Waze melakukan monetisasi layanannya via iklan dan kerjasama.
Waze melakukan monetisasi layanannya via iklan dan kerjasama.

Jadi Pemandu Jalan, Ini Cara Waze Dapat Uang

Teknologi waze
Lufthi Anggraeni • 09 Mei 2016 10:50
medcom.id: Aplikasi peta navigasi interaktif, Waze, menyebut memanfaatkan iklan dan kerja sama terkait data sebagai cara untuk memperoleh keuntungan. Hal ini disampaikan oleh Head of Business Development Waze Asia, Amir Mirzaee.
 
"Kami memonetisasikan layanan via iklan, seperti pin pada peta, memungkinkan perusahaan menyematkan lokasi toko fisik mereka pada peta Waze, seperti McDonald. Kami juga menyediakan fitur telepon sehingga pengguna dapat langsung menghubungi mereka," ujarnya kepada Metrotvnews.com.
 
Waze menyebut, mencoba menghadirkan iklan pada layanannya ini secara kontekstual, dan disesuaikan dengan aktivitas dan kebiasaan penggunanya. Iklan lokal juga disebut Mirzaee, menjadi salah satu sumber pendapatan utama Waze.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iklan dengan format ini juga diakui Mirzaee, membantu meningkatkan eksistensi perusahaan dan layanan tersebut di kalangan masyarakat. Hal ini karena sebelum beriklan di Waze, perusahaan tersebut tidak tercantum di layanan peta apapun, menyulitkan konsumen dalam menjangkau mereka.
 
Mirzaee juga menyebut, pendapatan yang diperoleh Waze tidak hanya bergantung pada iklan, juga melalui kerja sama dengan pihak lain. Salah satu kerja sama yang disebut Mirzaee adalah kerja sama dengan aktor kenamaan Hollywood, Morgan Freeman, melalui fitur Voice Languange.
 
Sejumlah perusahaan, terutama rumah produksi film, bekerja sama dengan Waze untuk mempromosikan film terbarunya, melalui aplikasi ini. Kerja sama ini memungkinkan perusahaan menyerahkan suara aktor dan karakter dari film tersebut, untuk menjadi salah satu pilihan suara yang dapat diunduh pengguna.
 
Umumnya, kerja sama dengan rumah produksi dalam mempromosikan film mereka ini, jelas Mirzaee, berlangsung selama satu hingga dua bulan. Namun, penyertaan selebriti pada fitur ini tidak selalu terkait dengan monetisasi layanan ini. Mirzaee menyebut penyertaan selebriti dilakukan Waze untuk memeriahkan momen tertentu, seperti musim mudik ataupun musim liburan.
 
Waze merupakan aplikasi peta navigasi interaktif berbasis GPS yang dibuat oleh Waze Mobile. Sebelumnya bernama Freemap, aplikasi ini dibuat sebagai proyek komunitas yang dimulai sejak 2006. Sementara itu, pada tahun 2013, Google mengakuisisi Waze untuk melengkapi data pada aplikasi peta miliknya, Google Maps.
 
Akuisisi ini memungkinkan Google menggunakan informasi yang dilaporkan oleh pengguna Waze. Meskipun demikian, Mirzaee menyebut, Google tidak mengendalikan perusahaan secara penuh dan membiarkan kedua perusahaan tetap terpisah. Sehingga, Waze tetap dapat memfokuskan diri dalam mengembangkan layanannya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif