Tata kelola data terkait erat dengan beragam kebijakan dan prosedur yang memastikan akuntabilitas, akurasi, dan keamanan semua hal yang berhubungan dengan data.
Tata Kelola data dengan jelas menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas data tertentu dan memastikan bahwa data ditangani dengan baik ketika diakses, dimodifikasi, diarsipkan dan dihapus.
Dalam mengatur strategi tata kelola data, perusahaan-perusahaan memiliki pilihan untuk:
1. Menerapkan langkah-langkah kepatuhan di negara-negara yang menerapkan regulasi paling ketat di seluruh operasional mereka.
2. Mengambil pendekatan bertahap yang mengakomodasi perbedaan regulasi di satu negara dengan negara lainnya.
Menerapkan standar yang paling ketat di semua negara mungkin menjadi solusi termudah, namun memiliki sejumlah kelemahan. Perusahaan yang menerapkan standar ini bisa kehilangan akses ke beberapa jenis data yang bisa digunakan di satu negara karena perusahaan mengaplikasikan standar privasi negara lain untuk tata kelolanya.
Sebaliknya, sebuah perusahaan bisa memilih platform pengelolaan data yang memudahkan mereka untuk mematuhi berbagai regulasi yang berbeda. Dengan demikian, perusahaan ini bisa mendorong nilai bagi bisnis sekaligus mengurangi risiko karena tidak bertabrakan dengan regulasi yang ada.
Tetapi untuk tujuan kita, mari kita memfokuskan pada dua industri yang memilki regulasi yang ketat di mana tata kelola sangat penting - yaitu industri layanan keuangan dan asuransi.
Kedua sektor ini sedang mengalami transformasi besar karena mereka ingin mendigitalkan proses dan berinovasi dalam penawaran layanan mereka. Dan kedua sektor ini mengumpulkan dan menyimpan informasi penting dari para nasabah mereka - jenis data yang perlindungannya semakin mendapatkan perhatian serius dari berbagai pemerintah di seluruh dunia.
Perundang-undangan yang melindungi privasi dengan ketat sudah mulai diberlakukan di seluruh dunia, selain dari General Data Protection Regulation (GDPR) di Uni Eropa, seperti di Kanada, California, India, Afrika Selatan, dan Indonesia yang mulai menetapkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi tahun lalu.
Kini lebih banyak negara, negara bagian, dan wilayah yang kemungkinan besar akan mengikuti. Memiliki kebijakan yang sesuai dengan perundang-undangan yang ada dan mengakomodasi perundang-undangan yang baru, adalah strategi yang perlu dimiliki.
Perusahaan layanan keuangan dapat mengambil keuntungan besar dari strategi tata kelola data yang dijalankan dengan benar. Salah satunya adalah, strategi ini memberikan peluang yang lebih baik bagi perusahaan-perusahaan konvensonal untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang hanya beroperasi secara virtual. Yang lebih penting lagi, mereka bisa memberikan nilai tambah bagi para nasabahnya.
Dengan pengendalian yang tepat dan adanya prosedur yang berlaku, para pemangku kepentingan bisa mengambil insight berharga mengenai preferensi nasabah dan kebutuhan yang bisa dijadikan untuk mengambil keputusan yang berguna bagi kemajuan usaha mereka.
Perusahaan layanan keuangan harus meningkatkan daya saing mereka dengan memanfaatkan lingkungan cloud dan mengambil keuntungan dari perluasan 5G, Internet of Things (IoT) dan jaringan edge.
Penelitian Foundry yang berjudul "Enterprise Data Strategy: MarketPulse Survey for Cloudera" di bulan Agustus 2023 mengungkapkan bahwa sebagian besar pemimpin dalam pengelolaan data dan pengambil keputusan IT telah mengakui bahwa penggunaan platform data cloud adalah strategi yang menguntungkan bagi perusahaan mereka.
Platform data cloud yang memanfaatkan teknologi cloud native membantu organisasi membuka nilai lebih mendalam dari data mereka dengan analitik real-time, pengambilan keputusan terinformasi, daya saing yang lebih besar, dan strategi yang lebih lincah, yang memungkinkan berbagai organisasi untuk memperbaiki strategi data mereka dan mengakselerasi pertumbuhan.
Platform data cloud akan membongkar data yang terkotak-kotak (data silo) di tengah pertumbuhan data yang eksponensial, meningkatkan integrasi data, memfasilitasi pemahaman yang holistik atas data enterprise dan menawarkan lingkungan terpadu untuk menyimpan, memproses, dan mengelola data dari beberapa sumber.
Terlebih lagi, platform itu memiliki infrastruktur yang skalabel dan lincah untuk mengelola pertumbuhan data secara efisien dan memastikan operasional berjalan mulus baik pada periode normal dan sibuk.
Fitur keamanan kuat, seperti enkripsi dan kendali kepatuhan, di berbagai tahap siklus hidup data adalah persyaratan sangat penting bagi perusahaan asuransi dan layanan keuangan. Platform ini juga memungkinkan kemampuan AI dan machine learning yang lebih mutakhir.
Teknologi-teknologi seperti ini memungkinkan lembaga keuangan untuk mengetahui nasabah mereka dengan lebih baik. Hal ini juga mendukung kemampuan seperti verifikasi identitas nasabah dan nilai kredit secara cepat untuk mempercepat proses persetujuan pinjaman dan jalur kredit.
Dengan demikian, perusahaan layanan keuangan memiliki peluang nyata untuk mendorong inovasi dan meningkatkan layanan nasabah melalui transformasi digital. Agar bisa berhasil melakukannya, perusahaan-perusahaan tersebut harus mengetahui data apa yang mereka miliki dan apa artinya, dan menjadikannya lebih mudah diakses di dalam organisasi. Namun hal ini harus dilakukan dengan aman dan sesuai dengan peraturan.
Persyaratan dasar untuk tata kelola data dalam industri asuransi
Mirip dengan layanan keuangan, sektor asuransi berada di tengah perubahan besar. Dengan memanfaatkan platform data dan machine learning, contohnya, perusahaan asuransi bisa memonitor perilaku mengendarai mobil yang terkoneksi untuk mendapatkan model skoring untuk prediksi harga maupun pemberitahuan kemungkinan terjadinya kecelakaan untuk memperbaiki kebiasaan pengendara dan menurunkan tingkat klaim.
Perusahaan asuransi juga mengumpulkan informasi dari nasabah yang memungkinkan inovasi, namun ini juga memicu keharusan untuk jadi sangat waspada mengenai privasi dan keamanan siber.
Dengan berinvestasi di analitik data dan teknologi arsitektur data modern, perusahaan asuransi bisa memberikan produk yang disesuaikan atau penawaran layanan mandiri kepada nasabah dan memberikan penawaran harga dengan lebih cepat dan memuaskan.
7 tips terpenting untuk tata kelola data
Baik di layanan keuangan maupun asuransi, tata kelola data yang efektif membantu perusahaan membuka nilai, meningkatkan inovasi dan mengurangi risiko.
Untuk mencapai semua tujuan tersebut, berikut adalah tujuh tips yang bisa diikuti:
1. Jalankan inventarisasi semua data yang dimiliki, dibuat dan digunakan oleh organisasi
2. Terapkan standar yang konsisten di semua data yang dikelola
3. Identifikasi pemilik data dan menetapkan tanggung jawab.
4. Identifikasi data sensitif yang membutuhkan perlindungan tambahan
5. Mengimplementasikan langkah-langkah yang sudah ditentukan dengan baik untuk mematuhi peraturan privasi yang relevan.
6. Tetapkan metrik untuk melacak kesuksesan dan mengenali area yang membutuhkan peningkatan
7. Tinjau protokol tata kelola data dan membuat penyesuaian yang dibutuhkan
Strategi tata kelola data untuk organisasi dalam layanan asuransi dan keuangan adalah sebuah keharusan. Semakin efektif strategi yang diterapkan, semakin baik perusahaan bisa memposisikan dirinya untuk berinovasi dan membuat perbedaan, sekaligus membangun kepercayaan dengan menggunakan data yang selaras dengan regulasi yang relevan.
(Fajar Muharandy, Principal Solution Engineer, Cloudera)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News