NASA kembali mengumumkan penundaan peluncuran misi Artemis 1.
NASA kembali mengumumkan penundaan peluncuran misi Artemis 1.

NASA Tunda Lagi Misi Artemis 1 ke Bulan

Lufthi Anggraeni • 03 Oktober 2022 16:19
Jakarta: NASA kembali mengumumkan penundaan peluncuran misi Artemis 1, sekitar tanggal 12 hingga 27 November 2022 mendatang. Sebelumnya, misi ke bulan NASA ini juga sempat ditunda menjadi bulan September 2022.
 
Mengutip Space.com, NASA memutuskan untuk menunda peluncuran Artemis 1 yang awalnya dijadwalkan pada tanggal 27 September 2022 akibat Badai Ian yang tengah melanda pesisir timur Amerika Serikat.
 
Akibat penundaan ini, Artemis 1 harus kembali ke Vehicle Assembly Building (VAB) dari Pad 39B di Kennedy Space Center (KSC), lokasi peluncurannya sebelum ditunda. NASA juga memastikan bahwa roket tersebut tidak mengalami kerusakan meski terdampak oleh badai. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim misi Artemis 1 dilaporkan akan kembali menguji roket tersebut guna memastikan sertifikasi sistemnya. Penundaan kali ini bukanlah keputusan pertama NASA, sebab sebelumnya, Artemis 1 gagal meluncur akibat satu dari empat mesin pada roket menolak menurunkan suhu hingga tingkat dingin operasional yang dibutuhkan.
 
Kala itu, teknisi menyimpulkan hal ini terjadi akibat pembacaan sensor yang tidak akurat. Sebagai informasi, Artemis 1 merupakan misi pertama dari program Artemis NASA, program yang bertujuan untuk membawa manusia kembali ke Bulan.
 
Artemis 1 direncanakan akan mengirimkan pesawat Orion tanpa awak untuk perjalanan panjang ke orbit Bulan dan kembali lagi ke Bumi. Misi Artemis 1 tanpa awak ini akan mengirim Orion terbang melintasi bulan dengan pesawat ruang angkasa tersebut kembali ke Bumi enam minggu kemudian.
 
Jika misi uji berhasil, NASA akan mengirim astronot di jalur penerbangan sama untuk misi Artemis 2. NASA dilaporkan berencana untuk meluncurkan Artemis 2 bersama astronot untuk mengelilingi Bulan pada tahun 2024 mendatang.
 
Sementara itu, peluncuran Artemis 3 ditujukan untuk mendaratkan kru di dekat kutub selatan Bulan pada sekitar tahun 2025 atau 2026. NASA juga menjadikan Artemis 3 sebagai upayanya dalam menempatkan wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama di permukaan bulan dalam pendaratan berawak pertama dalam lima dekade.
 
Selain itu, NASA turut berencana menggunakan misi awal Artemis ini untuk membangun pangkalan bulan yang dapat dipakai misi jangka panjang.
 
Agensi antariksa Amerika Serikat ini berharap, kesuksesan membangung pangkalan bulan ini dapat menjadi cetak biru atau blueprint untuk misi astronot pertama ke Mars yang ditargetkan pada akhir tahun 2030an.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif