Acara media update yang diadakan di Grha XL hari ini.
Acara media update yang diadakan di Grha XL hari ini.

Terapkan Teknologi Baru, XL Ingin Tekan Biaya Operasional

Teknologi xl
Ellavie Ichlasa Amalia • 22 April 2016 17:38
medcom.id, Jakarta: Kelakuan pelanggan operator telekomunikasi telah berubah. Sekarang, pelanggan menuntut lebih dari sekadar konektivitas, mereka lebih peduli dengan keberadaan service atau layanan.
 
Untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ini, XL lalu memutuskan untuk mengadposi teknologi baru yang disebut Network Functions Virtualizations (NFV).
 
"Kami perlu mengadopsi cara baru agar kami bisa mengatasi hal ini," kata Chief Services Management Officer XL, Yessie D. Yosetya dalam acara media update yang diadakan di Grha XL di kawasan Kuningan, Jumat (22/4/2016). "Teknologi NFV adalah salah satu jawaban agar kami bisa menjadi lebih adaptif."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu keunggulan NFV, kata Yessie, adalah meningkatkan agility alias kelincahan XL sebagai operator. Jadi, dengan menggunakan NFV, XL akan dapat menyediakan layanan baru dengan lebih cepat. Selain itu, NFV juga merupakan cara XL untuk menghadapi meningkatnya trafik data.
 
"Hingga saat ini, jaringan kita sudah menghadapi sekitar 1,35 petabyte per hari," kata Yossie. Dengan adanya jaringan 4G, angka ini diperkirakan akan terus naik. 
 
Untuk menyediakan layanan sebagai operator telekomunikasi, ada 5 elemen yang harus diperhatikan oleh XL yaitu BTS, transmisi, core, billing dan aplikasi. Sebelum penggunaan NFV, kelima elemen ini memiliki hardware dan software yang berbeda-beda.
 
Dengan adanya NFV, maka XL hanya perlu menyediakan satu hardware, dan kelima elemen itu akan menjadi software yang dijalankan di atas hardware.
 
"NFV membuat jaringan lebih sederhana. Jadi kami dapat mengatur lebih banyak jaringan dengan tenaga yang lebih sedikit," kata VP Network Planning & Development XL, Budi Harjono.
 
NFV sudah diterapkan oleh XL sejak tahun ini. Karena hardware yang XL harus urus kini berkurang, maka mereka akan dapat menghemat ruang dan energi. XL menyebutkan, dengan menggunakan NFV mereka dapat mengurangi biaya hingga 30 - 40 persen daripada jika mereka menggunakan cara lama.
 
"Dari investasi, kita mengalokasikan lebih dari Rp500 miliar untuk tiga tahun ke depan terkait NFV," kata Yossie saat ditanya berapa investasi yang XL keluarkan untuk mengadopsi teknologi NFV.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif