Lenovo dilaporkan tengah bersiap merilis smartphone gaming dengan merek Legion.
Lenovo dilaporkan tengah bersiap merilis smartphone gaming dengan merek Legion.

Ponsel Lenovo Legion Klaim Punya Teknologi Pendinginan Baru

Teknologi teknologi lenovo
Lufthi Anggraeni • 05 Maret 2020 17:03
Jakarta: Lenovo tengah bersiap untuk merilis ponsel gaming pertamanya dengan merek Legion. Perangkat ini telah dikonfirmasi akan didukung chipset Qualcomm Snapdragon 865, dan baru-baru ini disebut memperoleh nilai di atas 600 ribu pada aplikasi benchmark AnTuTu.
 
Menurut laporan GSM Arena, GM Lenovo China Mobile Chen Jin yang menyebut bahwa ponsel gaming Legion ini akan hadir dengan teknologi pendinginan yang diklaimnya disruptif. Belum tersedia informasi detail terkait dengan teknologi pendinginan ini.
 
Meskipun demikian, Jin mengklaim bahwa pengalaman yang disuguhkan ponsel gaming pertama Legion dengan dukungan teknologi pendinginan ini akan lebih baik jika dibandingkan dengan ponsel gaming karya perusahaan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lenovo memiliki pengalaman solid dalam ranah PC gaming dan akan menarik untuk membuktikan kemampuan perusahaan ini dalam menghadirkan pengalamannya pada pasar smartphone.
 
Sebelumnya, Lenovo Indonesia mengumumkan ketersediaan jajaran notebook dan PC generasi terbaru mereka yang kini dilengkapi dengan Microsoft Office.
 
Lenovo menyebutkan program ini hadir dalam bentuk pemasangan aplikasi esensial Microsoft Office yang berlaku seumur hidup untuk pengguna produk Lenovo.
 
Mereka mengklaim program ini untuk menjawab kebutuhan para konsumen yang memerlukan perangkat dengan aplikasi pendukung produktivitas yang tepat.
 
Program ini berisi Microsoft Office Home & Student 2019 dengan nilai Rp1.799.000 yang berlaku seumur hidup. Ini berarti konsumen tak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli lisensi. Sementara itu, salah satu staf di Inputmag melaporkan bahwa unit Razr yang mereka miliki telah mulai terkelupas di bagian lipatan perangkat.
 
Unit ini memiliki gelembung udara berorientasi horisontal raksasa memisahkan antara lapisan atas dan panel layar. Kerusakan ini diklaim tidak disebabkan oleh pengujian durabilitas berlebihan, namun terjadi di saku bagian depan celana jeans pengguna selama perjalanan berdurasi 45 di kereta bawah tanah di New York.
 
Wong menyadari kehadiran gelembung udara tersebut saat mengeluarkan ponsel dari saku untuk memotret. Layar Motorola Razr, lanjut Wong, sepenuhnya terbalut dari engsel ke engsel dengan lapisan atas naik serupa lapisan yang dipasangkan bahan pelindung layar dengan buruk.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif