Blue Cave AC2600 memiliki desain yang unik yakni di bagian tengahnya terdapat lubang dengan sisi dalam berwarna biru dan di bagian belakangnya terdapatnya banyak aksen lubang-lubang kecil.
Router ini hadir dengan teknologi Dual Band (2,4Ghz dan 5GHz) yang didukung dengan 4 internal antena. Selain itu, router ini mendukung jaringan standar IEEE 802.11 a/b/g/n/ac.
Tersedia juga ruang memori penyimpanan RAM 512MB DDR3 dan memori internal jenis flash memory 128MB. Ada 3 jenis port yang tersedia di bagian belakangnya, yaitu 1 port Gigabit WAN, 4 port Gigabit LAN, dan 1 port USB 3.1.

Melihat desainnya, tentu saja banyak pihak yang bertanya apa fungsi tambahan dari bentuk lubang di tengah router tersebut. Mendengarkan penjelasan ASUS dalam sebuah video terkait Blue Cave AC2600 tampaknya tidak ada sesuatu yang spesial.
Networking Product Manager ASUS, Alsa Lo menjelaskan bahwa pencapaian yang dilakukan ASUS lewat Blue Cave AC2600 adalah membuat router yang umumnya memiliki antena di bagian luar menjadi berada di bagian dalamnya.
Lebih dari itu Lo tidak menjelaskan kelebihan dari lingkaran biru yang ada para router ASUS tersebut. Namun dari sisi desain Blue Cave AC2600 menjadi router yang bisa menjadi penghias ruangan yang menarik, tidak terlihat seperti router.
ASUS router Blue Cave AC2600 dijual dengan harga USD180 (Rp2,4 juta). Meskipun tidak ada keunggulan teknis yang dimilikinya dibandingkan router ASUS lainnya tapi Blue Cave AC2600 sudah mendukung integrasi dengan beragam software smart home atau IoT yang ditawarkan Amazon maupun Google.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News