Kode iOS 13.4 beta mengindikasikan kehadiran fitur baru memungkinkan iPhone menjadi kunci mobil.
Kode iOS 13.4 beta mengindikasikan kehadiran fitur baru memungkinkan iPhone menjadi kunci mobil.

iPhone Nantinya Bisa Jadi Kunci Mobil?

Teknologi teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 08 Februari 2020 08:32
Jakarta: Pada kode untuk iOS 13.4 beta, Apple dilaporkan menambahkan API baru bertajuk CarKey. API ini akan menggunakan chip NFC ponsel untuk berkomunikasi dengan mobil yang memiliki NFC dan mendukung fitur tersebut.
 
Berdasarkan kode iOS 13.4 beta tersebut, situs 9to5Mac juga menemukan bahwa API ini akan memungkinkan pengguna memulai mobil tanpa kunci. Pengguna juga akan menambahkan kunci mobil ke ponsel via aplikasi Apple Wallet dengan menempatkan iPhone di sebelah sensor NFC mobil selama proses setup.
 
Setelah kunci ditambahkan ke aplikasi, pengguna akan dapat memulai mobil dengan mengetukkan iPhone atau Apple Watch ke sensor mobil. Fitur keamanan Apple yaitu Face ID dilaporkan tidak dibutuhkan agar fitur CarKey ini dapat berfungsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, fitur ini disebut berfungsi seperti kartu transportasi, sehingga meski iPhone kehabisan daya baterai, pengguna masih dapat memulai mobil, sebab porsi kecil dari baterai telah dialokasikan untuk menjaga chip NFC tetap aktif.
 
Fitur lain yang ditemukan pada kode iOS 13.4 beta termasuk fitur kunci digital ini menghadirkan opsi untuk berbagi kunci mobil via aplikasi Wallet. Sehingga, pasangan atau anggota keluarga lain dapat menggunakan mobil tanpa harus bolak-balik menyerahkan kunci.
 
Hal ini juga mengindikasikan bahwa pengguna dapat menyimpan sejumlah kunci di Wallet, diperkirakan akan menguntungkan bagi perusahaan dengan kendaraan berjumlah banyak. Sebelumnya, Pemasok Apple seperti Foxconn, Quanta Computer dan LG Display berencana melanjutkan produksi mulai 10 Februari mendatang.
 
Foxconn juga telah mampu menebus insiden penutupan pabrik di Tiongkok dengan mengandalkan pabrik di Meksiko, India, dan Vietnam. Namun, pabrik-pabrik tersebut tidak dapat memenuhi permintaan mereka sendiri.
 
Dengan bantuan pabrik Foxconn di luar Tiongkok ini, produksi Apple tidak akan mengalami masalah selama pemerintah Tiongkok tidak memperluas pembatasan pada pabrik ini pada 10 Februari. Sementara itu, prospek Q1 Apple diprediksi analis Ming-Chi Kuo akan mengalami dampak dari penyebaran virus korona.
 
Kuo memprediksi penurunan pengapalan smartphone sebanyak 10 persen, menurun menjadi 30 hingga 40 juta unit untuk kuartal pertama tahun 2020, meski mendapatkan jaminan dari Foxconn pada pekan lalu.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif