Apple secara resmi mengumumkan kerja sama dengan Google untuk menggunakan teknologi AI Gemini sebagai dasar bagi Siri versi terbaru.
Apple secara resmi mengumumkan kerja sama dengan Google untuk menggunakan teknologi AI Gemini sebagai dasar bagi Siri versi terbaru.

Apple Resmi Gunakan Gemini untuk Tenagai Siri Versi AI Terbaru

Lufthi Anggraeni • 13 Januari 2026 07:44
Jakarta: Apple telah secara resmi mengumumkan langkah besar dalam pengembangan kecerdasan buatannya dengan memilih Google Gemini sebagai teknologi utama untuk memacu asisten suara Siri yang ditingkatkan berbasis AI.
 
Mengutip GSM Arena, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi multi-tahun dengan model AI generasi terbaru milik Google akan menjadi fondasi penggerak fitur AI canggih di perangkat Apple di masa mendatang.
 
Dalam pernyataan bersama, Apple dan Google mengatakan bahwa kemitraan ini akan memungkinkan Siri versi berikutnya meningkatkan kemampuannya secara signifikan, termasuk pemahaman bahasa lebih dalam, pemrosesan konteks lebih rumit, serta respons lebih akurat dan responsif bagi jutaan pengguna iPhone, iPad, dan ekosistem perangkat Apple lainnya.

Google Gemini adalah keluarga model AI berbasis large language model (LLM) hasil pengembangan Google DeepMind dan Google AI, dikenal masyarakat berkat kemampuan menangani tugas komputasi rumit seperti pemahaman bahasa alami, penalaran konteks, dan pemrosesan multimodal seperti teks, suara, dan gambar.
 
Integrasi ini menandai langkah signifikan bagi Apple, yang telah lama mengembangkan AI internalnya melalui platform Apple Intelligence. Apple menyatakan bahwa setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai teknologi kecerdasan buatan, platform Gemini dinilai menjadi basis paling mampu untuk memenuhi kebutuhan model AI Apple.
 
Kemampuan itu terutama dalam konteks pengembangan asisten virtual cerdas dan adaptif. Integrasi ini diproyeksikan akan membawa pengalaman pengguna Siri ke level baru lebih responsif, relevan, dan kaya konteks.
 
Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan infrastruktur cloud dan model generatif Google untuk mendukung pengembangan Apple Foundation Models (AFM), sehingga Siri tidak lagi hanya mengandalkan sistem internal Apple saja tetapi juga memanfaatkan kecanggihan AI milik Google.
 
Selain itu, kerja sama ini menunjukkan perubahan strategi besar bagi Apple, sebelumnya mengandalkan model AI internal dan pilihan lain seperti ChatGPT untuk fitur tertentu di Siri. Kini, dengan mengandalkan Gemini, Apple berharap dapat mempercepat perkembangan fitur AI sambil tetap mempertahankan fokus kuat pada privasi pengguna, salah satu nilai inti perusahaan.
 
Penggunaan Gemini di dalam Siri juga terjadi pada waktu ketika persaingan AI global semakin intens. Google telah memimpin dalam pengembangan model besar, sementara Apple berusaha mengejar ketertinggalan dalam pemrosesan bahasa alami dan kemampuan-asisten berbasis AI rumit.
 
Kolaborasi ini memberikan Apple akses ke teknologi AI sangat maju, sekaligus memperluas jangkauan use case Siri jauh melampaui kemampuan yang dihadirkan pendahulunya. Kendati memanfaatkan AI dari Google, Apple menegaskan akan tetap memproses data pengguna melalui infrastruktur miliknya.
 
Pemprosesan Apple ini menggunakan konsep Private Cloud Compute dan tetap berpegang pada prinsip privasi yang selama ini dijunjung tinggi oleh perusahaan. Siri versi baru ini diperkirakan akan tetap menjalankan komputasi sensitif di dalam lingkungan kendali Apple.
 
Kemampuan ini dapat dilakukan tanpa mengirimkan data pribadi secara langsung ke server Google, meskipun model besar tersebut digunakan di belakang layar untuk memperkuat kemampuan AI. Integrasi Gemini diproyeksikan akan meluncur secara bertahap sepanjang tahun 2026, bersamaan dengan pembaruan sistem seperti iOS 26.x yang dijadwalkan rilis beberapa bulan mendatang.
 
Siri yang ditenagai Gemini diyakini akan memperkenalkan pemahaman percakapan lebih natural, penanganan konteks perintah yang taktis, serta jawaban lebih luas dan bernuansa. Kemitraan besar ini bukan hanya penting bagi Apple dan Google semata, tetapi juga berdampak pada persaingan dalam pasar AI generatif.
 
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa bahkan perusahaan teknologi besar pun kini bersedia menjalin hubungan strategis lintas ekosistem untuk mempercepat inovasi dan menghadirkan fitur lebih kompetitif bagi konsumen global.
 
Selain itu, langkah Apple ini juga dianggap sebagai pengakuan terhadap keunggulan teknologi AI Google Gemini dalam beberapa aspek, seperti kemampuan penalaran konteks kuat dan performa pemrosesan data berskala besar.
 
Integrasi ini berpotensi mengubah cara Siri berfungsi secara signifikan, membawa asisten virtual Apple lebih dekat ke fitur cerdas yang bersaing dengan asisten berbasis AI lain di pasar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan