CEO Intel, Brian Krzanich. (AFP PHOTO / Frederic J. BROWN)
CEO Intel, Brian Krzanich. (AFP PHOTO / Frederic J. BROWN)

CEO Intel Mundur dari Dewan Manufaktur Amerika

Ellavie Ichlasa Amalia • 15 Agustus 2017 12:26
medcom.id: Kemarin, CEO Intel, Brian Krzanich berkata bahwa dia telah mengundurkan diri dari Dewan Manufaktur Amerika buatan Presiden AS Donald Trump. Krzanich bukanlah eksekutif pertama yang mengambil keputusan ini.
 
Dalam sebuah blog post, Krzanich berkata, dia memiliki komitmen untuk mendukung industi manufaktur AS, tapi dia tidak setuju dengan cara Washington menanggapi protes di Charlottesville yang berujung dengan satu kematian. Tanpa menyebut nama sang presiden, dia mengkritik orang-orang yang lebih fokus melawan pengkritik daripada membuat kemajuan.
 
"Saya mengundurkan diri untuk menunjukkan masalah besar yang disebabkan oleh keadaan politik kita yang terbelah pada berbagai isu penting, termasuk keharusan untuk membahas penurunan industri manufaktur Amerika," tulis Krzanich, seperti yang dikutip dari CNET. "Politik dan agenda politik telah mengesampingkan pentingnya membangun basis manufaktur Amerika."

"Saya mengundurkan diri karena saya ingin mendorong terjadinya kemajuan, sementara banyak orang di Washington yang lebih tertarik untuk menyerang orang-orang yang tidak setuju dengannya," tulisanya. Pada hari Senin, Kenneth Frazier, CEO Merck, perusahaan farmasi raksasa dan Kevin Plank, CEO dari Under Armour, perusahaan pembuat wearable, juga mengundurkan diri dari Dewan Manufaktur Amerika. 
 
Keputusan ketiga CEO ini merupakan kelanjutan dari kritik yang diterima oleh Trump karena tidak secara gamblang menyebutkan Ku Klux Klan, Neo-Nazi dan grup supremasi kulit putih sebagai penyebab kekacauan yang terjadi di Charlottesville, Virginia pada akhir minggu lalu dalam sebuah pengerahan massa. Trump justru berkata, "Kita sangat mengutuk bentuk kebencian, kefanatikan dan kekerasan dari banyak pihak."
 

 
Krzanich bukan CEO pertama yang mengundurkan diri dari dewan Trump. Pada bulan Juni lalu, Elon Musk, pendiri dari Tesla dan SpaceX, juga mengundurkan diri sebagai anggota dewan seelah AS menarik diri dari Perjanjian Paris terkait perubahan iklim. Mantan CEO Uber, Travis Kalanick juga meninggalkan dewan pada Februari sebagai tanggapan atas larangan imigrasi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA