Mengutip Phone Arena, bocoran gambar yang muncul menunjukkan desain final perangkat ini dalam dua varian warna berbeda terlihat elegan, sekaligus menegaskan bahwa perusahaan berambisi menghadirkan pengalaman premium pada ponsel lipat generasi berikutnya.
Beberapa render yang beredar di media sosial dan platform berbagi foto telah memperlihatkan tampilan Razr Fold secara utuh, dari tampilan depan dengan layar besar memanjang hingga tampilan belakang dengan modul kamera cukup mencolok.
Desain keseluruhan menunjukkan Motorola mengambil pendekatan yang lebih tinggi dan sempit untuk perangkat lipat, berbeda dari tren passport yang banyak diadopsi pabrikan lain. Sementara itu bocoran render menampilkan Motorola Razr Fold dalam dua pilihan warna utama, yaitu warna hitam gelap yang tampil sleek dan warna cerah yang memberikan kesan lebih elegan dan premium.
Masing-masing warna ini memperlihatkan finishing berbeda, namun keduanya menonjolkan estetika premium yang kini menjadi standar ponsel lipat flagship. Desain ini terlihat sangat mirip dengan ponsel lipat lain saat ini, terutama adopsi form factor lebih tinggi dan memanjang ketika dibuka penuh, pendekatan yang juga digunakan oleh seri Samsung Galaxy Z Fold.
Namun, perbedaan terlihat pada modul kamera belakang berukuran besar, berpotensi menunjukkan penekanan Motorola pada aspek fotografi sebagai salah satu fitur andalan. Render bocoran tersebut juga menunjukkan bahwa Razr Fold berbekal modul kamera belakang besar dan mencolok.
Modul ini menandakan Motorola kemungkinan tidak ingin berkompromi soal kemampuan fotografi pada perangkat lipat ini. Modul tersebut terlihat menampung beberapa lensa kamera, berpotensi mencakup lensa utama berkualitas tinggi dan sensor sekunder untuk kebutuhan zoom atau sudut lebar.
Kesan modul kamera besar ini mencerminkan tren di segmen lipat premium, sebab banyak konsumen mengharapkan smartphone tidak hanya fleksibel secara form factor, tetapi juga unggul dalam kualitas foto dan video.
Bocoran ini membuka harapan bahwa Razr Fold akan menyaingi perangkat lipat lain dari segi kamera, meskipun detail teknis spesifikasinya belum terungkap. Salah satu hal paling menarik dari render ini adalah konfirmasi bahwa Motorola Razr Fold akan mengadopsi desain lipat buku, bukan desain lipat clamshell seperti kebanyakan model Razr sebelumnya.
Hal ini merupakan langkah penting bagi Motorola, yang selama ini lebih dikenal dengan seri Razr flip berdesain ringkas, untuk memasuki pasar perangkat lipat layar besar dengan fungsi lebih mirip tablet saat dibuka.
Pendekatan lipat buku memberikan lebih banyak ruang layar ketika dibuka, berkemampuan meningkatkan pengalaman produktivitas, multitasking, dan konsumsi konten dibandingkan dengan model lipat vertikal atau flip.
Hal ini menjadikan Razr Fold sebagai perangkat lebih fleksibel bagi pengguna yang membutuhkan perpaduan antara portabilitas dan fungsi layar besar. Bocoran mengenai Motorola Razr Fold ini muncul menjelang ajang teknologi besar CES 2026, umumnya menjadi ajang peluncuran perangkat terbaru dari berbagai pabrikan global.
Keberadaan render dan materi pemasaran tampak resmi ini memperkuat spekulasi bahwa Motorola akan memperkenalkan Razr Fold secara resmi di acara tersebut, berpotensi disertai dengan perangkat lain seperti aksesori pendukung.
Peluncuran di CES juga memberi kesempatan bagi Motorola untuk memposisikan Razr Fold sebagai alternatif menarik di pasar ponsel lipat premium, terutama mengingat pengalaman Motorola sebelumnya dalam mempopulerkan desain flip melalui seri Razr 50 dan Razr+ yang sudah lebih dulu tersedia di pasar.
Masuknya Motorola ke ranah lipat buku mencerminkan persaingan yang kian ketat di pasar smartphone foldable. Saat ini, ponsel seperti Samsung Galaxy Z Fold 8 telah menjadi salah satu perangkat lipat flagship kuat di pasar global, dan berbagai pabrikan lain seperti Google dan OnePlus juga terus melakukan inovasi di segmen ini.
Kehadiran Razr Fold diperkirakan akan menjadi penantang serius dalam kategori book-style foldable karena berdesain serupa namun tetap membawa karakter silsilah Razr.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News