Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tiongkok Mau Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Luar Angkasa

Teknologi poptech
Ellavie Ichlasa Amalia • 19 Februari 2019 11:13
Jakarta:Tiongkok ingin membangun pembangkit listrik di luar angkasa yang akan mengitari Bumi pada ketinggian 36 ribu kilometer.
 
Menurut media pemerintah Science and Technology Daily, para peneliti Tiongkok berencana membuat dan meluncurkan pembangkit listrik kecil ke stratosfer pada periode antara 2021 dan 2025. Pada tahun 2030, mereka berencana meningkatkan kapasitas pembangkit listrik itu ke level megawatt dan ke level gigawatt pada 2050.
 
Pembangkit listrik tenaga surya di luar angkasa bisa memberikan sumber energi bersih tak terbatas karena tidak ada interfensi dari atmosfer. Selain itu, pembangkit listrik itu juga bisa terus menerus mendapatkan paparan matahari karena tidak ada malam, lapor Engadget.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


China Academy of Space Technology Corporation mengklaim bahwa pembangkit listrik seperti itu bisa diandalkan untuk terus menghasilkan energi dan memiliki intensitas enam kali dari pembangkit listrik tenaga surya yang ada di Bumi.
 
Peneliti Tiongkok berencana mengubah energi matahari menjadi listrik di luar angkasa sebelum mengirimkannya ke Bumi menggunakan gelombang microwave atau laser, dan memasukkan listrik itu ke jaringan listrik melalui sistem penerima yang ada di Bumi.
 
Tentu saja ada beberapa tantangan yang harus diselesaikan oleh para peneliti Tiongkok, seperti bobot pembangkit listrik yang kemungkinan mencapai 1.000 ton. Ini berarti pembangkit listrik itu tidak akan bisa dikirimkan ke luar angkasa dengan mudah.
 
Para peneliti mempertimbangkan untuk merakit pembangkit listrik itu di luar angkasa menggunkan robot dan 3D printer. Hal lain yang harus dipertimbangkan efek radiasi gelombang microwave ke atmosfer.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif