?Pada ajang Gamescom 2019, Honor memperkenalkan Gamepad karyanya.
?Pada ajang Gamescom 2019, Honor memperkenalkan Gamepad karyanya.

Honor Punya Gamepad untuk Smartphone

Teknologi honor
Lufthi Anggraeni • 22 Agustus 2019 07:51
Jakarta: Pada ajang Gamescom 2019 tengah berlangsung di Cologne, Jerman, Honor memperkenalkan Gamepad karyanya. Perangkat ini merupakan alat yang dapat disambungkan di sisi kiri smartphone dan bertindak sebagai pengendali.
 
Perangkat ini dapat terhubung via Bluetooth dan berbekal baterai 4.000 mAh. Selama acara konferensi pers, Honor mengumumkan bahwa 18 persen dari penggunanya teridentifikasi sebagai gamer.
 
Hal ini menjadi perusahaan asal Tiongkok ini untuk memperkenalkan aksesori khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka, seperti yang dilaporkan oleh GSM Arena. Gamepad ini kompatibel pada hampir seluruh game, dan pengguna akan dapat memetakan kunci secara berbeda jika diinginkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Honor Gamepad dapat ditempelkan pada smartphone manapun, tidak hanya smartphone karya Honor atau induk perusahaannya, Huawei. Baterai perangkat ini juga dapat diisi dengan menggunakan USB Type-C.
 
Sayangnya, Honor tidak mengungkapkan informasi lain terutama informasi menyoal penawaran harga ataupun ketersediaannya. Sementara itu, smartphone karya perusahaan induknya, Huawei P30 Pro, dinobatkan sebagai smartphone terbaik untuk periode 2019-2020 oleh Europe Image and Sound Association (EISA).
 
Penghargaan ini diberikan EISA kepada Huawei P30 Pro atas dasar kemampuan fotografis yang dinilai paling baik di antara ponsel cerdas karya produsen lain, termasuk pada kondisi pencahayaan redup.
 
Tidak hanya menyoal smartphone, Huawei juga gencar melontarkan inovasi di ranah lainnya, salah satunya di prosesor. Pada konferensi Huawei Developer di Shenzhen Tiongkok, Huawei telah mengonfirmasi bahwa iterasi terbaru dari chipset high-end untuk smartphone, yaitu Kirin 990, akan mampu merekam video beresolusi 4K pada 60fps.
 
Huawei Mate 30 series diperkirakan akan hadir dengan dukungan chipset Kirin 990 yang terintegrasi dengan model Balong 500 5G. Kombinasi ini akan mengosongkan ruang pada bagian internal perangkat yang saat ini harus menyematkan chip 5G secara terpisah.
 
Sedangkan di ranah software, Huawei tengah mengembangkan layanan pemetaan karyanya, dilaporkan akan menjadi kompetitor dari Google Maps meski tidak seperti yang diperkirakan oleh sebagian besar masyarakat.
 
Layanan ini diperkirakan akan ditujukan untuk pengembang software, artinya aplikasi yang menawarkan navigasi atau layanan transportasi online dapat menggunakan teknologi pemetaan yang direncanakan oleh Huawei, alih-alih membuat platform mereka sendiri.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif