Nokia 6.1 Plus, Android One Berponi Pertama Nokia di Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati 06 September 2018 15:55 WIB
nokia
Nokia 6.1 Plus, Android One Berponi Pertama Nokia di Indonesia
Nokia 6.1 Plus.
Jakarta: HMD Global menggenjot lagi daftar produk smartphone Nokia di Indonesia. Hari ini, 6 September 2018, mereka kembali merilis smartphone terbarunya di Indonesia, Nokia 6.1 Plus. Ponsel ini lebih dulu meluncur di India pada akhir Agustus.

Menariknya, ini menjadi smartphone Android One berponi pertama dari Nokia untuk Indonesia.
Nokia 6.1 Plus atau yang juga dikenal sebagai Nokia X6 di luar negeri hadir dengan desain balutan kaca, sehingga terlihat elegan. Ponsel ini mengadopsi prosesor kelas menengah Qualcomm Snapdragon 636.



Layarnya mengusung ukuran 5,8 inci beresolusi Full HD+ dengan aspek rasio 19:9, sehingga terasa sangat lega dan masih pas di genggaman tangan. Spesifikasinya masih sama dengan Nokia 6.1 Plus di India. Sistem operasinya berbasis Android One Oreo dengan dukungan RAM 4GB dan memori internal 64GB yang bisa ditambah MicroSD.



Kameranya juga ikut mengusung kamera ganda di bagian belakang yang beresolusi 16MP+5MP. Kamera ini sudah mendukung kecerdasan buatan dan Google Lens yang mampu mendeteksi objek foto (image recognition) dan terhubung ke mesin pencarian Google.

Sementara kamera depannya beresolusi 16MP juga dibekali fitur AI. Tersedia mode unik yang diberi nama Bothie. Fitur ini membuat kamera belakang dan depan aktif bersamaan dan tampil dalam mode split screen di layar, yang juga tersedia di Nokia 8.



Kapasitas baterainya sebesar 3.060 mAh yang sudah didukung teknologi pengisian cepat dari Qualcomm serta penggunaan kabel USB-C. Nokia 6.1 Plus dibanderol di harga Rp3,4 juta sehingga ikut meramaikan pasar smartphone di harga Rp3 juta - Rp4 juta dan RAM 4GB.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.