Ilustrasi: Alibaba Cloud
Ilustrasi: Alibaba Cloud

Alibaba Cloud Dinobatkan Market Leader Agentic AI di Asia & Oseania

Mohamad Mamduh • 13 Maret 2026 16:07
Ringkasnya gini..
  • Koleksi ini mencakup model proprietary seperti Wan dan Qwen, serta berbagai model AI pihak ketiga.
  • Laporan Omdia turut menegaskan prospek cerah untuk adopsi agentic AI di Asia dan Oseania.
  • ​Sebelumnya, Alibaba Cloud juga dinobatkan sebagai Market Leader dalam laporan Omdia Market Radar: GenAI Cloud Titans in Asia & Oceania 2025.
Jakarta: Alibaba Cloud baru-baru ini diakui sebagai Market Leader dalam laporan bergengsi Omdia Market Radar: Agentic AI Development Platform in Asia and Oceania, 2026. Pengakuan ini menempatkan Alibaba Cloud di antara lima pemimpin dari 12 vendor global yang dievaluasi.
 
Dalam laporan tersebut, Alibaba Cloud meraih peringkat tertinggi pada lima dari tujuh kategori penilaian utama. Kategori yang didominasi tersebut mencakup context engineering, model support, multi-agent framework, operation and lifecycle management, serta open source and community.
 
Omdia secara khusus menyoroti kapabilitas enterprise-grade Alibaba Cloud yang lengkap, menjadikannya pilihan ideal bagi perusahaan yang berencana membangun dan mengoperasikan agen AI mereka sendiri.

Untuk memperkuat posisinya, Alibaba Cloud telah meluncurkan AgentRun pada Desember 2025. Platform serverless ini dirancang untuk membangun dan menjalankan agen AI di atas layanan Function Compute.
 
AgentRun memungkinkan pengguna merancang agen AI melalui antarmuka visual maupun bahasa pemrograman tingkat lanjut. Platform ini juga unggul dengan dukungan teknologi multimodal retrieval-augmented generation (RAG), yang memungkinkan agen AI memproses dan menghasilkan konten dalam format teks, gambar, dan video.
 
Melalui inovasi ini, biaya kepemilikan total (total cost of ownership/TCO) untuk pengembangan agen AI dapat ditekan hingga 60%. Selain itu, Alibaba Cloud menawarkan Model Studio, yang menyediakan akses ke lebih dari 140 model AI.
 
Koleksi ini mencakup model proprietary seperti Wan dan Qwen, serta berbagai model AI pihak ketiga. Lini model fondasi open-source Qwen, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2023, telah mencatatkan lebih dari 1 miliar unduhan secara global dan menghasilkan lebih dari 200.000 model turunan.
 
Laporan Omdia turut menegaskan prospek cerah untuk adopsi agentic AI di Asia dan Oseania. Pasar perangkat lunak agentic AI di kawasan ini diperkirakan akan tumbuh pesat dari USD271 juta pada tahun 2025 menjadi USD9,7 miliar pada tahun 2030. Lonjakan yang diproyeksikan ini (dengan CAGR 105%) menunjukkan peran strategis agen AI dalam mendorong efisiensi operasional dan mempercepat transformasi digital perusahaan.
 
Sebelumnya, Alibaba Cloud juga dinobatkan sebagai Market Leader dalam laporan Omdia Market Radar: GenAI Cloud Titans in Asia & Oceania 2025.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA