Sony Xperia XA2 dan XA2 Ultra sudah mengadopsi Android Oreo, serta didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 630. Selain itu, keduanya juga punya kamera belakang 23MP dengan dukungan perekaman video 4K.
Selain itu, kamera belakang ponsel ini juga berbekal kemampuan merekam video slow-motion 120fps serta fotografi pada kondisi pencahayaan redup lebih baik. Sementara itu, bezel bagian bawah dan atas hadir dengan ketebalan lebih tipis.
Bagian belakang smartphone tersebut berbalut alumunium dengan sentuhan premium, seperti kaca berlekuk 2,5D serta detil di bagian tepi presisi atau disebut sebagai bezel chamfered. Perangkat kelas menengah juga dibekali sensor pemindai sidik jari berbentu lingkaran di bawah kamera.
Sony XA2 hadir dengan ukuran layar 5,2 inci 1080p, lebih besar jika dibandingkan panel model pendahulunya berlayar 5 inci 720p. Selain itu, di bagian depan perangkat juga kamera beresolusi 8MP dengan lensa bersudut pandang luas, yaitu 120 derajat.
Sedangkan Sony Xperia XA2 Ultra hadir dengan layar 6 inci 1080p dan kamera depan ganda. Selain lensa bersudut pandang luas, Sony juga membekali kamera 16MP ponsel cerdas ini dengan Optical Image Stabilization (OIS).
XA2 berbekal baterai 3.300 mAh tersedia di Amerika Serikat, dalam pilihan warna perak, hitam, biru dan pink. Versi Ultra berbekal baterai 3.580 mAh dalam warna perak, hitam, biru, dan emas.
Sementara itu, Xperia L2 juga mengadopsi desain metalik dan sensor sidik jari di bagian belakang yang sama, dengan layar HD berukuran 5,5 inci. Ponsel ini juga didukung kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP bersudut pandang 120 derajat, serta baterai berkapasitas 3.300 mAh.
Perangkat versi lebih terjangkau ini menggunakan Android 7.1.1 Nougat dengan RAM 3GB dan ruang penyimpanan internal 32GB dengan bekal slot microSD. Perangkat yang akan dipasarkan di Amerika Serikat tersebut tersedia dalam warna hitam, emas dan pink.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News