Headset Apple Vision Pro telah mulai dipasarkan di Tiongkok, Hong Kong, Jepang dan Singapura.
Headset Apple Vision Pro telah mulai dipasarkan di Tiongkok, Hong Kong, Jepang dan Singapura.

Apple Vision Pro Kini Tersedia di Tiongkok, Hong Kong, Jepang dan Singapura

Lufthi Anggraeni • 29 Juni 2024 13:52
Jakarta: Apple telah memulai pendistribusian headset Vision Pro karyanya, dan Tiongkok, Hong Kong, Jepang dan Singapura menjadi empat pasar pertama di luar pasar Amerika Serikat yang memasarkan Vision Pro.
 
Apple dijadwalkan untuk memperluas ketersediaan Vision Pro di lima pasar lainnya mulai tanggal 12 Juli di Inggris, Prancis, Jerman, Australia dan Kanada. Mengutip GSM Arena, perangkat ini dipasarkan seharga CNY30.000 di Tiongkok, HKD28.000 di Hong Kong, JPY600.000 di Jepang dan SGD5.300 (Rp63,8 juta) di Singapura untuk model berpenyimpanan 256GB.
 
Sebelumnya, aplikasi ChatGPT OpenAI untuk macOS kini tersedia untuk diunduh secara gratis, setelah sebelumnya tersedia secara eksklusif untuk ChatGPT Plus sejak bulan Mei lalu. Aplikasi desktop ini hanya tersedia untuk perangkat macOS 14+ dengan Apple Silicon M1 atau lebih baik.

Pengguna dapat mengakses form ChatGPT untuk berbagai layar di perangkat dengan tombol Option + Space. Antarmuka pengguna (UI) aplikasi ini serupa dengan ChatGPT versi web, dan mendukung opsi pencarian multi-modal.
 
Pengguna dapat memanfaatkan input teks dan voice serta unggahan gambar dan file. OpenAI juga mengonfirmasi aplikasi ChatGPT untuk Windows akan tersedia pada akhir tahun 2024 ini. Sebelumnya, Apple dirumorkan tengah mengembangkan perangkat alternatif lebih terjangkau untuk headset Vision Pro seharga USD3.500 (Rp57,3 juta).
 
Sementara itu, Apple dirumorkan tengah mengembangkan perangkat alternatif lebih terjangkau untuk headset Vision Pro seharga USD3.500 (Rp57,3 juta), dan Mark Gurman mengindikasikan perangkat ini akan mengandalkan koneksi tethering ke iPhone atau Mac.
 
Gurman menjelaskan secara detail bahwa headset Vision lebih terjangkau Apple berkodenama N107 dan akan mempertahankan fitur inti dari Vision Pro namun menjaga biaya produksi tetap rendah. Inti dari rencana Apple adalah untuk memproduksi bergantung pada koneksi tethering ke iPhone atau Mac.
 
Headset Apple Vision lebih terjangkau ini juga diperkirakan akan menawarkan bidang pandang atau field of view lebih sempit jika dibandingkan dengan Vision Pro, dirumorkan akan meluncur pada akhir tahun 2025 mendatang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan