Keputusan tersebut ditetapkan oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom Indonesia) dan Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd. (Singtel) selaku pemegang saham Telkomsel pada 29 Mei 2026 dan berlaku efektif mulai 1 Juni 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan kepemimpinan strategis di tengah dinamika industri telekomunikasi yang terus berkembang.
Telkomsel menyatakan perubahan ini juga ditujukan untuk mendukung profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Pengangkatan Muhammad Yusuf Ateh menjadi satu-satunya perubahan dalam struktur pengurus perusahaan. Telkomsel menegaskan tidak ada perubahan pada susunan Direksi maupun Komisaris lainnya.
Kepala BPKP Masuk Jajaran Komisaris
Muhammad Yusuf Ateh saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), posisi yang diembannya sejak 2020. Sebelum bergabung ke jajaran Komisaris Telkomsel, ia juga tercatat pernah menjadi Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada periode 2021–2026 serta Komisaris PT PLN (Persero) pada 2020–2021.Karier Ateh banyak berkaitan dengan bidang pengawasan, akuntabilitas, dan reformasi birokrasi. Ia pernah menjabat Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan di Kementerian PAN-RB pada 2013–2019, serta Inspektur Kementerian PAN-RB pada 2011–2013. Sebelumnya, ia juga berkarier di BPKP sebagai auditor dan pejabat pengawasan selama bertahun-tahun.
Dari sisi akademik, Ateh meraih gelar Diploma IV Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1986, Master of Business Administration dari University of Adelaide, Australia pada 2001, dan Doctor of Administrative Science dari Universitas Indonesia pada 2020.
Susunan Komisaris Telkomsel Terbaru
Dengan pengangkatan tersebut, susunan Komisaris Telkomsel kini terdiri dari:Komisaris Utama: Diaz F.M. Hendropriyono
Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris: Ahmad Riza Patria
Komisaris: Irfan Wahid
Komisaris: Chandra Arie Setiawan
Komisaris: Rico Rustombi
Komisaris: Yuen Kuan Moon
Komisaris: Yip Anna
Fokus ke 5G dan AI
Telkomsel menyebut perubahan kepengurusan ini dilakukan seiring arah pemulihan industri telekomunikasi pasca konsolidasi. Perseroan melihat persaingan industri kini semakin bergeser dari kompetisi harga menuju pendekatan berbasis nilai, inovasi, dan pengalaman pelanggan.Dalam strategi bisnisnya, Telkomsel akan terus memperkuat layanan konektivitas melalui investasi berkelanjutan pada jaringan 5G. Perusahaan juga berencana memperluas layanan konvergensi dan solusi digital untuk segmen konsumen maupun enterprise.
Selain itu, Telkomsel menargetkan optimalisasi kapabilitas berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan efisien.
Perusahaan menyatakan strategi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News