Acara bertema Menerbangkan Indonesia melalui Teknologi yang diadakan di Grand Studio. (MI / Permana)
Acara bertema Menerbangkan Indonesia melalui Teknologi yang diadakan di Grand Studio. (MI / Permana)

Penjelasan Qlue Soal Pentingnya Smart City

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 23 November 2018 13:35
Jakarta:Seiring dengan perkembangan ekonomi di Indonesia, banyak warga desa yang ingin mencari pekerjaan di kota.
 
Urbanisasi ini menyebabkan masalah tersendiri untuk pemerintah kota, seperti sanitasi, sampah, hingga kemacetan. Masalah-masalah inilah yang Qlue ingin coba pecahkan, ungkap Pendiri dan CEO Qlue, Rama Raditya.
 
"Pada 2014, kami mencoba untuk mengajak warga untuk berpartisipasi dengan melaporkan terkait masalah di lingkungan, seperti jalan rusak, macet, dan sampah," kata pria yang akrab dengan panggilan Rama ini ketika dia menjadi pembicara dalam salah satu acara ulang tahun Metro TV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami lalu membawa masalah ini ke pemerintah."
 
Rama menjelaskan, masyarakat bisa memberikan laporan melalui aplikasi Qlue, sementara pihak pemerintah juga memiliki aplikasi untuk menerima dan menindaklanjuti laporan yang diberikan masyarakat.
 
Pada awalnya, dia mengatakan, jumlah laporan yang Qlue terima tidak banyak. Masyarakat mulai tertarik untuk melapor setelah mereka melakukan gamifikasi.
 
Setiap pengguna Qlue melapor, mereka akan bisa mendapatkan poin yang bisa dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai hadiah seperti voucher.
 
"Laporan warga penting agar pemerintah bisa tahu masalah yang ada," kata Rama. "Masukan untuk pemerintah bisa didapat selain laporan, juga dari sensor dan CCTV."
 
Dia menyebutkan, ke depan, pemerintah bisa memasang CCTV cerdas, kamera yang sudah dilengkapi dengan kecerdasan buatan sehingga kamera bisa mengetahui jika ada mobil yang diparkir di tempat terlarang.
 
"Sebuah kota punya ribuan CCTV, jika ditambahan AI, bisa diketahui parkir ilegal, deteksi ngetem, deteksi trafik," katanya.
 
Misalnya, ketika kamera mendeteksi ada mobil yang diparkir secara ilegal, hal ini akan langsung dilaporkan ke Dinas Perhubungan sehingga mereka bisa menangkapnya. Kamera juga akan dapat mencatat lisensi plat kendaraan.
 
Rama merasa, implementasi smart city penting karena ini akan memiliki dampak langsung pada masyarakat kota itu sendiri.
 
Qlue telah digunakan di 15 kota. Salah satunya Jakarta. Rama mengatakan, jumlah laporan terbanyak berasal dari Jakarta Timur dan Selatan dengan masalah sampah sebagai masalah yang paling sering dilaporkan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif