Tanggal 16 Juli 2019 merayakan 50 tahun perjalanan Apollo 11 ke Bulan.
Tanggal 16 Juli 2019 merayakan 50 tahun perjalanan Apollo 11 ke Bulan.

50 Tahun Lalu, Apollo 11 Mulai Perjalanan ke Bulan

Teknologi antariksa
Lufthi Anggraeni • 17 Juli 2019 07:57
Jakarta: Tanggal 16 Juli menandai tahun ke 50 sejak astronot Neil Armstrong, Buzz Aldrin dan Michael Collins memulai perjalanan bersejarah mereka ke bulan. Perjalanan ketiganya ke satelit bumi tersebut terjadi pada tahun 1969 lalu, pada pukul 6.45 pagi.
 
Pada pukul 9.32 pagi, roket Saturn V NASA diaktifkan dan lepas landas dari landasan peluncuran 39A berkat dorongan berkekuatan gaya 34,5 juta newton. Peluncuran roket tersebut juga disambut oleh cuaca cerah, diiringi sorakan dari penonton di Kennedy Space Center.
 
Dua menit dan 42 detik setelah peluncuran, roket melepaskan mesin pendorong tahap pertama, yang jatuh ke Samudera Atlantik. Setelah menjatuhkan bagian penghubung dan menara peluncuran, roket ini melepaskan mesin pendorong tahap kedua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kurun waktu 10 detik kemudian, mesin tahap ketiga diaktifkan, kemudian 11 menit dan 39 detik setelah peluncuran, pesawat luar angkasa mencapai orbit elips di sekitar bumi, menjelajah dengan kecepatan 17.432 mph atau 28.000 kph.
 
Pesawat luar angkasa ini membawa kru Apollo 11, bersama tangki bahan bakar, sel bahan bakar, tangki oksigen dan hidrogen, pasokan dan makanan untuk kru, kamera, paket Early Apollo Scientific Experiment, instrumen dan peralatan penelitian ilmiah tambahan, dan alat untuk mengumpulkan sampel di permukaan bulan.
 
Saat astronot berada dalam modul komando mengorbitkan Bumi, modul lunar atau dikenal sebagai The Eagle, tersimpan dengan aman di bagian bawahnya.
 
Beberapa hari setelah meluncur dari Florida, Armstrong dan Aldrin mendarat di Eagle di Sea of Tranquility di bulan, dan melangkah ke permukaan satelit bumi tersebut.
 
Tekanan perang dingin antara Amerika Serikat dan kala itu Uni Soviet, memunculkan persaingan di ranah luar angkasa. Namun, Apollo 11 memiliki dampak lebih besar dari sekadar kemenangan politik untuk klaim sebagai yang pertama tiba di bulan.
 
Kesuksesan misi peluncuran dan pendaratan ini masih menjadi batu ujian budaya di seluruh dunia.
 
Pekan ini, institusi di seluruh Amerika Serikat dan sekitarnya merayakan Apollo 11, diikuti sejumlah acara Apollo lain untuk merayakan peluncuran, pendaratan, dan kembalinya astronot dan pesawat luar angkasa Apollo 11.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif