Mengutip The Verge, Scout tersedia dalam versi beta di Amerika Serikat melalui alamat situs scout.yahoo.com, aplikasi Yahoo Search di iOS dan Android, serta sebagai pengalaman utama pada portal pencarian Yahoo.
Berbeda dengan tren mesin pencari AI yang mengutamakan ringkasan jawaban tanpa memperlihatkan sumber, Yahoo Scout memilih pendekatan lebih transparan dengan menampilkan hingga sembilan tautan aktif dalam setiap hasil pencarian.
Answer engine atau mesin penjawab ini menampilkan tautan web secara jelas dan langsung sehingga pengguna dapat mengeklik sumber aslinya, sambil tetap menyajikan jawaban percakapan dari model AI.
Pendekatan ini dinilai mendukung keterlihatan konten web serta membantu penerbit konten tetap mendapatkan lalu lintas. Di balik fitur ini, Scout didukung oleh model AI dari Anthropic, Claude, dikombinasikan dengan data milik Yahoo termasuk konten dari berbagai vertikal seperti Yahoo News, Finance, dan Sports, serta hasil pencarian dari Microsoft Bing.
Integrasi ini memungkinkan Scout memberikan jawaban berbasis konteks web yang kaya sementara tetap merujuk pada tautan sumber asli. Menurut Yahoo Inc., Scout memanfaatkan lebih dari tiga dekade data pengguna dan riwayat pencarian Yahoo untuk menyajikan jawaban yang relevan dan mudah dipahami.
Rencana jangka panjangnya termasuk memperluas personalisasi, fitur vertikal khusus seperti analysis pada fitur keuangan dan belanja, serta berbagai peluang monetisasi lewat tautan afiliasi dan iklan.
Sementara itu, CEO Yahoo Jim Lanzone menyatakan Scout akan menjadi pengganti pencarian Yahoo tradisional di masa depan, dengan kemampuan membantu pengguna menemukan informasi lebih cepat dan efektif.
Peluncuran Yahoo Scout menandai kembalinya Yahoo ke kompetisi pencarian internet yang kini dipenuhi oleh solusi generatif AI, dengan fokus berbeda dari pendekatan dominan yang mengandalkan ringkasan jawaban tanpa tautan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News