NEWSTICKER
Salah satu bintang paling cerah, Betelgeuse, dilaporkan mulai meredup dan dirumorkan akan segera mengalami fase Supernova.
Salah satu bintang paling cerah, Betelgeuse, dilaporkan mulai meredup dan dirumorkan akan segera mengalami fase Supernova.

Salah Satu Bintang Tercerah Mulai Meredup

Teknologi antariksa teknologi
Lufthi Anggraeni • 24 Februari 2020 17:13
Jakarta: Salah satu bintang paling dikenal dan tercerah di langit malam bernama Betelgeuse kini mulai meredup. Tingkat kecerahan bintang ini dilaporkan berkurang separuh dari tingkat kecerahannya pada lima bulan lalu.
 
Mengutip Business Insider, ilmuwan mengemukakan sejumlah hipotesis terkait dengan kecerahan Betelgeuse ini. Ilmuwan menyebut bahwa karena Betelgeuse merupakan bintang raksasa berwarna merah, bintang ini akan meledak di masa mendatang dalam sebuah supernova.
 
Pemudaran cahaya ini disebut dapat mengindikasikan bahwa bintang tengah memasuki fase pra-supernova, yaitu meredup dan runtuh sebelum meledak. Namun, astronomer tidak sepakat bahwa Betelgeuse akan segera meledak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebab, Betelgeuse telah mengalami fase meredup dan kembali cerah sebelumnya, meski disebut tidak sedramatis ini. Betelgeuse merupakan bintang raksasa berwarna merah yang berdenyut, artinya ukuran dan kecerahannya dapat berubah berdasarkan aktivitas dari sel konveksi di permukaan dan panas di atmosfernya.
 
Sementara itu, astronomer masih belum memiliki penjelasan pasti terkait dengan meredupnya cahaya Betelgeuse ini. Selain itu, kecepatan rata-rata peredupan cahaya Betelgeuse ini melambat selama minggu lalu.
 
Betelgeuse tampak kemerahan jika dilihat dengan mata telanjang, namun bintang ini tampak kebiruan pada gambar yang diambil oleh Wide-field Infrared Survey Explorer milik NASA, sebab teleskop ruang angkasa mengukur panjang gelombang inframerah cahaya.
 
Betelgeuse juga dapat dipotret dengan ukuran lebih besar, sebab ukuran bintang ini yang cukup besar dan perkiraan jarak bintang ini dari Bumi cukup dekat. Betelgeuse diperkirakan berjarak sejauh 600 tahun cahaya dari Bumi.
 
Astronomer mulai menemukan perubahan pada kecerahan Betelgeuse dan bentuknya. Edward Guinan, profesor astronomi di Villanova University, kepada Astronomer Telegram mengungkap bahwa cahaya bintang ini telah banyak meredup, melengserkannya dari daftar 20 bintang tercerah di langit malam.
 
Meskipun demikian, Guinan menyebut fenomena ini bukanlah fase menuju supernova. Berjarak 600 tahun cahaya dari Bumi, peredupan cahaya yang dilihat oleh astronomer saat ini disebut terjadi pada 600 tahun lalu.
 
Sementara itu, astronomer mencatat bahwa tingkat meredupnya Betelgeuse lebih stabil dalam 10 hari terakhir. Namun beberapa pekan mendatang akan menjadi waktu kritis bagi astronomer dalam pengamatan kecerahan pancaran cahaya bintang ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif