Jakarta: Spotify merilis fitur percakapan dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI), memungkinkan pengguna layanan Premium menyampaikan secara langsung permintaan mereka ke aplikasi streaming musik tersebut.
Mengutip Digital Trends, pengguna dapat mengetik atau mengucapkan permintaan dan mempersempit hasilnya melalui pertanyaan lanjutan, alih-alih mencari lagu, podcast, atau buku audio secara manual.
Fitur ini tersedia dari bagian Home dan layar Now Playing Spotify, dan berfungsi layaknya asisten audio personal. Fitur ini juga dilaporkan dapat memilih lagu yang akan diputar, menjawab pertanyaan terkait lagu atau album yang tengah diputar, merekomendasikan hal baru, dan menjelajahi riwayat musik yang pengguna dengar untuk memberikan respon lebih terpersonalisasi.
Melalui fitur ini, pengguna dapat meminta Spotify untuk memutarkan lagu dari musisi yang belum pernah didengarkan sebelumnya. Pengguna juga dapat menambahkan permintaan lanjutan untuk menambahkan musisi tertentu, mempersempit pilihan ke lagu terbaru, atau membuat musik lebih bersemangat.
Asisten ini juga dapat menyimpan lagi, menambahkan lagu ke antrean daftar putar, atau mengikuti akun Spotify sang musisi. Selain itu, pengguna juga dapat bertanya soal waktu perilisan album, genre, atau inspirasi untuk lagu tersebut.
Selain itu, fitur ini juga berfungsi di podcast dan buku audio atau audiobook, dan pengguna dapat meminta Spotify untuk menemukan lebih banyak buku karya penulis tertentu atau memutar episode podcast lain yang dibintangi oleh narasumber yang sama.
Tidak hanya itu, fitur ini juga dilaporkan dapat menelusuri riwayat mendengarkan pengguna. Spotify menyebut pengguna akan dapat menanyakan kali pertama memutar lagu tertentu atau genre yang paling sering didengarkan baru-baru ini.
Sebagai informasi, Spotify telah bereksperimen dengan AI selama beberapa waktu terakhir, dan masing-masing fitur memboyong teknologi ini ke bagian berbeda pada layanan tersebut. AI DJ merupakan salah satu fitur yang menghadirkan pengalaman mendengarkan musik terpersonalisasi.
Fitur AI DJ ini menggunakan suara yang dibuat AI untuk memperkenalkan musik dan menjelaskan musk yang direkomendasikan Spotify. Sementara itu, fitur AI Playlist memungkinkan pengguna untuk membuat daftar putar atau playlist dari perintah atau prompt tertulis berdasarkan mood, aktivitas atau genre.
Sedangkan fitur Studio by Spotify Labs berkemampuan membuat podcast pribadi dan ringkasan harian yang dibentuk berdasarkan riwayat musik dan konten yang pengguna dengarkan. Spotify juga telah mengumumkan alat generatif AI terpisah, memungkinkan pengguna Premium mendengarkan cover dan remix dari lagu karya musisi dan penulis lagu yang berpartisipasi.
Fitur percakapan baru ini kini mulai digulirkan dalam versi beta kepada pengguna Premium berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat, Irlandia, dan Swedia. Fitur ini tersedia dalam bahasa Inggris melalui aplikasi Spotify versi iOS dan Android. Spotify menyebut respon dari fitur ini berpotensi tidak selalu sempurna selama pengujian berlangsung.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan