Mozilla menghentikan operasional peramban web VR dan AR karyanya, Firefox Reality.
Mozilla menghentikan operasional peramban web VR dan AR karyanya, Firefox Reality.

Mozilla Pensiunkan Firefox Versi VR

Lufthi Anggraeni • 05 Februari 2022 10:46
Jakarta: Mozilla menghentikan operasionalisasi peramban web Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), Firefox Reality, dan meneruskan tongkat estafet kepada tim luar yang berencana untuk meluncurkan kembali software ini dengan nama baru.
 
Mengutip The Verge, konsultan perangkat lunak gratis Igalia sedang mengembangkan browser menggunakan kode sumber dasar Firefox Reality, untuk meluncurkan perambang VR AR sebanding bernama Wolvic pada pekan depan.
 
Sementara itu, Mozilla akan menghapus Firefox Reality dari toko aplikasi dalam beberapa pekan ke depan. Dalam unggahan di blog resmi, Mozilla menyebut perubahan ini sebagai evolusi alami untuk Firefox Reality yang diluncurkan pada tahun 2018 lalu.

Dalam unggahan ini, terkait standar WebVR dan WebAR, Mozilla juga mengklaim pihaknya berada di garis terdepan dalam pengembangan teknologi baru. Sementara itu, Igalia juga sebelumnya berkontribusi untuk WebKit dan proyek open-source Chromium.
 
Sebagai informasi, Firefox Reality saat ini tersedia di headset Meta Quest, sebelumnya bernama Oculus Quest, platform HTC Viveport, dan headset VR mandiri Pico, serta headset mixed reality Microsoft, HoloLens.
 
Selain memungkinkan pengguna menelusuri halaman pencarian layaknya peramban tradisional di headset, Firefox Reality merupakan portal penyuguh pengalaman VR dan AR berbasis web secara penuh.
 
Sebagai informasi, peramban VR dan AR dinilai sebagai platform yang kerap diabaikan dalam perbandingan dengan aplikasi headset bawaan yang menawarkan lebih banyak alternatif terbuka pada toko aplikasi terkurasi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA