Ganti PC Lama Bisa Bantu UKM Tekan Pengeluaran
Banyak UKM yang masih menggunakan PC tua.
Jakarta: Mengganti komputer tua dengan komputer baru akan membantu pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) menekan biaya pengeluaran. Alasannya, karena biaya perawatan komputer tua jauh lebih besar dari ongkos pembelian komputer baru. 

Organisasi global UKM TI untuk riset dan analisis pasar, Techaisle menunjukkan laporan terbarunya terkait UKM di Indonesia. Dalam studi itu, mereka meninjau 460 UKM di Indonesia.

Dari studi tersebut, diketahui bahwa biaya perawatan komputer yang berumur lebih dari empat tahun mencapai USD5.332 per perangkat atau sekitar Rp79,4 juta. Dengan uang yang sama, pelaku UKM bisa membeli tiga atau lebih PC baru untuk menggantikan komputer mereka yang telah usang.


Tidak hanya itu, penggunaan komputer lama juga bisa menurunkan produktivitas UKM. PC yang berumur lebih dari 4 tahun memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk mengalami kerusakan. 



"Delapan dari 10 UKM yang disurvei memiliki PC yang berumur lebih dari empat tahun, yang secara signifikan meningkatkan biaya pemeliharaan,” kata Bradley Hopkinson, Vice President, Consumer and Devices Sales, Asia, Microsoft.

Survei menunjukkan bahwa 84 persen UKM dengan pegawai kurang dari 100 orang masih memiliki komputer tua sementara semua UKM dengan pegawai lebih dari 500 orang memiliki PC yang berumur lebih dari empat tahun.

Selain itu, lebih dari 41 persen komputer yang UKM gunakan masih menggunakan Windows versi lama. 

"Kami percaya bahwa dengan memindahkan mereka ke PC modern, mereka dapat membuka kunci produktivitas yang lebih besar untuk bisnis mereka dan di saat yang sama mengurangi waktu dan biaya manajemen TI,” kata Santhosh Viswanathan, Managing Director, Sales and Marketing Group, Asia Pacific Japan Territory, Intel. 

Selain meningkatkan produktivitas, penggunaan PC baru juga bisa membuat data menjadi lebih aman. Studi terbaru menyebutkan bahwa 63 persen UKM mengalami pencurian data pada PC mereka meski hanya 17 persen yang melaporkan serangan yang mereka alami. 

"Dengan mengurangi potensi risiko cyberthreats dengan PC modern, UKM pasti dapat meningkatkan produktivitas mereka dan menghindari downtime," kata Hopkinson. 

Para responden survei mengatakan, tiga prioritas bisnis mereka adalah meningkatkan keuntungan, menumbuhkan bisnis dan mengurangi biaya operasional. 

"Kami menemukan bahwa hambatan utama dalam bermigrasi ke perangkat yang lebih baru adalah kekhawatiran terhadap aplikasi warisan yang tidak dapat bekerja pada sistem operasi yang lebih baru, seiring dengan kurangnya anggaran. Namun, manfaat mengadopsi strategi perangkat modern lebih penting dari kekhawatiran tersebut," kata Anurag Agrawal, CEO & Analyst, Techaisle. 

"Biasanya, pemilik UKM masih berfokus pada investasi biaya jangka pendek, namun terkadang malah menjebak mereka untuk mengeluarkan lebih banyak biaya," katanya.

"Oleh sebab itu, para UKM ini harus mengevaluasi kembali keputusan mereka mengingat biaya yang lebih tinggi untuk memelihara PC tua yang memiliki efek kumulatif lebih besar pada anggaran daripada membeli PC yang lebih baru dengan teknologi terbaru."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.