Kerja sama antara perusahaan teknologi dan pembuat mobil sekarang bukanlah hal yang aneh lagi. Sebelum ini, Baidu juga sempat bekerja sama dengan BMW. Setelah berlangsung selama 2 tahun, kerja sama Baidu dan BMW berakhir pada akhir tahun lalu. Karena itu, Baidu kini tengah menari rekan baru.
Dalam sebuah program yang Baidu namai "Apollo", perusahaan asal Tiongkok itu akan menawarkan platform mobil otonom ke lebih banyak perusahaan dalam berbagai industri. Penawaran Baidu beragam, mulai dari software, referensi kendaraan hingga sistem pendorong layaknya NOS untuk mobil otonom, lapor Engadget.
Mulai bulan Juli, Baidu berkata, mereka akan lebih sering membagikan apa yang tengah mereka kembangkan. Perusahaan mengklaim, kekuatan mereka adalah mengintegrasikan AI untuk menyelesaikan masalah dalam pengembangan mobil tanpa sopir.
Sementara itu, proyek Apollo disebutkan akan menawarkan sebuah "solusi" lengkap. Solusi itu termasuk kendaraan, hardware seperti sensor, software, layanan cloud, pemprograman dan alat pengujian.
Baidu tidak hanya berharap dapat memberikan solusi pada perusahaan kain. Mereka juga ingin mendapatkan rekan yang dapat membantu mereka dengan memberikan kendaraan dan komponen yang lebih baik.
"Ini akan memudahkan perusahan untuk melakukan riset dan pengembangan teknologi mobil otonom, membuatnya lebih banyak masyarakat dapat mengaksesnya dan mempercepat perkembangan inovasi," tulis Baidu dalam pernyataan resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News