Technical Fellow, Microsoft Alex Kipman menjelaskan tentang HoloLens 2.  (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)
Technical Fellow, Microsoft Alex Kipman menjelaskan tentang HoloLens 2. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)

Microsoft HoloLens 2 Bidik Pasar Militer, Harga Rp49 Juta

Teknologi microsoft virtual reality mwc 2019
Ellavie Ichlasa Amalia • 25 Februari 2019 10:31
Jakarta:Microsoft resmi meluncurkan HoloLens 2. Ada tiga hal yang Microsoft janjikan pada generasi baru dari perangkat Mixed Reality buatannya: lebih nyaman digunakan, visual yang lebih baik, dan lebih mudah digunakan.
 
HoloLens 2 dihargai USD3.500 (Rp49 juta). Ketika menggunakan headset ini, Anda akan melihat gabungan dunia nyata dengan gambar virtual.
 
Misalnya, ketika Anda sedang memperbaiki sesuatu, Anda bisa melihat cara untuk memperbaiki hal itu atau melihat panah penunjuk arah ketika Anda sedang berjalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Microsoft HoloLens 2 Bidik Pasar Militer, Harga Rp49 Juta
 
Micorosft adalah perintis teknologi Augmented Reality ketika mereka memperkenalkan HoloLens pertama pada 2015. Ketika itu, mereka menghargai headset itu USD5.000 (Rp70 juta). Jika dibandingkan dengan headset Virtual Reality buatan para pesaing, HoloLens jauh lebih mahal.
 
Sebagai perbandingan, Oculus Rift dihargai USD349 (Rp4,9 juta), HTC Vive USD499 (Rp7 juta), dan Sony PlayStation VR USD299 (Rp4,2 juta).
 
Memang, untuk menggunakan headset seperti HTC Vive, Anda harus membeli komputer high-end. Meskipun begitu, total uang yang harus Anda keluarkan tetap lebih murah dari HoloLens.
 
Microsoft HoloLens 2 Bidik Pasar Militer, Harga Rp49 Juta
(Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)
 
Microsoft tetap kukuh memperbarui HoloLens. Memang, perusahaan asal Redmond itu mengatakan bahwa mereka tidak menujukan HoloLens sebagai perangkat konsumen.
 
Target pasar mereka adalah perusahaan dan militer, walau para pegawai Microsoft cukup keberatan dengan keputusan perusahaan untuk menerima kontrak militer.
 
"Komputer kini tertanam di semua hal dalam dunia kita," kata CEO Microsoft, Satya Nadella ketika memperkenalkan HoloLens 2 pada Mobile World Congress di Barcelona.
 
"Komputer kini ada di semua hal, mulai dari mobil otonom, kulkas cerdas, alat operasi cerdas, dan bahkan mesin kopi cerdas."
 
Nadella mengatakan hal ini mengubah cara perusahaan teknologi seperti Microsoft mengembangkan produknya.
 
"Perangkat tidak lagi jadi prioritas pertama, tapi manusia. Dan itu termasuk semua perangkat yang dia gunakan sehari-hari," katanya. "Kita tidak lagi perlu membayangkannya. Masa depan itu sudah menjadi nyata."
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif