Solution Director PT Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng; Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja; dan perwakilan Intel Corporation, Troy D. Smith.
Solution Director PT Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng; Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja; dan perwakilan Intel Corporation, Troy D. Smith.

Intel dan Synnex Metrodata Berkolaborasi di Kompetisi OpenVINO

Teknologi hardware intel
Cahyandaru Kuncorojati • 02 September 2019 16:09
Jakarta: Synnex MetroData Indonesia (SMI) yang menjadi ditributor produk TIK bersama Intel mengumumkan kolaborasi pelaksanaan kompetisi pengembangan teknologi Artificial Intelligence of Thing (AIoT) dengan beragam ekosistem di Indonesia.
 
OpenVINO merupakan rangkaian toolkit di platform Intel yan bisa digunakan developer untuk mengembangkan kemampuan komputasi dari prosesor Intel sesuai kebutuhan sektor atau ekosistem tertentu. Dalam hal ini ditargetkan untuk kebutuhan kalangan bisnis.
 
Dalam kompetisi ini, SMI dan Intel ingin mengajak seluruh developer di Indonesia untuk ikut serta sehingga mendorong pemanfaatan platform OpenVINO untuk teknologi terbaru dan sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SMI dan Intel bersama Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) menggelar OpenVINO Hackathon 2019 sekaligus roadshow workshop OpenVINO di empat kota besar, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.
 
SMI mengklaim bahwa peserta workshop di beberapa kota direspon sangat antusias hingga mencapai jumlah 400 perserta.
 
"Indonesia memiliki banyak developer handal, dan kini saatnya kami berinisiatif melalui kompetisi OpenVINO untuk memberikan mereka peluang bisnis melalui hasil karya mereka yang dapat mendukung proses bisnis," tutur Solution Director PT Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng.
 
Dijelaskan pihak SMI bahwa kompetisi ini telah mencapai babak akhir menyisakan 12 finalis yang siap berkompetisi memperebutkan hadiah utama.
 
Diklaim bahwa sepanjang kompetisi berlangsung telah lahir berbagai aplikasi atau solusi berbasis AI atau kecerdasan buatan di lintas industri.
 
"Kami sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk lebih berani mencoba sesuatu yang baru, yang akan berdampak sangat positif bagi perusahaan. Solusi dari Hackathon ini kami harapkan dapat berkelanjutan serta dapat menjadi Market Ready Solution," jelas Heng.
 
Director APJ Territory Channel Scale and Partner Intel, Arinava Chakrabarty menyebut Indonesia sebagai negara populasi terpadat nomor empat di dunia mempunyai potensi besar untuk melampaui negara lain dalam mengadopsi AI dan Internet of Things.
 
"Intel memungkinkan dan mendorong terbentuknya ekosistem untuk mengakselerasi transformasi digital dalam berbagai industri, seperti pabrikan, ritel, smart city, layanan kesehatan di seluruh dunia," tuturnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif