahkan, kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut hingga dekade berikutnya karena permintaan tumbuh lebih cepat dibanding kemampuan industri untuk memproduksi chip memori, dikutip dari laporan WCCF Tech.

Bagi konsumen, kondisi ini dapat berdampak langsung pada harga berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone, laptop, PC, hingga konsol game.
 

Mengapa Krisis RAM Bisa Terjadi?

RAM merupakan salah satu komponen utama dalam hampir semua perangkat elektronik modern. Selain smartphone dan komputer, chip memori kini juga menjadi fondasi penting bagi server AI yang digunakan untuk menjalankan layanan seperti chatbot, generative AI, hingga pusat data skala besar.
 
Ledakan investasi AI membuat produsen memori dunia lebih banyak mengalokasikan kapasitas produksinya ke jenis memori bernilai tinggi, seperti HBM (High Bandwidth Memory) yang digunakan pada akselerator AI, serta LPDDR5X untuk perangkat premium.
 
Akibatnya, produksi memori yang umum digunakan di smartphone kelas menengah, entry-level, PC, maupun laptop tidak bertambah secepat permintaan pasar.
 

Tiga Produsen Terbesar Sudah Memberikan Sinyal yang Sama

Prediksi SK hynix bukan menjadi peringatan pertama. Sebelumnya, eksekutif Samsung Electronics juga menyampaikan bahwa 2027 berpotensi menjadi periode paling berat bagi industri memori. 
 
Sementara itu, Micron menyebut kondisi saat ini baru tahap awal karena kapasitas produksi DRAM dan NAND mereka dalam beberapa tahun mendatang diperkirakan hanya mampu memenuhi sekitar 40-50 persen kebutuhan pasar.
 
Artinya, tiga produsen memori terbesar dunia sama-sama melihat adanya kesenjangan besar antara permintaan dan kemampuan produksi.
 

AI Menjadi Pendorong Utama Permintaan

Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika permintaan memori lebih banyak berasal dari pasar smartphone dan PC, kini pertumbuhan terbesar datang dari infrastruktur AI.
 
Pusat data membutuhkan memori berkapasitas besar untuk menjalankan model AI yang semakin kompleks. Di sisi lain, banyak perusahaan teknologi juga mulai mengamankan pasokan chip memori melalui kontrak jangka panjang.
 
Situasi tersebut membuat produsen memori lebih memprioritaskan pelanggan bernilai tinggi dibanding pasar konsumen.
 

Dampaknya Bisa Terasa pada Harga Smartphone

Bagi pengguna smartphone, dampak yang paling mungkin dirasakan adalah kenaikan biaya produksi perangkat.
 
RAM merupakan salah satu komponen dengan kontribusi biaya yang cukup besar dalam sebuah smartphone. Ketika harga DRAM maupun NAND meningkat, produsen memiliki dua pilihan: menyerap kenaikan biaya tersebut atau meneruskannya ke harga jual perangkat.
 
Akibatnya, smartphone baru berpotensi mengalami kenaikan harga, terutama model yang menawarkan RAM besar dan kapasitas penyimpanan tinggi.
 
Tekanan serupa juga bisa terjadi pada laptop, PC rakitan, kartu grafis, hingga konsol game karena semuanya bergantung pada pasokan chip memori.
 

Produsen Mulai Menambah Pabrik, tetapi Butuh Waktu

Untuk mengatasi lonjakan permintaan, SK hynix, Samsung, dan Micron telah menyiapkan investasi miliaran dolar AS guna membangun fasilitas produksi baru.
 
SK hynix bahkan mempertimbangkan pembangunan pabrik di Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, hingga Asia Tenggara. Micron juga telah memulai pembangunan fasilitas baru untuk meningkatkan produksi DRAM.
 
Namun, pembangunan pabrik semikonduktor bukan proses yang cepat. Mulai dari konstruksi hingga produksi massal dapat memakan waktu beberapa tahun. Karena itu, tambahan kapasitas tersebut diperkirakan belum cukup untuk langsung menghilangkan kekurangan pasokan pada 2027.
 

Mana yang Sudah Dipastikan dan Mana yang Masih Prediksi?

Penting dipahami bahwa belum ada kepastian harga smartphone akan naik pada 2027.
 
Yang sudah disampaikan secara resmi adalah pandangan para petinggi industri memori mengenai kondisi pasokan. CEO SK hynix memperkirakan 2027 menjadi tahun dengan kekurangan pasokan memori paling berat dalam sejarah, sementara Samsung dan Micron juga mengindikasikan tren serupa.
 
Adapun dampak terhadap harga smartphone, laptop, dan perangkat elektronik lainnya masih berupa konsekuensi yang sangat mungkin terjadi, mengingat RAM merupakan salah satu komponen penting dalam biaya produksi perangkat.
 
Jika permintaan AI terus meningkat tanpa diimbangi kapasitas produksi baru yang memadai, tekanan terhadap harga komponen diperkirakan masih akan terasa hingga setelah 2030.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA