Coding adalah bahasa pemrograman yang digunakan pada banyak hal, mulai dari membuat situs hingga aplikasi atau software termasuk di game. Tim dari University of Copenhagen ternyata terinspirasi dari ChatGPT untuk membuat teknologi AI bernama MarioGPT.
Namanya memang mengingatkan kita pada game klasik di era Nintendo, dan dugaan kita benar. MarioGPT memiliki kemampuan untuk menghasilkan coding dari level game klasik Mario Bros berdasarkan permintaan kita.
Dikutip dari situs Kotaku, MarioGPT menggunakan teknologi model GPT generasi kedua untuk menghadirkan kemampuan yang disebut sebagai text-to-level. Anggota tim peneliti bernama Sebastian Risi mengklaim ini adalah yang pertama di dunia menawarkan kemampuan text-to-level.
Want to create your next game levels through natural language ?????????? Wait no more, we present:
— Sebastian Risi (@risi1979) February 14, 2023
"MarioGPT: Open-Ended Text2Level Generation through Large Language Models".
PDF: https://t.co/oZX5Jk1sX9
MarioGPT also predicts the player's path! pic.twitter.com/fMwSlqRkaa
Risi mengaku bahwa tidak semua permintaan pengguna MarioGPT bisa diterjemahkan ke dalam emulator game Mario Bros dengan benar, namun menurutnya tingkat kesuksesannya jauh lebih besar.
Tujuan tim Risi dari University of Copenhagen bukan menghidupkan kembali game Mario Bros, tentu saja hal ini akan melanggar hak cipta dan paten Nintendo. Perusahaan game itu bisa saja mengajukan gugatan hukum apabila MarioGPT dimonetisasi.
Risi mengakui bahwa MarioGPT merupakan contoh dari model open-source yang membantu siapapun untuk belajar membuat game. Jadi tanpa memiliki keahlian bahasa pemrograman yang mendalam, siapapun bisa mencoba menciptakan game ke depannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News