Master Chief Jadi Tokoh Utama Seri TV Halo
Master Chief tidak pernah menunjukkan wajahnya.
Jakarta: Master Chief akan menjadi salah satu tokoh utama dalam seri TV Halo buatan Showtime, ungkap President of Programming Showtime, Gary Levine pada IGN, meski dia tidak akan menjadi satu-satunya protagonis dalam film.

Levine berkata, Showtime berencana untuk menayangkan seri TV ini pada 2020. Dia mengonfirmasi, seri TV ini akan mengambil tempat di "berbagai lokasi" di "planet lain" yang berarti kemungkinan, sebagian besar proses syuting film ini akan dilakukan di dalam studio.

Dalam diskusi Television Critics Association, Levine dan Showtime dan CEO David Nevis memberikan sedikit informasi tentang seri TV yang telah ditunggu-tunggu ini. Mereka tidak mau menyebutkan bahwa mereka mencoba untuk meniru kesuksesan Game of Thrones dengan seri TV Halo ini.


"Seri ini memiliki genre yang sangat berbeda. Film ini merupakan science-fiction dengan latar belakang luar angkasa dan bukannya fantasi," kata Nevins.

"Kami memerlukan waktu lama untuk mendapatkan skenario untuk film ini, tapi kami merasa film ini sangat menarik dan cocok untuk tampil di Showtime. Dan seri TV ini akan menjadi populer."

Dalam game, Master Chief tidak pernah memperlihatkan wajahnya. Ketika ditanya tentang kesulitan membuat film dengan karakter yang tidak pernah memperlihatkan wajahnya sebagai tokoh utama, Nevins mengaku bahwa fakta Master Chief tidak pernah menunjukkan wajahnya merupakan "pertanyaan kunci dan memiliki peran penting dalam seri TV buatan kami."

Ketika ditanya apakah seri TV Halo akan membuat cerita baru atau menggunakan cerita yang telah ada, Levine berkata, "ini adalah cerita baru tapi kami sangat menghargai canon dan bekerja sama dengan Microsoft 343 untuk memastikan bahwa kami tidak mengacaukan cerita canon."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.