Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pencipta USB Akui Desain Mereka Sulitkan Pengguna

Teknologi teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 24 Juni 2019 13:01
Jakarta: Apakah Anda termasuk yang mengalami kesulitan saat mencolok kabel USB? Apabila iya, perlu diketahui bahwa pencipta teknologi ini ternyata menyesal dan mengakui kesalahan pada desainnya.
 
Konektor USB dengan desain persegi panjang yang sangat banyak ditemui ini dikenal sebagai USB Type-A dan Type-B. Desain dua USB ini mengharuskan posisi pemasangan benar untuk bisa masuk ke lubang dengan pas.
 
Penggunanya harus mengetahui mana bagian atas dan bagian bawah. Sementara kebanyakan pengguna mungkin mencolokkan USB hanya dengan meraba lokasinya, misalnya di atas atau di belakang PC dekstop atau di sisi samping laptop.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari NPR, Ajay Bhatt, pencipta teknologi USB di tahun 1996 yang saat itu memimpin tim di Intel mengakui kesalahannya. Dia mengaku sudah memprediksi bahwa desain port USB tersebut akan menyulitkan pengguna.
 
"Kemampuan reversivility adalah paling mengganggu dalam hal ini," tuturnya dalam wawancara. Namun, bukan berarti saat itu Ajay tidak terpikir untuk menciptakan desain seperti USB Type-C yang bisa dicolok tanpa harus terbalik seperti di USB sebelumnya.
 
Ajay menceritakan bahwa desain USB yang persegi panjang seperti saat ini jauh lebih murah untuk diproduksi. Dia menilai saat itu desain USB Type-C membutuhkan biaya yang lebih besar untuk menyediakan kabel dan sirkuit elektrik lebih banyak.
 
Saat itu tim Intel dan Ajay juga sempat mempertimbangkan desain USB lainnya, berbentuk lingkaran. Namun, mereka juga menilai bahwa tingkat kesalahan pengguna dengan desain tersebut jauh lebih tinggi ketimbang desain USB persegi panjang.
 
Misi Ajay tidak lain adalah dengan teknologi baru yang biaya produksinya lebih murah maka semakin banyak perangkat teknologi yang menggunakan penemuannya. Setelah diperkenalkan pada tahun 1996, semakin banyak hardware yang mengadopsi port USB, termasuk Apple yang akhirnya ikut menggunakannya di 1998.
 
Meksipun teknologinya populer, Ajay sama sekali tidak mendapatkan penghasilan dari teknologi ini. Ajay sendiri menyebut tekologinya USB itu sendiri lebih populer ketimbang dirinya.
 
"Kami tidak mencemaskan soal kepopulerannya. Pada akhirnya pencapaian ini adalah kerja sama tim. Saat saya mengetahui semua orang menggunakan hasil ide Anda maka di saat itu Anda mencapai kesuksesan. Kepopuleran juga harus diberikan pada teknologinya," jelas Ajay.
 
USB bukan satu-satunya paten teknologi yang diciptakan Ajay dan dimiliki Intel. Teknologi slot PCI Express yang digunakan pada motherboard juga termasuk karya Ajay bersama timnya di Intel.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif